SPORTKU.COM

Kasus perampokan di Olimpiade Rio berujung sebuah pengakuan dan permintaan maaf.

Perenang Amerika Serikat Ryan Lochte meminta maaf kepada masyarakyat Brazil setelah tindakannya melebih-lebihkan kasus perampokan di bawah todongan senjata pada Olimpiade Rio, Minggu (14/8/2016) lalu.

Baca juga:
Olimpiade Rio: Atlet Renang As Dirampok

Lochte mengklaim bahwa ia dan tiga perenang AS lainnya telah dirampok di sebuah pompa bensin.

Tapi rekaman CCTV bertentangan dengan cerita itu, malah terlihat mereka melakukan pengrusakan pom bensin.

Hasil rekaman CCTV di TKP insiden perampokan 3mpat perenang AS, Olimpiade Rio, Minggu (14/8/2016)

Hasil CCTV Minggu (14/8/2016) Ryan Lochte, kedua dari kanan, dan rekan tim, muncul di sebuah pompa bensin

Kepada Globo TV, stasiun TV terbesar Brasil, Lochte menjelaskan bahwa ia tidak berbohong atas apa yang terjadi.

"Saya tidak berbohong untuk batas tertentu," katanya. "Saya membesarkan fakta hanya apa yang terjadi pada saya."

Dia menambahkan bahwa ia menyesal, dan mengatakan: " Brasil tidak layak untuk itu"

Ryan Lochte saat sampaikan permohonan maaf atas insiden perampokan di Globo TV

Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah membentuk komisi kedisiplinan guna menyelidiki insiden dan perilaku empat atlet tersebut.

Namun, kata polisi sehari kemudian bahwa ada inkonsistensi dalam pernyataan mereka.

Pada hari Rabu, dua orang atlet renang AS, Gunnar Bentz dan Jack Conger, yang terpaksa dipanggil kembali dari pesawat dengan tujuan AS di bandara Rio de Janeiro dan diinterogasi oleh polisi.

Keduanya akhirnya diizinkan untuk meninggalkan negara itu. Perenang lain, Jimmy Feigen setuju untuk membayar $ 11.000 untuk dana amal Brasil setelah insiden tersebut.

Lochte sempat berteriak-teriak pada penjaga untuk alasan yang tidak diketahui. Namun kemudian keempat Atlet tesrsebut membayar penggantian kerusakan yang telah dilakukan.

Gunnar Bentz, depan, dan Jack Conger setelah dibebaskan dan tiba di Miami pada Jumat (19/8/2016)

Dari Kiri, Conor Dwyer, Townley Haas, Ryan Lochte dan Michael Phelps, sat meraih medali emas untuk 4x200 meter gaya bebas estafet putra Olimpiade Rio, Rabu (10/8/2016)

 

Baca juga:
Dua Perenang Olimpiade As Ditahan, Diduga Kesaksian Palsu Kasus Perampokan
Dua Perenang AS Peraih Emas Akui Kesaksian Palsu

 

assets/ams/default/expandable-cover.png button billboard

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png