Tips Pilih Busi Racing Untuk Motor Balap

Text : Suhartono | Photo / Video : Sonny Hastara | Editor: Dedi Hermawan | 9 February 2017

Tips Pilih Busi Racing

SPORTKU.COM

Busi menjadi salah satu suku cadang penting untuk kendaraan sepeda motor. Tak terkecuali untuk motor balap. Di dunia balap, dibutuhkan busi dengan performa tinggi untuk bisa melaju cepat. Busi racing dengan busi untuk kebutuhan sepada motor harian juga memiliki perbedaan.

Ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan dalam pemilihan busi untuk kebutuhan racing. Yang perlu diperhatikan salah satunya yaitu celah busi. Semakin kecil celah busi maka akan semakin sedikit konsumsi listrik yang dibutuhkan. Namun seiring jalannya waktu, elektroda akan mengalami keausan sehingga gap juga akan bertambah. Dalam hal ini umur pakai busi dapat kita perhitungkan.

Selain celah busi, diameter elektroda berperan besar dalam mengantarkan arus listrik yang terjadi antara elektroda pusat dengan elektroda ground. Sehingga hal ini juga berpengaruh dalam proses pembentukan api yang terus membesar untuk mengurangi efek quenching.

Untuk dapat mengurangi penggunaan listrik (sparking voltage), penggunaan busi dengan diameter elektroda yang kecil akan efektif. Selain itu pemilihan bahan juga berpengaruh dalam meningkatkan performance dan durability.

"Busi racing adalah busi yang sudah bersahabat dengan sirkuit dengan ciri khas sebutan 'Busi Merah'. Busi racing didesain khusus untuk engine yang sudah mengalami peningkatan kompresi dengan perbandingan air fuel ratio tinggi untuk mencapai maksimum power," ungkap Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia.

Dan berikut beberapa tips untuk memilih busi yang cocok untuk kebutuhan balap:
1. Kepala busi

Bentuk metal sheel (kepala busi) harus disesuaikan dengan blok mesin dan langkah piston. Jika salah memilih akan berakibat fatal, piston akan menabrak busi dan menyebabkan kerusakan pada ruang bakar.

2. Bentuk elektroda dan kepala busi
Busi yang baik adalah busi yang mampu menahan efek quenching dengan cepat agar inti api tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu bentuk elektroda dan kepala busi berperan dalam hal tersebut.

3. Tingkat panas
Dalam proses transfer panas yang diterima busi kemudian disalurkan ke blok mesin dapat kita tentukan dengan memilih angka yang tertera pada busi itu sendiri. Apakah itu busi panas atau busi dingin.

4. Resistor
Pemakaian teknologi dalam mengatur sistem pengapian menjadikan busi dengan tipe resistor wajib digunakan untuk menghindari adanya gangguan pulse elektrik yang dapat menyebabkan masalah pada mesin.

  • facebook share

RELATED NEWS

Pebalap Enggan Gunakan Ban Tubeless

Pebalap Enggan Gunakan Ban Tubeless

DID U KNOW
Kenali Karakter Fork MTB

Kenali Karakter Fork MTB

DID U KNOW
Tip XC Untuk Rider 50+

Tip XC Untuk Rider 50+

DID U KNOW
Tips XC di Track Basah

Tips XC di Track Basah

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company