SPORTKU.COM

Setelah resmi gantung helm pada akhir Maret 2016 lalu, kini pebalap M. Fadli Imammuddin akan kembali ke ajang balap.

Kabar sedih menghiasai pemberitaan media nasional pada 29 Maret 2016 lalu. Sebab, secara resmi pebalap M. Fadli menyatakan resmi gantung helm. Melalui akun Instagram pribadinya, mfadly43, salah satu pebalap senior Tanah Air ini mengumumkan resmi berhenti dari dunia balap.

Berhentinya karier balap M. Fadli berawal saat balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat bulan Juni 2015 silam. Dalam event tersebut pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) ini mengalami kecelakaan tragis yang membuat kaki kananya luka parah.

Dengan kondisi yang tak memungkinkan, M. Fadli harus ikhlas menyudahi mimpinya untuk terus mengharumkan nama bangsa Indonesia di berbagai ajang balap internasional, khususnya di Asia lewat kompetisi ARRC. M. Fadli yang dikenal sebagai pebalap ramah saat itu masih harus menjalani perawatan medis.

Namun kiprah M. Fadli di dunia balap Tanah Air tak redup begitu saja. Ilmu balapnya masih bisa dia salurkan lewat anak didiknya. Di mana M. Fadli dipercaya oleh AHRT untuk menjadi 'guru balap' dalam mengembangkan potensi pebalap-pebalap muda Indonesia melalui penjenjangan Honda Racing School (HRS).

Semangat pebalap asal Depok, Jawa Barat dalam mimpinya memajukan dunia balap tak pernah surut. Tak puas hanya menjadi mentor di HRS, bapak satu anak itu juga akhirnya mendirikan sekolah balap pribadi. Dengan dukungan dari berbagai pihak seperti PT Astra Honda Motor (AHM) dan ban IRS, M. Fadi meresmikan sekolah balapnya dengan nama 43 Racing School.

Atas semangatnya yang tak pernah padam, M. Fadli kini dipercaya untuk mewakili Indonesia di kejuaraan para-cycling di Bahrain. Membawa nama Indonesia dengan jersey merah putih, M. Fadli akan tampil di ajang para-cycling pada tanggal 22 Februari mendatang.

"Fadli merupakan atlet pertama di para-cycling yang akan kita turunkan di Bahrain dan Fadli juga sebelumnya adalah atlet balap motor yang mengalami kecelakaan. Tapi karena semangatnya yang luar biasa dan mental juaranya, Fadli akan mewakili Indonesia di ajang para-cycling," ungkap Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari.

"Pada awalnya saya main sepeda karena ingin mengembalikan fisik saya seperti dulu sebelum kecelakaan. Sebelum amputasi, saya memiliki fisik yang prima karena dulu mengikuti kejuaraan balap motor. Dan setelah amputasi saya berusaha ingin mengembalikan fisik yang dulu," cerita M. Fadli saat ditemui SPORTKU.

"Setelah rutin bersepeda saya mendapat tawaran dari Pak Puspita (Komite Para-Cycling) dan Pak Okto untuk mengikuti kejuaraan para-cyling dan saya senang sekali. Yang notabene sebelumnya hanya latihan fisik dan sekarang saya punya target untuk merasakan kompetisi lagi. Dan ini merupakan dunia baru di balap sepeda. Kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan," imbuh M. Fadli.

Semangat M. Fadli juga berkat mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak. Selain teman dekat, tentunya dukungan untuk M. Fadli juga datang dari keluarga tercintanya. "Saya punya target semaksimal mungkin, tapi itu tidak membebani pikiran saya," tutup M. Fadli.

Sementara itu, para-cycling sendiri merupakan olahraga bersepeda yang disesuikan untuk pengendara sepeda dengan keterbatasan fisik atau disabilitas. Para-cycling berada di bawah naungan Union Cycliste Internationale (UCI). Di Kejuaraan Para-Cycling Asia 2017 nanti, Indonesia akan turun di satu kategori saja, yakni Individual Time Trial kategori C4.

Baca Juga
Dukungan Technobike Untuk Pengembangan Para-Cycling Indonesia (Video)

assets/ams/default/expandable-cover.png button billboard

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png