Ruginya Honda Absen di Seri 1 Kejurnas IRS 2017

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 20 March 2017

SPORTKU.COM

Absennya Honda di laga pembuka Kejurnas IRS 2017 masih menjadi perbincangan publik meski pihak Honda telah memberikan keterangan resminya.

Honda punya alasan kuat mengapa tidak ikut balap di Seri 1 Indospeed Race Series (IRS) 2017 pada akhir pekan kemarin. Salah satu alasannya karena belum siapnya Honda untuk berkompetisi di Kelas Sport 250cc. Apalagi jadwal yang dimajukan oleh pihak penyelenggara.

Bambang Gunardi, bos Indospeed Motorsport Club yang menjadi penyelenggara IRS pun ikut angkat bicara mengenai tak terjunnya Honda di Seri 1 Kejurnas IRS. Menurutnya, sangat disayangkan jika Honda justru memilih absen karena alasan belum siap dengan spek motor balap.

"Saya sangat yakin semua tim butuh persiapan dan testing. Persiapan tim pun pasti mengalami banyak kendala yang harus diatasi. Balap butuh persiapan yang cukup matang dengan jadwal serta data hasil persiapan," ungkap Anggono Iriawan, Senior Manager Safety Riding & Motorsports Department AHM dalam keterangan resminya.

Soal jadwal yang sebelumnya Seri 1 IRS 2017 akan digelar tanggal 1-2 April, maka balapan akan berbarengan dengan agenda Asia Road Racing Championship (ARRC) di Sirkuit Johor, Malaysia. Maka jalan satu-satunya Indospeed Motorsport adalah memajukan jadwal menjadi 18-19 Maret lalu.

"Jadwal kita sudah tentuin, pertama tanggal 1-2 April. Belakangan dari ARRC masuk yang bilang tidak ada jadwal lain dan harus tanggal tersebut. Oke kita majuin jadwal IRS, kita juga tidak mau sama. Padahal kalau sama juga tidak masalah, yang balap di sana (ARRC) hanya 4-5 orang dan di sini puluhan. Dan peraturan kita sudah keluar sejak Januari," ungkap Bambang.

Namun ternyata bukan hanya soal jadwal persiapan yang terbilang mepet bagi Honda. Kabar mundurnya Honda dari Kejurnas IRS 2017 Kelas Sport 250cc juga karena soal regulasi. Permintaan Honda dengan regulasi motor standar tak diijabah oleh pihak Indospeed.

Kemauan Honda ingin balapan di Kelas Kejurnas Sport 250cc dengan motor spek standar. Namun di sisi lain, para peserta di kelas ini sudah banyak yang tune up. "Kita gak ikutin Yamaha dan Honda. Kita ngikutin yang banyak. Saya sebut 'pedagang paddock' yang mereka sudah riset dan investasi. Ini lah tim yang banyak ikut," imbuh pria yang juga satu-satunya juri MotoGP dari Indonesia.

"Jadi kita bilang kita tidak bisa ngikutin (regulasi) Asia dan juga peraturan yang dulu. Ini kita tampung dari Honda dan kita kurangin dari yang dulu. Jadilah peraturan yang sekarang kita pakai dan sudah keluar sejak Januari. Tapi alasan Honda belum siap."

"Kalau saya jadi Honda, ikut saja biar tahu kekurangannya. Apa dengan tidak ikutnya seri pertama dan ikut di seri kedua Honda bisa sempurna, belum tentu. Kalaupun tim intinya tidak ikut, tim lainnya kan banyak. Jangan sampai tidak ikut sama sekali. Biarkan saja tim satelitnya ikut. Jadi ketahuan yang mana yang kurang."

Tidak ikutnya Honda memang belum jelas apakah hanya absen di Seri 1 atau seterusnya selama satu musim IRS 2017. Bambang Gunardi pun belum tahu pasti perihal ini. Begitu juga dengan Anggono yang masih bungkam ketika ditanya hal tersebut.

Baca Juga
Harlan Fadhillah Dapat "Surat Cinta" dari Honda. Ada Apa?
Motor Melempem, Rafid Topan Masih Bisa JUarai Kejurnas Sport 250cc

  • facebook share
  • twitter shere

RELATED NEWS

MotoGP Thailand 2018 Simpang Siur

MotoGP Thailand 2018 Simpang Siur

MOTOGP
Rossi Menangi MotoGP Assen

Rossi Menangi MotoGP Assen

MOTOGP
Ixon, Penyedia Airbag MotoGP 2018

Ixon, Penyedia Airbag MotoGP 2018

MOTOGP
Gupita Lebih Nyaman Balapan Lokal

Gupita Lebih Nyaman Balapan Lokal

INDOSPEED

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company