Grand Prix Monaco, Sirkuit F1 Paling Prestisius

Text : M. Aditia Prapanca | Photo / Video : Formula1.com | Editor: Dedi Hermawan | Media Source: formula1.com | 24 May 2017

Kilas Balik GP Monaco

SPORTKU.COM

Grand Prix Formula 1 seri keenam berlangsung di Monaco yang memiliki lintasan khas dan merupakan sirkuit paling prestisius.

Grand Prix Monaco pertama kali menggelar F1 pada tahun 1950, tetapi sirkuit ini telah menggelar balapan Eropa sejak 1929. Sirkuit Monaco terletak di tengah kota yang dikelilingi oleh tempat hiburan seperti hotel, kasino, dan pelabuhan private. Itulah sebabnya, gelaran F1 di negara ini terbilang eksklusif. 

Sirkuit ini memiliki panjang lintasan hanya 3,337km, dan berisi 19 tikungan. Walaupun memiliki lintasan pendek dan sempit, sirkuit ini punya sejarah panjang dalam kalender Formula 1. Uniknya, FIA membebaskan persyaratan minimum jarak sirkuit untuk menggelar F1.

Juan Manuel Fangio adalah pebalap yang pertama kali menang di Grand Prix Monaco pada tahun 1950. Pebalap asal Argentina ini menggunakan mobil Alfa Romeo, sekaligus menjadi kemenangan pertama dan terakhir bagi mobil asal Italia tersebut.

Setelah sukses menggelar Formula 1 tahun 1950, Monaco absen tiga tahun dari F1 yaitu 1951, 1953, dan 1954. Setelah itu tahun 1955 Monaco kembali menggelar Formula 1 dan dimenangkan oleh pebalap Ferrari Maurice Trintignant asal Prancis. Lalu Monaco tidak pernah absen dari pagelaran Formula 1 hingga kini.

Terowongan Berbahaya
Sirkuit ini memiliki tikungan khas di bawah terowongan yang mampu memacu adrenalin pebalap.Bahkan juara dunia Formula 1 tiga kali di era 1980-an Nelson Piquet pernah mengatakan, ”Tikungan terowongan ini seperti mengelilingi ruang keluarga Anda dimana masuk ke ruang gelap dan keluar dengan cahaya yang terang. Ini sangat bahaya bagi pandangan karena Anda tidak mengetahui kejadian apa yang terjadi selepas terowongan".

”Kemenangan di Grand Prix ini sangat berharga, bahkan nilainya lebih berharga dari dua kemenangan di sirkuit lain. Hanya pebalap hebat yang bisa menang di sirkuit Monaco, dan kemenangan itu selalu berganti,” imbuh Piquet.

Menariknya meski Sirkuit Monaco telah mengalami perubahan sebanyak empat kali, terowongan tetap ada dan menjadi ciri khas. Perubahan itu terjadi antara tahun 1929-1972, 1973-1975, 1976-1985, dan terakhir 1986-1996.

Kemenangan Terbanyak
Pebalap Formula 1 yang paling banyak meraih kemenangan adalah Ayrton Senna, ia naik podium tertinggi sebanyak 6 kali. Kemenangan pertama diraih tahun 1987 ketika Senna membela tim Lotus-Honda, yang bukan tim unggulan F1 saat itu.

Selanjutnya Ayrton Senna meraih kemenangan lima kali berturut-turut tahun 1989-1993 bersama tim McLaren. Pebalap asal Brazil ini hanya dikalahkan satu kali di Monaco pada tahun 1988 oleh rekan satu timnya, Alain Post.

Pebalap kedua yang sering menang di Grand Prix Monaco adalah Graham Hill dan Michael Schumacher, dengan lima kali kemenangan. Graham Hill juara di sirkuit Monaco pada tahun 1963, 1964, 1965, 1968, dan terakhir 1969.

Kemenangan Graham Hill didukung oleh tim BRM di tahun 1964-1965, dan Lotus-Ford tahun 1968-1969. Sedangkan Michael Schumacher meraih kemenangan lima kali pada tahun 1994, 1995, 1997, 1999, dan 2001.

Kemenangan pebalap Jerman di Sirkuit Monaco ini didukung oleh beberapa tim berbeda seperti Benetton-Ford (1994), Benetton-Renault (1995), Ferrari (1997,1999,2001).

Ayrton Senna meraih kemenangan terbanyak di Grand Prix Monaco sejarah-sirkuit-monaco-823345238764590.jpg

  • facebook share

RELATED NEWS

Hasil Kualifikasi ISSOM Seri 5

Hasil Kualifikasi ISSOM Seri 5

TOURING
Sean Gelael Raih Hasil Positif

Sean Gelael Raih Hasil Positif

FORMULA 1
Semangat Sean Gelael di Austin

Semangat Sean Gelael di Austin

FORMULA 1
Anjasara Berjaya di Kejurda Gymkhana

Anjasara Berjaya di Kejurda Gymkhana

GYMKHANA

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company