Ferrari Bangkit dan Tunjukan Taringnya di 2017?

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Formula 1 | Editor: Dedi Hermawan | 15 March 2017

SPORTKU.COM

Menjelang musim balap Formula 1  2017, muncul berbagai harapan baru bagi penggemar laga ini. Apa itu?

Pertama adalah harapan untuk melihat suasana lebih segar karena kehadiran Liberty Media menggantikan posisi yang selama 40 tahun dikuasai Bernie Ecclestone. Kedua, persaingan antar pebalap yang lebih ketat, juga -yang paling dinanti- bangkitnya Ferrari untuk menyudahi dominasi Mercedes.

Kebangkitan Tim Kuda Jingkrak itu mulai tampak pada Hasil tes pramusim 2017 yang baru saja usai. Dalm sesi tersebut skuad Maranello mampu berada di peringkat teratas. Memang masih testing dan belum balapan, namun setidaknya hasil itu menjadi sinyal bagus bagi Ferrari untuk percaya diri menjalani 20 balapan sepanjang tahun ini -sekaligus menumbangkan Mercedes tentunya. 

Kita kembali sejenak ke tahun lalu. Pada musim balap 2016 mungkin menjadi hal yang tidak mengenakan bagi Scuderia Ferrari. Setelah gagal mengejar ketertinggalan dari rival utamanya, Mercedes AMG F1, mereka juga harus rela tersalip oleh Red Bull Racing. Di akhir Kejuaraan, tim yang diperkuat oleh Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen ini mengalami defisit 70 poin dari Red Bull Racing yang berada di posisi kedua dan defisit 367 poin atas Mercedes yang berada di puncak klasemen.

Sepanjang musim 2016 kemarin, Ferrari tidak sekalipun mencicipi podium pertama. Adapun podium pertama sepanjang 21 balapan berlangsung masih didominasi oleh Mercedes dan Red Bull Racing. 

Jika kita melihat hasil test pramusim 2016, sebenarnya performa Ferrari sudah menunjukkan hasil menggembirakan, setidaknya jika dibandingkan hasil test tahun 2015.

Tim Kuda Jingkrak berjaya dalam sesi tersebut. Dua pebalap andalannya, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen berhasil tampil sebagai yang tercepat. Saat itu Kimi Raikkonen menorehkan waktu satu menit 22,765 detik hanya terselisih 0,045 dari Sebastian Vettel yang berada di bawahnya.

Sayangnya, ketika musim balap bergulir, kehebatan Ferrari dalam masa ujicoba tidak terwujud. Banyak yang menilai kegagalan mereka untuk mengoptimalisasi hasil test dalam balapan dikarenakan kecerobohan mereka sendiri. Mulai dari salah strategi di balapan, seperti di Australia, Kanada, Monaco juga Barcelona, konservatif dalam  sisi aerodinamika, hingga lengahnya mengantisipasi performa ban Pirelli. Ketika itu Mercedes dan Red Bull langsung bereaksi atas performa Pirelli yang naik turun. Kedua tim ini mengerahkan R&D mereka untuk mempelajari Pirelli lebih dalam lagi, sementara Ferrari tidak. Akibatnya, Ferrari tercecer di peringkat dua atau tiga setiap race.  

Kini, mari kita lupakan hasil musim lalu, kita lihat apa yang dicapai oleh Ferrari dalam hasil tes pramusim 2017 kemarin. Selama tes yang digelar delapan hari, Scuderia Ferrari kembali bangkit. Berbekal mobil baru, sistem aerodinamika mobil yang lebih baik, serta pengadopsian ban yang lebih lebar, Kimi Raikkonen mempersembahkan catatan waktu terbaiknya, satu menit 18,634 detik. Hasil tersebut langsung mengukuhkan Kimi sebagai pebalap yang menorehkan waktu tercepat sepanjang tes pramusim 2017.

Dengan kesuksesan Ferrari di tes pramusim 2017 ini setidaknya kembali memberikan secercah harapan bagi fans Scuderia. Di atas kertas, duo Ferrari sukses menggusur kedigdayaan Mercedes. Kimi Raikkonen mencetak waktu satu menit 18,634 detik, dan Sebastian Vettel mengukuhkan waktu satu menit 19,024 detik. Ferrari mampu mengalahkan catatan waktu Mercedes yang berada di peringkat ketiga dan keempat. Melalui pebalap barunya, Valtteri Bottas, Mercedes menempati posisi ketiga dengan catatan waktu satu menit 19,310 detik dan Lewis Hamilton mencatatkan waktu satu menit 19,352 detik.

Apakah performa baik Ferrari ini akan terus naik saat balapan berlangsung? Bisa jadi seperti itu. Secara desain mobil, crew Maranello sudah berani berinovasi. Begitu juga reaksi terhadap ban yang berubah total. Kini, tinggal bagaimana Arivabane meminimalisir kesalahan strategi dalam balapan. Jika itu berjalan mulus, di Musim 2017 ini Ferrari akan mampu memupus dominasi Mercedes sekaligus bangkit menjadi juara. 

 

Scuderia Ferrari kembali bangkit di 2017

formula-1-2017-23295dea52f8d1a.jpg

  • facebook share

RELATED NEWS

Bursa Transfer Pebalap MotoGP 2018

Bursa Transfer Pebalap MotoGP 2018

TOPIC OF THE WEEK
Sepak Terjang Esapekka Lappi

Sepak Terjang Esapekka Lappi

TOPIC OF THE WEEK
KEJURNAS SUPERMOTO MASIH CARI IMEJ

KEJURNAS SUPERMOTO MASIH CARI IMEJ

TOPIC OF THE WEEK
Menanti Pembalasan Honda Racing Indonesia

Menanti Pembalasan Honda Racing Indonesia

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company