Kejurnas IRS 2017 Penuh Misteri

Text : Suhartono | Photo / Video : Sonny Hastara | Editor: Dedi Hermawan | 22 March 2017

SPORTKU.COM

Seri 1 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indospeed Race Series (IRS) 2017 berlangsung penuh misteri. Dua hal ini menjadi sorotan publik.

Satu hal yang menjadi perbincangan hangat di kalangan media adalah absennya skuad PT Astra Honda Motor (AHM) di Kejurnas IRS 2017. Khususnya di kelas bergengsi Kejurnas Sport 250cc. AHM yang biasanya tampil dengan tim andalannya Astra Honda Racing Team (AHRT) mendadak mundur.

Sebelumnya telah digadang-gadang jika tampilnya AHRT dengan para pebalap andalannya di Kejurnas Sport 250cc bisa menambah sengit aroma persaingan. Maklum, selama ini hanya pabrikan Yamaha saja yang selalu tampil mendominasi di kelas seperempat liter ini.

Peta persaingan dan perebutan poin di Kejurnas Sport 250cc memang menjadi salah satu tontonan menarik para pecinta balap Tanah Air. Honda yang jika turun balap bersama kuda besi andalannya All New CBR250RR diprediksi akan mampu menggoyang lawan mainnya Yamaha.

Akan tetapi impian para penonton untuk melihat aksi Yamaha R25 vs CBR250RR di sirkuit balap pun sirna. Honda justru memilih absen dan tak menampakkan batang hidungnya. Baik tim pabrikan Honda maupun tim satelit justru dipukul mundur oleh tuannya sendiri AHM.

Tak ikutnya Honda di Kejurnas Sport 250cc pun tak pelak menimbulkan banyak spekulasi miring. Apakah Honda takut kalah dengan Yamaha yang notabene menjadi juara bertahan di kelas ini selama beberapa tahun terakhir? Atau ada alasan lain yang membuat Honda ambil langkah ini?

Ternyata Honda punya alasan sendiri terkait hal ini. Diakui oleh Anggono Iriawan selaku Senior Manager Safety Riding & Motorsports Department AHM, pihaknya mengatakan belum siap dengan motor balap CBR250RR. Itu karena part racing untuk CBR250RR belum beredar di pasaran.

Bukan hanya soal ketidaksiapan Honda dengan CBR250RR spek balap. Tapi juga karena Honda 'marah' terkait permintaan regulasi yang tak diijabah oleh penyelenggara. Honda menginginkan balapan di kelas ini dengan regulasi motor balap standar pabrikan. Di sisi lain banyak peserta di luar Honda yang sudah siap dengan motor spek balap termasuk pasukan Yamaha.

"Terkait regulasi, kami sangat sadar saat masuk ke kelas 250cc sudah ada regulasi yang berjalan lebih dari dua tahun. Kami sangat memahami dan tidak pernah memaksa untuk mengubahnya. Namun kami butuh waktu untuk penyesuaian dengan regulasi tersebut," papar Anggono.

"Tentu hal ini tak lepas juga dengan kesiapan part pendukung yang sudah laik terkait safety, durability dan lainnya. Banyak tim-tim besar melakukan banyak testing atau uji coba untuk memastikan hal ini sebelum menurunkan timnya di lintasan balap," imbuh Anggono.

Tidak ikutnya Honda di Kejurnas Sport 250cc memang belum jelas apakah hanya absen di Seri 1 atau seterusnya selama satu musim IRS 2017. Ketika di tanya perihal ini, Anggono masih memberikan jawaban misterius. Baik kita tunggu saja sikap Honda selanjutnya.

Misteri Seri 1 Kejurnas IRS 2017 tak hanya mengenai absennya Honda. Tapi di Kelas Sport 250cc juga masih ada kehebohan lain terkait regulasi ban. Para pebalap di Kejurnas Sport 250cc masih diwajibkan menggunakan ban Dunlop. Padahal FDR sudah siap dengan ban untuk kelas ini.

"Seluruh peserta Kejurnas Sport 250cc diwajibkan menggunakan ban Dunlop Sportmax Alpha GP, mengacu kepada regulasi teknik FIM Asia," tulis Indospeed Motorsport Club dalam keterangan tertulisnya.

"Kita (FDR) sudah sempat mau mundur dari Kejurnas IRS Sport 250. Ban kita sudah siap untuk dipakai di Seri 1 ini, tapi penyelenggara masih mewajibkan para peserta menggunakan ban Dunlop hingga Seri 2. Kalau ban FDR belum siap, kan sudah lihat sendiri bannya sudah ada (di Sirkuit Sentul saat Seri 1)," ungkap Andre Satrio, New Product Plan & Motorsport FDR.

Akan tetapi keterangan yang disampaikan oleh Bambang Gunardi bertentangan dengan pernyataan Andre. Bambang Gunardi yang tak lain merupakan peracik Kejurnas IRS justru mengatakan alasan kenapa pihaknya masih mewajibkan para peserta di Kejurnas Sport 250cc menggunakan Dunlop.

"Belum siap (ban FDR), terus terang saja belum siap. Kalau sudah siap kita juga mau pakai ban itu (FDR)," singkat Bambang Gunardi saat dikonfirmasi oleh SPORTKU.com.

Baca Juga
Ban Balap FDR Jadi Andalan Para Pebalap di Kejurnas Sport 150cc dan 250cc
Honda Oei Racing Optimis dengan Debut Decky AL di Kejurnas Sport 150cc

  • facebook share

RELATED NEWS

Bursa Transfer Pebalap MotoGP 2018

Bursa Transfer Pebalap MotoGP 2018

TOPIC OF THE WEEK
Sepak Terjang Esapekka Lappi

Sepak Terjang Esapekka Lappi

TOPIC OF THE WEEK
KEJURNAS SUPERMOTO MASIH CARI IMEJ

KEJURNAS SUPERMOTO MASIH CARI IMEJ

TOPIC OF THE WEEK
Menanti Pembalasan Honda Racing Indonesia

Menanti Pembalasan Honda Racing Indonesia

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company