Warga Kumuh Dan Gemerlapnya Pembukaan Olimpiade Rio

Text : Maya Soeparwoto | Media Source: Reuters | 6 August 2016

SPORTKU.COM

Kembang api, semarak cahaya lampu, atraksi dan hingar bingar pada upacara pembukaan Olimpiade 2016 tak selalu manis bagi warga Brasil.

Adalah warga perkumuhan Mangueira menyimpan kepedihan di balik manisnya perhelatan Olimpiade 2016.

Warga Magueira yang lokasinya berhadapan dengan Stadion Maracana di mana upacara pembukaan Olimpiade 2016 digelar, beragam rasa menayatu yaitu kebanggaan dan kekecewaan.

"Kami sangat bangga Brasil menjadi tuan rumah Olimpiade, tetapi adakah manfaat berarti untuk kami?" komentar Lilian Sales, salah seorang warga Mangueira.
   
"Tidak ada yang berubah dalam hidup saya dengan gelar Olimpiade 2016 ini. Rasanya sulit memebayangkan bahwa ada perubahan kehidupan saya juga dua anak saya dengan adanya Olimpiade ini," sambung Sales, yang memiliki seorang anak laki-laki 6 tahun dan seorang anak perempuan berumur kurang dari 1 tahun.

Para tokoh dunia dan para selebriti yang membanjiri stadion Maracana untuk upacara pembukaan, secara tak langsung juga disaksikan oleh para warga kurang mampu yang jaraknya kurang dari 1 kilometer (0,6 mil).

"Dunia harus tahu, saya di sini menonton gebyar perayaan ini dari sebuah perkampungan kumuh tepat di sebelah mana mereka membuka Olimpiade, dan hidup saya belum membaik sama sekali," kata Jose Carmo, pekerja konstruksi berusia 23 tahun yang tinggal di Mangueira.

Olimpiade Rio yang menelan biaya hampir $ 12 milyar, menuai tanggapan para kritikus. Mereka berpendapat bahwa proyek penting seperti jalur kereta bawah tanah baru, jalan raya bus dan perkembangan real estate tak mampu dirampungkan optimal terlebih untuk masyarakat pinggiran.

"Saya ingin menjadi seorang yang optimis dan memberitahu bisa mengatakan bahwa event ini sangat bagus untuk Brasil," kata Robinson 34 tahun, warga Mangueira

"Tapi kami belum melihat itu. Saya suka melihat gemerlap stadion, saya ingin merasa bangga dengan Brasil, tapi Olimpiade belum memeberikan perubahan besar bagi kami."

Ungkapan senada juga dilontarkan oleh Denilson Lucio Souza salah satu waraga Mangueira "Saat ini saya bangga menjadi warga Brasil dan Olimpiade."

Namun Souza mengatakan dia telah melihat hanya sedikit investasi di bidang kesehatan, pendidikan atau keamanan sejak diumumkan Olimpiade Rio di tahun 2009.

"Kami membutuhkan bantuan, dan tampaknya aneh harus mengemis ketika kota saya tinggal sedang menyelenggarakan Olimpiade," katanya. "Kami ingin mendapatkan bantuan kesehatan, keamanan dan pendidikan."

Perumahan kumuh di Mangueira yang berhadapan dengan stadion Maracana, Olimpiade 2016

Salah seorang anak warga Mangueira

  • facebook share
  • twitter shere

RELATED NEWS

Dari Rio Ke Karpet Merah

Dari Rio Ke Karpet Merah

OLYMPIC
DKI Jakarta Peroleh Tambahan Emas

DKI Jakarta Peroleh Tambahan Emas

OLYMPIC
Lagi Insiden Pemukulan di PON

Lagi Insiden Pemukulan di PON

OLYMPIC
Emas Jabar untuk Korban Bencana

Emas Jabar untuk Korban Bencana

OLYMPIC

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company