SPORTKU.COM

Buruknya penyelenggaraan MXGP Indonesia 2017 memang harus dievaluasi. Namun perlu juga diapresiasi, karena Indonesia berani mendatangkan kejuaraan level dunia.

Sayang, faktor cuaca serta kondisi sirkuit yang amburadul menjadi pemandangan yang terasa kurang nyaman dilihat. Penggarapan sirkuit terlihat kurang maksimal. Bahkan jelang lomba, sirkuit masih terus disempurnakan. Seharusnya, segalanya sudah beres, kalaupun harus disempurnakan cukup dilakukan perbaikan minor saja. 

Sirkuit yang digunakan dengan karakter tanah lengket menjadi rusak parah setelah digunakan oleh para crosser. Terlebih lagi dengan turunnya hujan. Meski tidak diguyur hujan deras, tapi tetap saja hal tersebut menambah rusaknya sirkuit. Bahkan bulldozer dan excavator masih terus beroperasi untuk menyempurnakan trek sirkuit.

"Kendala utama yang ada di sini memang karena faktor cuaca. Intensitas hujan yang tinggi juga mengganggu persiapan event. Terutama persiapan sirkuit. Untuk ke depan memang perlu persiapan lebih awal. Dari segi sirkuit, untuk di saat hujan lebih baik cari karakter tanah yang sedikit berpasir. Jadi tidak masalah kalau ada hujan," ungkap Irwan Ardiansyah yang juga pebalap road race dan crosser.

Namun sisi positifnya, menurut pria asal Yogyakarta tersebut dengan adanya event MXGP di Pangkal Pinang bisa mendongkrak pendapatan masyarakat sekitar. 

Baca Juga
Faktor Cuaca Jadi Kambing Hitamnya Gagalnya MXGP Indonesia 2017 (Video)
Nadia Bangga Pangkal Pinang Gelar MXGP (Video)

 

assets/ams/default/expandable-cover.png button billboard

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png