Ternyata Klub Indonesia Tak Punya Lisensi AFC

Text : M Rusjdi Alatas | Photo / Video : Muhamamd Rusjdi | 6 March 2017

SPORTKU.COM

Kedatangan perwakilan Federasi Sepak Bola Asia (AFC) ke kantor PSSI pada akhir pekan lalu jelas memberi sebuah manfaat besar.

Karena dari pertemuan tersebut, terkuaklah alasan kepada sangat sulit bagi klub Indonesia untuk berlaga di level Asia. Ternyata, hingga saat ini Indonesia hanya memiliki tiga klub yang mengantongi Lisensi AFC.

Ya, hal ini tentunya sangat mengharukan. Padahal, untuk bisa ikut berkompetisi di gelaran seperti AFC Cup atau Liga Champions Asia, setiap klub wajib untuk memiliki lisensi AFC. Selain itu, Penerapan lisensi ini sangat penting dilakukan agar meningkatkan kualitas kompetisi, manajemen klub dan industri sepakbola Indonesia secara keseluruhan secara berkala untuk masa yang akan datang.

Dan hingga saat ini, hanya Persib Bandung, Persipura, dan Arema yang telah mengantongi lisensi AFC. Namun itupun harus diperbaharui, karena musim lalu Indonesia tidak memiliki kompetisi resmi.

''Saat ini masih ada tiga. Kalau bisa tahun ini ada tiga lagi, biar lebih bagus, dan Indonesia pasti lebih unggul dari negara tetangga,'' jelas Sekretaris Jenderal PSSI, Ade Wllington.

Untuk mendatapkan lisensi AFC, para klub nasional sebenarnya hanya tinggal mendaftarkan diri dan memenuhi lima aspek dasar yaitu, Keolahragaan, infrastruktur, administrasi keanggotaan dan pemain, keuangan, serta dasar hukum. Hanya saja sangat disayangkan, hingga saat ini yang menjadi masalah bagi kebanyakan klub-klub nasional dan ketersediaan stadion dan lapangan untuk latihan.

''Sejauh ini baru ada tiga klub yang memenuhi club lisencing, yaitu Persib Bandung, Arema FC, dan Persipura. Sisa klub harus bisa mengejar ketinggalan. Paling banyak kekurangan klub untuk memenuhi regulasi ini adalah infrastruktur,'' jelas Head of Club Licensing AFC, Mahajan Vasudevan Nair.

Untuk tahun 2018 mendatang, Indonesia mendapatkan jatah satu klub dalam gelaran play-off Liga Champion Asia. Kesempatan ini tentunya akan terbuang sia-sia jika tak ada klub Indonesia yang ikut dalam gelaran tersebut.

Saat ini PSSI sendiri berharap para klub nasional mau untuk mengikuti program AFC Club Licensing. Program ini rencananya akan digelar pada April 2017 dan berakhir pada Oktober 2017.

Untuk itu, sejumlah klub nasional sudah bisa mendaftar klub mereka ke PSSI.

''Jadi, untuk memenuhi 49 kriteria itu bukanlah hal yang mustahil."

"Apalagi beberapa syarat kelengkapan memang sudah menjadi kewajiban standar setiap klub, meski memang perlu ditingkatkan seperti infrastruktur, stadion, dan lapangan latihan," tutur Vasudevan.

Untuk itu, di awal April mendatang para perwakilan AFC akan kembali datang ke Indonesia untuk membantu klub-klub nasional mendapatkan Lisensi AFC. Namun dalam kesempatan tersebut PSSI juga akan mengundang sejumlah lembaga terkait agar tidak ada kesalahpamahan terkait proses pengambilan lisensi tersebut.

''AFC akan kembali datang pada awal April 2017 untuk menjelaskan secara rinci terkait lisensi ini dalam pertemuan antara PSSI, Badan Olahraga Profesional Indonesia, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga agar tiak terjadi salah tafsir,'' kata Ade Wellington.

Text : M Rusjdi Alatas | Photo / Video : Muhamamd Rusjdi | 6 March 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Willian Frustasi Bersama Chelsea

Willian Frustasi Bersama Chelsea

FOOTBALL
Mertens dan Lukaku Samai Wilmots

Mertens dan Lukaku Samai Wilmots

WORLD CUP
Swedia Taklukan Korea Selatan

Swedia Taklukan Korea Selatan

WORLD CUP
Masa Depan Bale Masih Mengambang

Masa Depan Bale Masih Mengambang

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company