Investor Asia Bawa Perubahan Pada Liga Italia

Text : M Rusjdi Alatas | Photo / Video : Zimbio | 16 April 2017

SPORTKU.COM

Apakah kehadiran sejumlah infestor asal Asia akan mampu memberi dampak positif pada kompetisi Liga Italia?

Berpindahnya kepemilikan AC Milan dari tangan Silvio Berlusconi ke konsorsium asal China tentunya masih menjadi pembicaraan hangat di kalangan pecinta sepak bola. Kebutuhan AC Milan akan dana segar untuk bisa kembali menjadi salah satu raksasa Eropa, akhirnya membuat Berlusconi rela untuk melepas klub yang selama 31 tahun berada di dalam genggamannya.

Namun yang menjadi pertanyaan apakah kepemimlikan baru AC Milan benar-benar bisa membawa perubahan?

Memang, masih perlu waktu untuk membuktikan hal itu. Terlebih lagi, perpindahan kepemilikan AC Milan tidak terjadi di akhir musim, sehingga sang pemilik baru tidak bisa berbuat banyak untuk membantu Milan melewati sisa musim ini.

Namun Milan bukan tim Italia pertama yang dimiliki oleh pengusaha asal Asia. Sebelumnya, musuh bebuyutan AC Milan, Inter Milan juga merelakan mayoritas sahamnya kepada Erick Thohir, yang tak lain adalah pengusaha asal Indonesia yang memang memiliki rekam jejak cukup panjang di dunia olahraga.

Memang, kedatangan Erick Thohir tidak lantas membuat Inter Milan jorjoran dalam belanja pemain bintang. Namun didatangkannya kembali Roberto Mancini untuk duduk di bangku kepelatihan, jelas membuktikan kalau kepemilikan baru ternyata memang mampu mendongkrak kemampuan finansial Inter Milan.

dan yang tak disadari banyak kalangan, sejak kedatangan Erick Thohir, Inter Milan kemudian makin serius untuk bisa menjaring pasar Asia. Dan bukti nyatanya bisa anda saksikan Derby della Madoninna yang berlangsung semalam, Sabtu (15/4).

Demi merangkul pasar Asia, pertemuan antar musuh bebuyutan sekota ini justru di gelar pada pukul 12 siang waktu Italia. Padahal, biasanya laga-laga besar sengaja dimainkan pada prime time, karena dianggap lebih memiliki nilai jual. Namun sekali lagi, demi merangkul pasar Asia, laga Derby della Madoninna akhirnya digelar pada siang hari demi menyesuaikan jam tayang di negara-negara Asia.

Maka, hampir bisa dipastikan kalau pemilik baru AC Milan juga akan menerapkan pola yang tak jauh berbeda dengan yang telah diterapkan Erick Thohir pada Inter Milan. Rasanya, memang lebih masuk akal bagi AC Milan untuk lebih dulu menggaet pasar mereka di Asia sebelum jorjoran mendatangkan pemain bintang dua atau tiga musim berikutnya.

Karena pada kenyataannya, pamor kompetisi Liga Italia memang sudah sangat memudar bila dibandingkan pada era 80-90'an. Kala Itu, kompetisi Liga Italia seakan mampu merajai pasar dunia, sehingga sejumlah pemain bintangpun sangat mudah dijumpai di klub-klub elit Italia. Maka sangat wajar, bila para investor asal Asia memilih untuk lebih dulu mengembalikan minat pasar pada klub-klub asal Italia, ketimbang harus membanjiri klub mereka dengan pemain bintang.

  • facebook share

RELATED NEWS

Good Bye Indra Sjafri

Good Bye Indra Sjafri

FOOTBALL
Upaya City Lanjutkan Trend Positif

Upaya City Lanjutkan Trend Positif

FOOTBALL
Format Baru Piala Dunia

Format Baru Piala Dunia

FOOTBALL
Catatan Unik Peter Crouch

Catatan Unik Peter Crouch

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company