Menanti Janji Alex Noerdin Gelar Motogp Indonesia Di Palembang

Text : Suhartono | Editor: Dedi Hermawan | 5 February 2017

Menanti Janji Alex Noerdin

SPORTKU.COM

Gelagat Indonesia untuk kembali menjadi tuan rumah MotoGP sedikit terendus. Meski hingga kini belum ada ketok palu kapan negeri tercinta ini akan disambangi oleh Dorna selaku promotor MotoGP. Namun setidaknya, Alex Noerdin punya cara terorganisir untuk bisa wujudkan mimpi para pecinta MotoGP Tanah Air.

Berita mengenai penyelenggaraan MotoGP di Indonesia kini memang masih belum menemui titik terang. Sirkuit Sentul yang awalnya digadang-gadang untuk jadi tuan rumah MotoGP satu-satunya di Indonesia akhirnya tak bertaji setelah ditantang renovasi oleh Dorna.

Ada satu tokoh di balik getolnya Sirkuit Sentul yang ingin kembali ukir sejarah di Indonesia. Adalah Tinton Soeprapto. Bapak dari Morena Seoprapto dan Ananda Mikola ini sangat gesit menyusun rencana untuk mendatangkan MotoGP ke Indonesia. Bahkan pria kelahiran Blitar 21 Mei 1945 ini rajin lakukan safari ke berbagai orang penting terkait rencana mulusnya itu.

Mei 2015 menjadi titik awal strategi Tinton dengan menggelar konferensi pers di Kementerian Pariwisata. Dihadapan para awak media saat itu, Tinton dengan tegas menyakinkan Sirkuit Sentul bisa menjadi tuan rumah MotoGP. Di mana acara tersebut juga dihadiri Carmelo Ezpelata (CEO Dorna Sports), Menteri Pariwisata Arief Yahya, Nanan Soekarna yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua Umum IMI, Ananda Mikola (Manager Sirkuit Sentul) serta Rainer B (CEO Grand Prix Asia).

Namun semangat membara Tinton meredup. Semua itu mentok soal dana untuk renovasi Sirkuit Sentul. Meski sudah berbekal peta wajah terbaru Sirkuit Sentul ubahan Hermann Tilke, tak ada donatur maupun sponsor yang kepincut. Di atas kertas, butuh sekitar Rp150 miliar untuk renovasi Sirkuit Sentul.

Tinton Soeprapto gagal bawa MotoGP Indonesia ke Sirkuit Sentul topic-of-the-week-8d78beecb7

Tak hanya itu, ada biaya lain yang ternyata tak kalah tinggi. Untuk menjadi tuan rumah MotoGP, Indonesia berkewajiban membayar biaya promosi. Untuk 2017 biaya promosi yang harus dibayar mencapai 7 juta Euro (Rp106,3 Milyar), 8 juta euro (Rp121,4 Milyar) pada 2018, dan 8,4 juta euro (Rp127,5 Milyar) untuk 2019. Seharusnya biaya itu harus sudah dibayar secara bertahap mulai tahun 2016 ini.

Saking banyaknya biaya yang harus dikeluarkan guna menjadi tuan rumah MotoGP, masalah ini pun akhirnya mampir ke meja Presiden Joko Widodo melalui Kemetrian Olahraga. Namun Sang Presiden justru meminta penyelenggaraan MotoGP Indonesia untuk dikaji lagi. Apakah Indonesia sudah benar-benar siap atau belum. Keputusan Presiden (Keppres) yang menjadi salah satu syarat dari Dorna pun tak pernah ditandatangani oleh Jokowi.

Nasi sudah menjadi bubur. Publik di Indonesia sudah terlanjur berharap agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah MotoGP. Namun kemudian, datanglah Alex Noerdin. Gubernur Sumatera Selatan itu juga sudah melakukan pertemuan singkat dengan Dorna di saat penyelenggaraan MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang November lalu.

Sontak, diskusi Alex dan Dorna membahas MotoGP Indonesia pun langsung menjadi buah bibir di kalangan pecinta otomotif Tanah Air. Upaya Alex ingin menjadikan Palembang sebagai lokasi MotoGP, mendapat apresiasi dari Dorna. Bahkan jika usaha ini berjalan mulus, Palembang diproyeksikan sudah bisa menggelar MotoGP pada tahun 2018 mendatang.

Alex Noerdin saat bertemu dengan Dorna dan Hermann Tilke
topic-of-the-week-882480804d

Bukan sekadar rencana. Alex Noerdin juga sudah sampai tahap persiapan sirkuit. Rencananya, komplek Jakabaring Sport Center (JSC) yang juga akan dibangun fasilitas mewah seperti Helipad dan LRT bakal menyajikan tontonan menarik para pebalap MotoGP. Sirkuit yang akan menjadi lintasan balap bakal dibangun menggunakan rancangan dari Herman Tilke Gmbh & Co. Sirkuit Jakabaring nantinya akan memiliki panjang 4.314meter dengan kapasitas 130 ribu penonton.

"Perlu saya tegaskan, pembangunan Sirkuit Jakabaring, murni 100 persen investasi swasta. Manalah ada anggaran negara baik APBN. Apalagi APBD belakangan mengalami pemotongan beberapa kali dari pusat. Sangatlah tidak mudah menggaet investor untuk apa saja. Upaya kami sangat serius beragam investasi masuk, meningkatkan perputaran uang, mengangkat ekonomi masyarakat," tegas Alex Noerdin.

Sebagai negara penggemar MotoGP terbesar, kita tentu berharap Indonesia bisa menjadi tuan rumah MotoGP, agar sensasi balap motor bergengsi tersebut bisa juga dinikmati oleh masyarakat Indonesia secara langsung. Yang perlu menjadi perhatian, agar ambisi tersebut jangan nanti malah berujung pepesan kosong demi menggapai popularitas semu.

Kita berharap, pembangunan sirkuit untuk MotoGP benar-benar dilakukan secara transparan dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah, meski tidak ikut campur dalam soal pendanaan, mempunyai peran cukup besar untuk mendorong berbagai pihak menanamkan investasinya untuk pembangunan sirkuit MotoGP dengan menjamin situasi yang aman dan nyaman untuk para investor. Sementara pihak swasta harus mampu bekerja menghadirkan event berkualitas dengan sentuhan profesional. Karena, event MotoGP tidak hanya mengangkat nama para sponsor, tapi juga nama baik negara.

Thus, pastikan pembangunan sirkuit MotoGP serta penyelenggaraannya harus bersih dari korupsi. Bangunlah sirkuit dari modal yang halal, karena awal yang baik akan berakhir dengan baik. Siapa tahu, akan muncul juara MotoGP dari Indonesia.

Layout Sirkuit Jakabaring Palembang untuk MotoGP Indonesia 2018topic-of-the-week-b31d9c56d5

  • facebook share
  • twitter shere

RELATED NEWS

KEJURNAS SUPERMOTO MASIH CARI IMEJ

KEJURNAS SUPERMOTO MASIH CARI IMEJ

TOPIC OF THE WEEK
Menanti Pembalasan Honda Racing Indonesia

Menanti Pembalasan Honda Racing Indonesia

TOPIC OF THE WEEK
Rossi, Kemana Ambisimu?

Rossi, Kemana Ambisimu?

TOPIC OF THE WEEK
McLaren dan Honda Resmi Bercerai

McLaren dan Honda Resmi Bercerai

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company