Perbedaan Mobil WRC dan WRC 2

Text : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 19 May 2017

SPORTKU.COM

Sebagai Kejuaraan tertinggi di ajang reli, WRC, memiliki spesifikasi mobil yang berbeda dengan satu kelas di bawahnya, WRC 2.

Sama halnya seperti Formula 1 dan Formula 2 (dulunya GP2 Series), di ajang reli, antara WRC dan WRC 2 juga memiliki perbedaan dari segi mobil yang digunakan. Namun sebelum membahas perbedaan WRC dan WRC 2, mari kita tengok sedikit kilas balik kelas WRC 2. WRC 2 ini atau sebelumnya dikenal dengan nama Super 2000 World Rally Championship atau S-WRC merupakan satu kesatuan dari kejuaraan dunia World Rally Championship.

Mobil yang digunakan untuk WRC 2 ini dibatasi kepada produksi mobilnya. Untuk mengikuti WRC 2, mobil harus di bawah homologasi regulasi Super 2000, N4 dan R5. Dari segi lintasan, kedua kelas tersebut tidak memiliki perbedaan, semua lintasan yang diperuntukan WRC bisa juga dilewati oleh mobil WRC 2. Namun seperti apa perbedaan antara mobil yang digunakan dalam WRC dan WRC 2?

Meski dari segi mobil sama-sama menggunakan produksi massal, namun ada perbedaan mendasar antara mobil WRC dan WRC 2. Jika di WRC FIA memiliki regulasi bahwa mobil tersebut harus memenuhi syarat seperti menggunakan sistem 4WD, mesin 1.6 segaris, udara yang diperbolehkan masuk sebesar 33 mm dan tekanan turbo maksimum sebesar 2,5 bar. Lain halnya dengan mobil yang diperuntukan untuk WRC 2.

Ringkasnya, ada beberapa group yang dibuat, yakni R5, S2000, RRC, dan R4. Untuk lebih jelasnya berikut penjabaran spesifikasi seperti apa yang masuk dalam masing-masing group tersebut.

Group R5: Kelas ini menggunakan mesin berkapasitas 1.6 liter turbocharged dengan pembatas 32 mm dan menggunakan gearbox lima percepatan. Untuk pembangunan mobil, kelas ini dibatasi hingga harga maksimal sebesar 180.000 Euro.

Group S2000: Masih sama dengan group R5, dimana mesin yang digunakan yakni 1.6 liter turbocharged, namun dengan pembatas lebih kecil yakni 30 mm atau bisa menggunakan mesin bertenaga 2.0 liter namun tanpa turbo alias Natural Aspirated.

Group RRC: Kelas Regional Rally Car (RRC) sama seperti halnya mobil yang digunakan dalam ajang WRC, namun untuk group ini dibedakan dengan daya yang lebih kecil dan turbo yang besarannya juga lebih kecil dari WRC.

Group R4: Kelas ini juga dikenal sebagai kelas production WRC. Mobil yang digunakan dalam kelas ini tidak mengalami banyak perubahan atau modifikasi, karena dalam kelas ini memiliki kinerja mesin yang lebih rendah dari kelas lainnya.

Beberapa mobil yang saat ini digunakan untuk WRC antara lain adalah Volkswagen Polo R, Citroen DS3, Hyundai i20, dan Ford Fiesta RS. Sedangkan mobil yang digunakan untuk WRC 2 antara lain Ford Fiesta RRC, Ford Fiesta R5, Skoad Fabia R5, Peugeot 208 T16, dan MINI Countryman S2000. Selain mobil-mobil tersebut, ada juga mobil produksi massal lainnya yang digunakan dalam WRC 2, seperti Mitsubishi Lancer Evo X yang akhirnya dipensiunkan pada 2015 dan Subaru WRX STi.

Perbedaan lainnya antara WRC dan WRC 2 juga terdapat dari penyelenggaraannya. Jika di WRC semua pereli wajib mengikuti keseluruhan series, di kelas WRC 2, pereli bebas memilih tujuh seri mana saja yang mereka mau, dan kemudian 6 seri terbaiklah yang akan dihitung dalam klasemen terakhir. Salah satu pereli Tanah Air, Subhan Aksa, juga pernah merasakan ketatnya persaingan di ajang WRC 2. Saat itu, putera daerah Makassar ini menggunakan Ford Fiesta RRC.

Subhan Aksa saat berlaga di WRC 2proton-wrc-96281f5a70eb3ef.jpg

  • facebook share

RELATED NEWS

Tim Balap Indonesia Dinilai Sukses

Tim Balap Indonesia Dinilai Sukses

RALLY
Mikkelsen Dikontrak Hyundai

Mikkelsen Dikontrak Hyundai

WRC
Kunci Sukses Erwin Mancha

Kunci Sukses Erwin Mancha

SPEED RALLY
Generasi Muda Dominasi Kejurnas Rally

Generasi Muda Dominasi Kejurnas Rally

SPRINT RALLY

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company