SPORTKU.COM

Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, tempat berlangsungnya pertandingan sepak bola PON XIX Jawa Barat pada 14-28 September mendatang, belum dalam kondisi siap sepenuhnya.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat mengecek kesiapan stadion pada Selasa (6/9/2016) mengungkapkan kekecewaan setelah menemukan rumput stadion banyak ditumbuhi gulma. 

Teki dan beberapa jenis rumput lain tumbuh berkelompok di beberapa bidang. Ada pula rumput yang pertumbuhannya tidak merata. Stadion Patriot Candrabaga menggunakan rumput bermuda (cynodon dactylon) dari Amerika Latin. Biaya pengadaan rumput dan lapisan material di bawahnya menghabiskan dana sekitar Rp 8 miliar. 

Untuk perawatan rumput, setiap tahun digelontorkan dana Rp 200 juta. Mahalnya biaya pengadaan dan pemeliharaan ini dipandang mengecewakan bila melihat kondisi rumput yang ada. ?Sekarang saya lihat ini tinggal 25 persen rumput yang ada. Sisanya sudah ada teki dan macam-macam, bahkan bisa jadi seratus persen hilang kalau ini berlanjut. Ini yang kita sesalkan terhadap pengelola stadion yang kurang bertanggung jawab," kata Rahmat, Selasa (6/9/2016).

Rahmat mengharapkan adanya penanganan secara profesional terhadap rumput-rumput tersebut. Menurut dia, dibutuhkan orang yang tahu dan cakap tentang sistem pengelolaan rumput stadion. Pihaknya akan mengevaluasi supaya jangan sampai bangunan semegah itu dengan anggaran dana yang luar biasa dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Bantuan Provinsi (Banprov), terbengkalai.

Rahmat mengungkapkan, ada kemungkinan pengelolaan stadion akan dialihkan kepada pihak ketiga. Namun, pengalihan kepada pihak ketiga tentu masih membutuhkan banyak kajian. Sementara, apabila dikelola mandiri oleh pemerintah, dikhawatirkan pengelolaannya tidak maksimal. 

Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Bekasi, Yusuf Gozali, membenarkan perawatan rumput stadion menghadapi kendala lantaran rumput bermuda banyak ditumbuhi gulma. Yusuf mengakui, pihaknya belum berpengalaman lantaran baru pertama kali menangani rumput stadion. ?Perawatan rumput tahun ini Rp 200 juta. Tahun depan kemungkinan akan kita ditingkatkan," kata Yusuf.

Apabila melihat sudah dekatnya waktu penyelenggaraan PON pada 14 September, tidak banyak yang bisa dilakukan terhadap rumput-rumput liar tersebut. Namun, Yusuf akan menginstruksikan penyemprotan untuk mengurangi gulma.

 

assets/ams/default/expandable-cover.png button billboard

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png