Tim Bulu Tangkis Indonesia Siap Tancap Gas Di Olimpiade Rio

Text : Republika | Editor: Maya Soeparwoto | 5 August 2016

SPORTKU.COM

Persiapan panjang telah dilakukan oleh tim bulu tangkis Indonesia menuju Olimpiade di Rio de Janeiro, Brasil, pada awal Agustus 2016.

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Achmad Budiharto, menyatakan sebanyak 10 atlet yang telah memastikan lolos kualifikasi telah menjalani program khusus.

Para penggawa terpilih itu adalah Tommy Sugiarto (tunggal putra), Linda Wenifanetri (tunggal putri), Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (ganda putra), Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran). Cabang bulu tangkis akan dimainkan pada 11-20 Agustus.

Budi merincikan soal program khusus yang dijalani Tommy dan rekan-rekan. Antara lain penguatan fisik dan penyempurnaan teknik. Juga latihan tanding di Kudus, Jawa Tengah.

Budi menyinggung tentang pentingnya persiapan maksimal. Salah satu contoh ketika ganda campuran Debby Susanto dan Praveen Jordan secara mengejutkan menjuarai turnamen super series All England pada Maret 2016. Menurut dia, hasil mentereng itu tidak datang dari langit.

Pada tahun-tahun sebelumnya Debby-Praveen telah menembus empat besar. Kini setelah melalui tren positif, mereka mampu menaklukkan turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu. "Intinya (gelar) All England bukan tanpa persiapan. Mereka benar-benar siap terjun di situ," ujar Budi.

Ia membeberkan soal target di Rio nanti. PBSI berharap Indonesia meraih maksimal tiga medali. Nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran bakal jadi andalan.

Ketua umum PBSI, Gita Wirjawan memberikan suntikan semangat kepada para jagoan tanah air sebelum bertolak ke Brasil. Seperti dikutip dari situs PBSI, bertempat di ruang pertemuan pelatnas Cipayung, Gita berpesan agar tim bulu tangkis memberikan yang terbaik di Olimpiade nanti.

Mantan Menteri Perdagangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menyinggung soal ekspektasi besar dari masyarakat Indonesia. Ia berharap itu memotivasi Tontowi Ahmad dan kawan-kawan. "Kita harus bisa mengatur ekspektasi tersebut supaya tidak terbebani," ujarnya.

Indonesia menuju Brasil dengan modal prestasi yang naik turun. Salah satu hal positif terjadi di All England melalui Praveen-Debby. Namun pada ajang Thomas Cup dan Uber Cup, tim merah putih gagal mendulang gelar. Sempat menembus final, tim Thomas takluk 2-3 dari Denmark.

Begitu juga Indonesia Open. Bertanding di markas Sendiri, para pebulu tangkis tanah air tak bisa berbuat banyak. Tak satupun wakil PBSI menembus final. Kini Brasil pertaruhan selanjutnya. Ada event besar jadi tantangan. Seluruh pemain terbaik berlomba mendapatkan medali. "Lakukan yang terbaik, faktor keberuntungan juga berperan. Apapun bisa terjadi di turnamen sebesar ini," kata Gita.

Para Pejuang badminton Indonesia di Olimpiade Rio 2016 / Credit: INA Badminton

  • facebook share
  • twitter shere

RELATED NEWS

Ronald/Melati Juara Indonesian Masters 2016

Ronald/Melati Juara Indonesian Masters 2016

RACKET
Wawrinka Nantikan Djokovic di Final

Wawrinka Nantikan Djokovic di Final

RACKET
Hendra/Ahsan 'Tak Bersanding' Lagi

Hendra/Ahsan 'Tak Bersanding' Lagi

RACKET
Atmosfer Riocentro Buat Pemain Gugup

Atmosfer Riocentro Buat Pemain Gugup

RACKET

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company