Johann Zarco Selalu Menarik Perhatian Publik

Text : Suhartono | Photo / Video : Team Tech 3 | 26 April 2017

SPORTKU.COM

Johann Zarco menjadi salah satu pebalap yang kini tengah populer. Dalam tiga balapan MotoGP 2017, Zarco selalu menarik perhatian publik.

Meski menjadi pendatang baru, pebalap asal Perancis ini tak kalah populer dengan para seniornya. Yups, semua itu berkat aksi-aksi menariknya selama balapan di kelas premier MotoGP. Bahkan kini pebalap satelit dari tim Monster Yamaha Tech 3 itu selalu menjadi perbincangan publik.

Dimulai dari penampilan perdananya akhir Maret lalu. Saat balapan di Sirkuti Losail, Qatar, Zarco membuat gebrakan baru. Zarco tampil memukau. Start dari posisi grid 4, dirinya langsung merangsek ke posisi terdepan. Ya betul, Zarco memimpin balapan kala itu.

Pada lap pembuka, Zarco langsung memberikan serangan. Masih di lap pertama, Zarco sudah berada di posisi kedua dengan menempel ketat Andrea Iannone (Suzuki Ecstar). Tak butuh waktu lama, Zarco langsung mengambil alih posisi Iannone. Balapan terus berjalan, Zarco semakin jauh ke depan.

Masuki lap ke-5, pebalap kelahiran 16 Juli 1990 silam itu semakin beringas. Posisinya sebagai pemimpin rombongan terus melebarkan jarak. Dia meninggalkan pesaingnya Marc Marquez (Repsol Honda) di urutan kedua. Bahkan juara bertahan MotoGP 2016 itu harus tertinggal 0.780detik dari Zarco.

Zarco tak bergeming dan terus melakukan balapan dengan apik. Yamaha M1 tunggangannya mampu dia kuasai dengan mudah. Jaraknya semakin jauh dengan pebalap di belakangnya. Pada lap 6, Andrea Dovizioso yang sudah berada di urutan kedua harus tertinggal 1.447detik dari Zarco.

Sayang, kesialan Zarco datang. Pada lap ke-7, tanpa ada lawan Zarco melakukan kesalahan kecil yang berakibat fatal. Dirinya mengalami insiden kecelakaan tunggal di trek sepanjang 5.380meter tersebut. Pupus sudah mimpi Zarco untuk memimpin balapan hingga 20 lap dan gagal finish.

Meski begitu, ternyata aksi Zarco membuat Valentino Rossi berdecak kagum. Rossi terkejut dengan penampilan perdana Zarco yang bisa bersaing dengan para seniornya.

"Saya berharap Zarco berada di depan, tapi tidak seperti ini. Juga itu adalah mimpi saya selama tes musim dingin karena dia selalu di depan. Zarco sangat kuat dan saya penasaran akan seperti apa penampilannya di MotoGP," kata Rossi dikutip dari Crash.

Masuki Seri 2 di Sirkuit Rio Hondo, Argentina, Zarco kembali membuat lawan keder. Meski selama sesi latihan bebas tak terlalu menunjukkan kemampuan balapnya. Hingga babak kualifikasi pun Zarco sepertinya masih menemui banyak kendala. Hingga akhirnya hanya bisa menempatkan diri di posisi grid 14.

Akan tetapi penampilannya di babak final membuat decak kagum. Memulai balapan dari grid 14 tak membuat dirinya patah arang. Lajunya semakin tak terkendali dan terus memberikan perlawanan. Satu per satu pebalap di depannya berhasil dia overtake. Sampai bendera finish berkibar, Zarco berhasil masuk posisi 10 besar dengan menduduki peringkaty 5.

Aksi Zarco di Seri 3 MotoGP 2017 tak kalah mencuri perhatian publik. Saat balapan digelar di Sirkuit Austin, Amerika, Zarco bahkan membuat Rossi geleng kepala. Bahkan nada kritikan karena aksi Zarco dinilai terlalu agresif sempat keluar dari mulut Rossi.

Rossi dan Zarco bersaing sengit untuk perebutan posisi ketiga saat balapan masuki lap ke-7 di Sirkuit Austin akhir pekan kemarin. Sementara dua pebalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa tengah berada di depan. Zarco terlihat ingin menyalip Rossi di tikungan ketiga. Zarco terlalu ngotot sehingga terjadi senggolan ringan dengan Rossi.

Akibatnya, Rossi memotong jalur Zarco di tikungan keempat yang membuatnya dikenai penalti 3detik oleh Race Direction MotoGP. Rossi pun menyalahkan Zarco. Tapi pebalap Perancis itu tak bergeming dengan komentar Rossi. Mendapat tuduhan tersebut, Zarco tak terima. Dirinya beranggapan jika tindakan yang dilakukan saat balapan itu adalah benar.

"Itu MotoGP, mungkin itu sebabnya saya melakukannya. Tapi itu diperlukan untuk melakukan tindakan seperti ini, karena ada kesempatan untuk melewatinya, dan jika bertanya pada diri sendiri, saya bisa melakukannya? Mungkin saya kecelakaan, saya hanya diperlukan untuk melakukannya," kilah zarco.

"Itu karena dia (Rossi) tidak begitu cepat di tikungan kedua, karena kesalahan di salah satu tikungan. Jadi saya katakan, ini adalah kesempatan (saya) untuk melewatinya di tikungan ketiga. Tapi dia bisa datang cukup cepat di tikungan ketiga, dan seperti yang saya katakan, saya mengambil keputusan untuk melakukannya. Saya tahu yang saya lakukan, dan itu pada batas wajar," jelas Zarco.

Zarco akhirnya juga tak bisa mengimbangi kecepatan Rossi. Kemudian jatuh ke dalam genggaman Cal Crutchlow, pebalap LCR Honda. Hingga akhir balapan, Zarco yang berada di posisi ke-4 harus melorot ke urutan lima setelah Crutchlow berhasil menyalipnya di lap terakhir.

  • facebook share
  • twitter shere

RELATED NEWS

KEJURNAS SUPERMOTO MASIH CARI IMEJ

KEJURNAS SUPERMOTO MASIH CARI IMEJ

TOPIC OF THE WEEK
Menanti Pembalasan Honda Racing Indonesia

Menanti Pembalasan Honda Racing Indonesia

TOPIC OF THE WEEK
Rossi, Kemana Ambisimu?

Rossi, Kemana Ambisimu?

TOPIC OF THE WEEK
McLaren dan Honda Resmi Bercerai

McLaren dan Honda Resmi Bercerai

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company