Mengenal Cabang Olahraga BMX

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : UCI | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: UCI | 13 June 2017

SPORTKU.COM

Siapa yang tidak kenal dengan BMX? Sepeda ini mungkin sepeda pertama yang dikenal di kalangan anak dan remaja.

Dan tahukah Anda, dengan sepeda beroda  20inci ini, seseorang dapat beraksi dengan spektakuler sekaligus menjadi tontonan yang sangat menarik?

BMX sendiri telah menjadi cabang olahraga yang dilombakan di Olimpiade maupun pesta olahraga lainnya, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

BMX ternyata memiliki kisah perjalanan sejarah yang unik dan dalam perkembangannya terbagi dalam beberapa genre. BMX bahkan telah masuk dalam ajang Olimpiade dan pesta olahraga lainnya di dunia.

Kelahiran BMX

BMX  merupakan kependekan dari Bicycle moto cross. Olahraga ini dimulai pada akhir tahun 1960-an di California, AS, sewaktu olahraga motorcross populer di sana.  Olahraga balapan dengan mesin itu kemudian menjadi inspirasi lahirnya kompetisi versi tenaga manusia.

Dengan demikian anak-anak dan remaja yang memiliki keinginan untuk mengikuti motorcross, dapat memenuhi hasrat mereka terlebih dulu dengan balap sepeda di jalur yang dibangun sendiri.

Balapan BMX menawarkan aksi seru dengan biaya rendah dan dekat dari rumah. Sangat mudah untuk melihat mengapa olahraga itu menjadi hit secara instan. Di California, olahraga ini lebih populer daripada di tempat lain.

Pada awal 1970-an, sebuah badan pengamanan untuk BMX didirikan di AS. Langkah ini pun dianggap sebagai awal balap BMX secara resmi. Seiring kemajuan zaman, olahraga ini diperkenalkan di benua lain, di antaranya di Eropa pada tahun 1978.

Pada bulan April 1981, Federasi BMX Internasional didirikan dan setahun kemudian kejuaraan dunia pertama diselenggarakan.

Setelah itu BMX berkembang dengan cepat sebagai entitas olahraga yang unik. Setelah beberapa tahun berkembang, BMX memiliki lebih banyak kesamaan dengan bersepeda daripada sepeda motor. Akhirnya, sejak Januari 1993, BMX terintegrasi sepenuhnya ke dalam Union Cycliste Internationale (UCI).

Di Indonesia sendiri BMX menjadi olahraga yang populer. Pada Olimpide Rio tahun lalu, Indonesia bahkan mampu mengirim atlet elite putra BMX yang berlomba di nomor BMX SX, yakni Toni Syarifudin.

 

Cabang Olahraga di dalam BMX:

BMX Supercross

BMX Supercross (SX) berlangsung di sebuah sirkuit yang berjarak 350meter. Pada balapan ini, delapan pebalap akan meluncur dari sebuah jalur setinggi delapan meter dan berlomba, melewati jalur yang bergantian, sudut membelok dan bagian datar.

Pertarungan untuk tempat pertama biasanya berjalan sengit karena harus finish di posisi pertama dari empat pebalap untuk memiliki tempat di babak berikutnya dan kemudian di final.

Yang membuatnya seru, rider akan mencoba mendarat dengan cepat untuk mendapatkan kecepatan atau untuk mendapatkan ketinggian (ketinggiannya bisa mencapai lima meter), tergantung pada lay-out dari bagian tersebut.

Nomor ini telah menjadi bagian dan cabang olahraga resmi di Olimpiade.  

BMX Freestyle

Sesuai namanya, genre ini adalah pertanyaan tentang bagiamana sesorang rider mengangkat sepeda dan melompat dengan sepedanya. Hal itu bisa dilakukan di area datar, pada ramp (hambatan) atau di jalan raya. Freestyler yang ditunjuk akan bertemu dalam kontes, yang paling terkenal adalah X-Games. Freestyler akan dinilai berdasarkan aksi mereka (kesulitan, orisinalitas dan gaya).

Cabang ini terbagi lagi menjadi 5 anak cabang lain, diantaranya Park, Vert, Flat, Street dan Dirt.

Park: Ini adalah pertanyaan untuk menghasilkan serangkaian angka pada berbagai rintangan (permukaan miring, dinding, platform, dll). Itu terjadi di skate parks.

VERT: merupakan singkatan dari “Vertical”, terdiri dari menampilkan gambar di jalan berbentuk U yang tingginya empat meter. Sisi jalan vertikal di bagian atas. Rider terbaik adalah mereka yang mampu melompat hingga 4,5meter atau lebih tinggi dari ramp. Vert adalah spesialis yang sangat menuntut, membutuhkan latihan bertahun-tahun.

FLAT: Di nomor ini, para rider dituntut menghasilkan serangkaian aksi atau gaya secara eksklusif di area datar. Rider akan lebih sering menyeimbangkan satu roda. Keistimewaan artistik ini setara dengan hip hop atau break dance.

STREET: Seperti namanya, cabang ini berlangsung di jalan raya. Rider menggunakan alat peraga perkotaan (dinding dan pagar dll) untuk melakukan aksi mereka. Prinsip pada cabang ini adalah untuk mendapatkan kedua roda dari tanah tanpa bantuan batu loncatan atau jalan.

DIRT: Rider melakukan aksinya di sejumlah gundukan tanah yang disiapkan agar rider bisa lepas landas dan mendarat, dengan lompatannya sangat spektakuler. Rider akan dinilai atas keberhasilan dalam mengeksekusi beberapa angka selama lompatan, ditambah dengan tingkat kesulitannya.

Selain BMX SX, cabang Freestyle juga telah ditetapkan sebagi cabang olahraga (cabor) yang dilombakan di Olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang.

Seorang rider BMX Freestyle Park tengah beraksi di arena

bmx-freestyle-park-dilombakan-69255e171d0be60.jpg

Baca juga
BMX FREESTYLE PARK DILOMBAKAN DI OLIMPIADE TOKYO - 

 

  • facebook share
  • twitter shere

RELATED NEWS

Atlet Pelatnas Dominasi Kejurnas BMX

Atlet Pelatnas Dominasi Kejurnas BMX

SUPER CROSS
Kejurnas BMX Lombakan 4 Kategori

Kejurnas BMX Lombakan 4 Kategori

SUPER CROSS
BMX Freestyle di Olimpiade Tokyo

BMX Freestyle di Olimpiade Tokyo

STREET & PARK
Aksi Keren Rider BMX

Aksi Keren Rider BMX

STREET & PARK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company