Triadi Fauzi Siddiq, Prestasi di Renang karena Ayah

Text : Republika | Editor: Maya Soeparwoto | 21 September 2016

SPORTKU.COM

Jika ada nama yang paling sering terdengar di venue renang PON XIX, Triadi Fauzi Siddiq-lah orangnya.

Sepanjang perlombaan renang di Kolam FPOK UPI Bandung, Triadi tak pernah absen mendulang emas. Total, perenang Jawa Barat ini mempersembahkan delapan medali emas, satu perak dan satu perungggu. 

?Saya bahagia banget bisa mendapatkan delapan medali emas. Sesuai target yang saya buat,? kata Triadi, Selasa (20/9/2016).

Pencapaian Aji, sapaan akrabnya di rumah, pada PON XIX ini melebihi prestasi yang ia buat saat PON VIII di Pekanbaru Riau 2012 lalu. Di Pekanbaru, bungsu dari tiga bersaudara ini mendulang tujuh medali emas dari berbagai nomor. Di Bandung, catatan hebat itu mendapat tambahan medali emas kedelapan dari nomor 200 meter gaya kupu-kupu. 

Hebatnya lagi, delapan medali emas yang dikumpulkan Aji di FPOK UPI semuanya dengan torehan rekor baru. Yang paling hebat, Aji memecahkan rekor di nomor 100 meter gaya bebas putra milik legenda renang Richard Sambera yang sudah bertahan 20 tahun. Ia juga memecahkan rekor yang sudah 12 tahun bertahan di nomor 200 meter gaya ganti perorangan milik Albert Sutanto pada 2004 lalu. 

Mendulang banyak prestasi bukan hal baru lagi buat putra kesayangan pasangan Hasan Basri dan Tin Jubaidah itu. Sejak 2009 lalu, Aji sudah masuk salah satu perenang di pelatnas. Ia pernah tampil di level antarnegara seperti SEA Games dan Asian Games. 

Aji pernah meraih tiga emas pada SEA Games 2013 Myanmar. Dalam ajang Asian Games, Aji belum mampu berbuat banyak. Akan tetapi, dia pernah mendapatkan dua emas dan tiga perak pada kejuaraan Hongkong Open 2013.

Ayahnya, Hasan Basri jadi orang pertama yang mengenalkan renang kepada Aji. Hasan punya kemampuan karena berstatus sebagai pelatih renang.

Aji dilatih ayahnya sejak TK di kolam renang samping rumahnya di Cimahi. Pada saat yang sama, ia juga dimasukkan les privat berenang. 

Setelah mahir mempraktekkan beberapa gaya, ayahnya memasukannya ke klub renang Tirma Marta di Cimahi. Bakatnya terus berkembang di klub. Dengan persetujuan keluarga, Triadi masuk klub renang Aquarius di Bandung. Sering tampil untuk klub membuat talenta Aji akhirnya diendus oleh pencari bakat untuk pelatnas. 

Walau konsentrasi sebagai perenang, Triadi tak mengenyampingkan urusan pendidikannya. Adik dari Dwi Setiani dan Eka ini merupakan tamatan Sekolah tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pasundan Cimahi. Walau masih berusia 25 tahun, ia sudh memikirkan masa depannya dengan berencana membuka bisnis bersama kakak iparnya.

 

Baca Juga:
Perenang Jabar Pecahkan Rekor 12 Tahun Perorangan Putra
Patahkan Rekor Richard Sam Bera, Triadi Sabet 7 Emas

  • facebook share

RELATED NEWS

Renang Indonesia Pecahkan Rekor ASEAN

Renang Indonesia Pecahkan Rekor ASEAN

SWIMMING
Emas Pertama Indonesia

Emas Pertama Indonesia

SWIMMING
Tekad Kuat Perenang Tanpa Kaki

Tekad Kuat Perenang Tanpa Kaki

SWIMMING
Perginya Legenda Renang Indonesia

Perginya Legenda Renang Indonesia

SWIMMING

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company