Menggali Makna Amukan Essien di Laga Uji Coba

Text : M Rusjdi Alatas | Photo / Video : Persib | Editor: Andi Wahyudi | 10 April 2017

SPORTKU.COM

Bila dilihat dari sudut pandang berbeda, ternyata ada sejumlah dampak positif dari amukan Michael Essien kepada Yabes Roni

Laga uji coba antara Persib Bandung kontra Bali United yang berlangsung pada 8 April 2017 lalu tentu masih sangat membekas di ingatan para pecinta sepak bola Indonesia. Alasannya bukan karena Persib yang diperkuat banyak pemain bintang harus menelan kekalahan 1-2, namun amukan Michael Essien kepada Yabes Rony-lah yang membuat laga tersebut mampu membekas di kepala.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Bandung Lautan Api, ketegangan tiba-tiba saja pecah lantaran Micahel Essien yang tak terima terkena hantaman keras bola sepakan Yabes Rony, mengamuk dan mengejar pemain Bali United tersebut. Situasi tersebut bahkan membuat sejumlah official ikut masuk ke dalam lapangan guna meredam amarah sang mantan pemain Chelsea.

Yabes Rony yang dianggap sengaja menendang bola ke arah Essien pun akhirnya harus keluar lapangan, setelah menerima hadiah kartu kuning keduanya.

Namun amukan Essien ini nyatanya memiliki sejumlah rentetan makna yang tersembunyi di belakangnya. Untuk itu, redaksi SPORTKU akan mencoba menguraikan sejumlah makna tersebut untuk anda.

Menggali Makna

Sebagai negara yang baru mencoba menggunakan cara pandang industri untuk mengelola sepak bola, Indonesia tentu masih membutuhkan banyak perbaikan. Bukan hanya terkait regulasi, dukungan fasilitas, kekuatan finansial para klub peserta kompetisi, namun Indonesia juga masih perlu untuk memoles watak dan karakter para pemain dalam negeri.

Salah satunya tentu bagaimana menata etika para pesepak bola kita saat berada di atas lapangan. Kejadian mengamuknya Essien di laga kontra Bali United, tentunya bisa menjadi pelajaran sangat berharga. Apa saja yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang pemain di atas lapangan, dan bagaimana harusnya bereaksi atas prilaku kurang patut pemain lainnya.

Bahkan, wasit yang menjadi pengadil di atas lapangan juga tak luput dari perhatian, karena dianggap kurang tegas dan teliti dalam mengambil keputusan.

''Saya minta maaf Yabes tak fairplay tetapi dia masih muda. Tidak bagus juga seorang marquee player kejar pemain muda seperti. Sayangnya, hanya Yabes yang diberi kartu. Wasit tak bagus,'' kata Pelatih Bali United, Hans Peter Schaller.

''Harusnya wasit jeli memimpin pertandingan, sehingga pemain tidak berani melakukan hal-hal diluar sportivitas seperti Yabes Roni tadi,'' kata Pelatih Persib Djajang Murdjaman di kesempatan yang berbeda.

''Mereka (Bali United) main keras, tapi wasit tidak jeli. Ada sedikit pertandingan persahabatan tapi keras seperti ini kalau ada yang cedera bisa rugi dan enggak bagus. Harusnya wasit jeli,'' tambah pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.

Namun Tommy Welly yang merupakan seorang pengamat sepak bola justru memiliki pandangan berbeda dengan Djajang Nurdjaman. Menurut pria yang akrab disapa Bung Towel ini, Wasit dalam pertandingan tersebut harusnya juga memberikan kartu kuning kepada Michael Essien yang berekspresi terlalu berlebihan terhadap aksi tidak terpuji Yabes Rony.

''Pertanyaannya adalah kenapa pemain yang memiliki nama besar seperti Essien bisa meluapkan emosinya seperti itu. Harusnya, wasit juga tidak ragu untuk menghadiahkannya kartu kuning, karena tindakannya mengejar Yabes jelas sangat berlebihan,'' terang Bung Towel.

''Jadi dengan kejadian ini harapannya para wasit bisa mengimplementasikan law of the game yang menjadi acuan mereka secara benar kepada siapapun dan dalam situasi apapun. Sehingga tidak ada keputusan berbeda pada situasi yang sama hanya karena pengaruh dari faktor eksternal, bisa itu intimidasi, atau bahkan karena respect berlebihan wasit kepada sosok pemain,'' imbuhnya.

Namun sejumlah poin di atas bukan menjadi satu-satunya makna yang ada di balik amukan Essien pada laga Persib kontra Bali United. Redaksi SPORTKU yang mencoba untuk menggalinya dari sudut pandang berbeda, justru menemukan adanya sebuah potensi bisnis yang sangat besar di balik amukan mantan gelandang andalan Tim London Barat.

Coba anda perhatikan apa dampak dari kejadian tersebut di sosial media. Saling lempar komentar antara para suporter Persib dan Bali United, seakan menjadi momen deklarasi bagi kedua kelompok suporter untuk menjadikan rivalitas mereka semakin panas. Dan dengan memanasnya rivalitas, maka pertemuan kedua tim ke depannya akan menjanjikan potensi bisnis yang jauh lebih besar, khusunya bagi Bali United yang baru dua tahun berada di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.

Coba anda lihat rivalitas antara Persib dan Persija. Kuatnya aroma peperangan dari kedua kelompok suporter klub tersebut, membuat laga pertemuan keduanya tak pernah sepi penonton. Bahkan, ekspose laga antara Persib kontra Persija, biasanya sudah terekspos di media jauh-jauh hari sebelumnya. Karena setiap kali kedua tim saling berhadapan, sejumlah pihak juga ikut dilibatkan mulai POLRI sebagai penanggung jawab keamanan, hingga kepala pemerintahan.

Di atas lapangan, Bali United sudah mampu membentuk karakter mereka dengan gaya permainan dan pemilihan skuat yang fokus pada pemain-pemain muda. Namun Bali belum punya musuh bebuyutan yang bisa mengangkat harga jual mereka di kancah liga. Dan munculnya ketegangan dengan suporter Persib tentu bisa menjadi momen yang cukup menguntungkan bagi Bali United.

''Kalau by design saya rasa tidak. Tapi kalau dampak dari kejadian itu bisa menghasilkan sorotan bagi Bali United saya rasa itu memang mungkin saja terjadi,'' terang Tommi Welly.

''Lagi pula rivalitas itu kan ada dua, yang positif dan yang merugikan. Dan kalau saja rivalitas ini justru memberi dampak positif kepada Bali United, memang bisa saja terjadi,'' imbuh Towel kepada SPORTKU.

  • facebook share
  • twitter shere

RELATED NEWS

Fakta Menarik Suksesnya MU

Fakta Menarik Suksesnya MU

FOOTBALL
Real Madrid Gaet Pemain Muda

Real Madrid Gaet Pemain Muda

FOOTBALL
Corsa Gandeng PSIM Yogyakarta

Corsa Gandeng PSIM Yogyakarta

FOOTBALL
Persija Jakarta Gagal Raih Kemenangan

Persija Jakarta Gagal Raih Kemenangan

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company