SPORTKU.COM

Melalui penampilan Rafid Topan, Yamaha R25 kembali rajai Race 2 Seri 1 Kejurnas irs 2017 Kelas sport 250cc, Minggu (19/3).

Bertarung selama 12 lap di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat, Rafid Topan kemas waktu tercepat dengan torehan 21menit 15.058detik. Cukup mudah bagi pebalap DKI Jakarta itu untuk menaklukkan lawan mainnya di Race 2. Pada lap ke-3, Rafid Topan sudah memimpin rombongan balap hingga bendera finish berkibar.

Tak mampu dikejar oleh musuh, Rafid Topan pun semakin pede melakoni balapan. Menjaga catatan waktu secara konstan menjadi strategi mantan pebalap Moto2 itu untuk tetap bertahan di posisi terdepan. Meski dengan persiapan singkat, namun motor balapnya tetap berada di posisi terbaik.

Pertarungan seru justru terjadi di belakang Rafid Topan, antara Wilman Hammar dan Imanuel Pratna yang saling memperebutkan posisi runner up. Wilman Hammar yang tak lain merupakan rekan setim Rafid Topan berada di posisi kedua sejak lap ke-3 hingga ke-6. Sementara Imanuel Pratna menguntit di belakangnya.

Masuki lap ke-7, Imanuel Pratna tampil mengejutkan setelah mampu menyalip Wilman Hammar. Posisi Imanuel Pratna dari tim WR KYT RJL Team tetap beratahan di posisi kedua hingga lap 10. Sebelum akhirnya pada lap 11 Wilman Hammar yang pada Race 1 finish terdepan kembali menduduki posisi kedua.

Berada di posisi kedua pada dua lap terakhir membuat Wilman Hammar semakin terpacu untuk mengejar Rafid Topan. Tapi apa daya, Wilman Hammar tetap tak mampu mengejar pesaingnya tersebut. Hingga menyentuh garis finish, Wilman Hammar tertinggal 0.150detik dari Rafid Topan. Sedangkan Imanuel Pratna yang kembali menduduki podium ketiga kali ini tertinggal 1.274detik.

Meskipun berhasil menjadi juara, namun Rafid Topan mengakui jika kekuatan motor sebenarnya masih kalah dengan Imanuel Pratna. "Tadi persaingan cukup ketat, dengan waktu setting mesin hanya tiga hari saya manfaatkan betul. Namun power motor masih kalah dengan Imanuel. Jadi saya punya strategi untuk konstan tiap lapnya, saya fokus di late braking, cornering dan buka gas saat keluar tikungan," buka Rafid Topan.

Merasa lemah dengan power motornya, Rafid Topan tak kehabisan akal. Agar mampu menjuarai balapan, kekuatan fisik pebalap bernomor 50 ini menjadi andalan. "Motor untuk saat ini masih kurang terutama nafas dari tengah ke atas. Namun misalnya ada waktu dua hari lagi untuk melakukan setting mesin saya bisa lebih kencang dari Imanuel," tutup Topan.

Baca Juga
Richard Taroreh Juarai Race 2 Kejurnas Sport 150
Kelas Supersport 600 Hilang dari Kejurnas IRS 2017

assets/ams/default/expandable-cover.png button billboard

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png

ADVERTISEMENT

assets/ams/default/standard.png