Pelatih Myanmar Tak Mau Anak Asuhnya Dijadikan Kambing Hitam

Text : M Rusjdi Alatas | Photo / Video : Greg Bima | Editor: Andi Wahyudi | 22 March 2017

SPORTKU.COM

Gerd Zeize menolak bila keputusannya menurunkan tim senior dijadikan sebagai alasan kekalahan Timnas Indonesia U-22.

Sedikit mengecewakan memang saat harus kembali menyaksikan Tim Garuda menelan kekalahan. Maklum saja, para pecinta sepak bola di tanah air sudah sangat lama mengidamkan Timnas yang bisa tampil memukau di atas lapangan.

Harapan itu sebenarnya semakin menguat saat PSSI menunjuk Luis Milla sebagai pelatih kepala. Track reccord-nya yang berhasil membawa Timnas U-21 Spanyol menjuarai Piala Eropa di tahun 2011, bukan hanya diharapkan bisa mengubah gaya permainan Timnas Indonesia, namun juga bisa membawa Tim Garuda berprestasi di level dunia.

Sayangnya, kekecewaan kembali harus dirasakan para pendukung setia Timnas Indonesia kala Luis Milla harus menelan kekalahan di laga pertamanya. Milla yang mendampingi Timnas U-22, harus menelan kekalahan 1-3 saat melakoni laga uji coba kontra Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (21/3).

Kekalahan ini sebenarnya sangat bisa dimaklumi. Karena meski telah menyandang status sebagai pelatih Timnas sejak 21 Januari 2017 lalu, namun program latihan Milla baru efektif digelar sejak sepekan belakangan. Tentu mustahil untuk meminta Milla memberi perubahan besar hanya dengan waktu yang sangat singkat.

Namun sayangnya, Milla kurang berbesar hati menerima kekalahan di laga perdananya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Usai laga, Milla berkali-kali menyatakan kalau salah satu penyebab kekalahan timnya di laga uji coba kontra Myanmar lantaran harus menghadapi tim senior yang sarat pengalaman.

''Lawan kami tadi adalah tim senior, dan mereka gunakan pengalaman mereka untuk bermain,'' ujar Milla.

Harusnya Milla tak perlu menjadikan Timnas Senior Myanmar sebagai kambing hitam, karena pada kenyataannya, Myanmar juga sudah lebih dulu menginformasikan kalau yang akan mereka bawa untuk melakoni laga uji coba di Indonesia adalah Timnas Senior yang dipersiapkan untuk melakoni Kualifikasi Piala Asia. Dan kenyataannya, tiga gol yang masuk ke gawang Indonesia, dicetak oleh pemain berusia 20, 21, dan 24 tahun.

''Kami terima pertandingan dari Indonesia dan tidak tahu kalau akan bermain melawan Tim U-22. Bagi kami melawan siapapun sama saja, karena yang penting bagi kami melakoni laga uji coba ini adalah untuk menambah menit bermain sebelum Kualifikasi Piala Asia,'' terang Pelatih Timnas Myanmar, Gerd Zeize.

Lagi pula, menurut Gerd, saat ini tidak sedikit Timnas negara lain yang didominasi oleh pemain berusia dibawah 23 tahun. Myanmar sendiri dalam kualifikasi Piala Asia memboyong setidaknya 10 pemain berusia dibawah 23 tahun.

''Itu (tim yang diperkuat banyak pemain muda) hal yang normal, ada banyak tim yang diisi oleh pemain muda. Kami sendiri membawa 10 orang pemain U-23, saya rasa itu tidak masalah,'' terang sang pelatih asal Jerman tersebut.

Rasanya, ketimbang Milla menjadikan Timnas Senior Myanmar sebagai alasan kekalahan anak asuhnya, akan lebih baik bila sang pelatih asal Spanyol ini fokus untuk membenahi kekurangan yang ada pada skuat Timnas U-22. Karena Milla sendiri menyatakan kalau faktor fisik masih menjadi masalah utama yang harus segera ia caari jalan keluarnya.

''Bukan cuma pemain bertahan, tapi semua pemain bagi saya masih punya masalah dengan fisik. Kami akan coba analisa ini dan mencari jalan keluarnya di program latihan nanti. Tapi mereka telah memberikan yang terbaik bagi Indonesia,'' kata Milla.

Kini, skuat asuhan Luis Milla akan kembali menjalani program pemusatan latihan di bilangan Karawaci, Tangerang. Rencananya pada tanggal 25 Maret, Milla akan kembali menggelar pertandingan, hanya saja kali ini pertandingan tidak akan melibatkan tim luar.

  • facebook share

RELATED NEWS

100 Sempurna Luiz Suarez

100 Sempurna Luiz Suarez

FOOTBALL
Tanpa Neymar, PSG Tak Bergigi

Tanpa Neymar, PSG Tak Bergigi

FOOTBALL
Futsal di Mata Yeyen Tumena

Futsal di Mata Yeyen Tumena

FOOTBALL
Standard Chartered Gelar Turnamen Futsal

Standard Chartered Gelar Turnamen Futsal

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company