Tire Warmer Bukan Sekadar Alat Pembungkus Ban

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | 11 May 2017

Apa Sih Fungsi Tire Warmer?

SPORTKU.COM

Tire warmer, bagi sebagian orang mungkin kurang paham dengan fungsinya. Tire warmer digunakan untuk manasin ban sebelum dipakai buat balapan.

Tim profesional dalam berbagai ajang balap dunia seperti halnya di MotoGP, World Superbike (WSBK) maupun di banyak kejuaraan dunia lainnya sudah pasti memanfaatkan tire warmer. Tapi di ajang balap nasional di Indonesia juga sudah banyak pebalap dan tim yang mengandalkan tire warmer.

Alat yang satu ini bukan hanya sekadar untuk membungkus ban saja. Fungsinya ternyata lebih dari sekadar pembungkus ban sebelum digunakan untuk menggerus aspal balap. Fungsi utama dari tire warmer adalah untuk manasin ban. Di mana dengan alat tersebut ban akan lebih cepat panas. Dengan begitu ban akan lebih cepat 'menggigit' aspal.

"Alat ini fungsinya untuk mendekatkan suhu ban dengan suhu trek. Jadi saat warming up gak terlalu lama waktu buat pemanasan bannya, langsung sudah ready buat race. Alat ini lumayan penting, kalau misal gak pakai alat ini, membutuhkan waktu cukup lama agar ban ideal dengan suhu trek. Tapi kalau dengan alat ini, suhu ban bisa cepat menyesuaikan dengan trek," ungkap Billy, Manager Team Khevalindo Racing.

Sambung Billy, setiap ban memang memiliki karakter berbeda-beda. Gak semua ban bisa dengan cepat mencapai panas dan sesuai dengan kondisi trek. "Ada beberapa tipe ban yang panasnya lama, ada yang panasnya cepat. Makanya dibantu dengan alat tire warmer ini. Kalau di Sirkuit Sentul rata-rata suhunya 60-70 derajad, jadi tire warmer kita setting di angka 50 derajad," imbuh Billy.

Ada hitungan khusus yang harus dicermati dalam pemakaian tire warmer. Imbuh Bobby lagi, ban rata-rata dibungkus dengan tire warmer sekitar 15-30 menit. "kalau kurang lama yang pasti ban kurang panas dan belum siap buat balap. Tapai kalau kelamaan ban juga bisa cepat habis."

Pentingnya penggunaan tire warmer juga diakui oleh Wahyu Aji Trilaksana. Menurut pebalap Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang turun di gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) tersebut, pemakaian tire warmer bisa memaksimalkan kompon ban.

"Kalau menurut saya penting (pakai tire warmer). Kalau gak penting gak mungkin juga dipakai di MotoGP. Karena biasanya kompon ban akan bekerja maksimal apabila sudah di temperatur tertentu. Nah itulah gunanya tire warmer, agar pebalap tidak perlu lagi manasin ban di sirkuit dan bisa langsung gas," beber Wahyu Aji.

Menurut pebalap asli Banyumas, Jawa Tengah ini, biasanya setelah dipanasin dengan tire warmer ukuran ban akan naik sekitar 3 psi. "Untuk di Sirkuit Sentul, kalau misalnya gak pakai tire warmer mungkin butuh sekitar dua lap untuk manasin ban," sambungnya.

Tapi memang sejatinya dari pabrikan ban pun memang tak ada patokan waktu harus berapa menit ban dibungkus dengan tire warmer. "Kalau untuk ban FDR sendiri gak ada standar waktunya. Kalau disuruh kira-kira ya kisaran 5-10 menit. Tergantung kebutuhan tim, karena mereka melihat pada indikator suhunya," jelas M. Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Dept. Head FDR.

Masih dikatakan Jimmy, setiap tire warmer memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Yang penting suhu dari tire sesuai dengan yang diinginkan pada saat mulai race. "Suhu yang bisa dihasilkan oleh tire warmer sendiri berkisar 85-100 derajat celcius," pungkasnya.

  • facebook share

RELATED NEWS

Kebiasaan Aneh Wahyu Aji

Kebiasaan Aneh Wahyu Aji

DID U KNOW
Suplemen untuk Pesepeda

Suplemen untuk Pesepeda

DID U KNOW
Seberapa Pentingkah Team Order?

Seberapa Pentingkah Team Order?

DID U KNOW
Trik Agar Selamat Saat Crash!

Trik Agar Selamat Saat Crash!

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company