Richie Porte: Chris Froome Tak ingin Melihat Saya Menang

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : ASO | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Cyclingweekly | 13 June 2017

SPORTKU.COM

Richie Porte (BMC Racing), yang gagal menjadi juara umum Critérium du Dauphiné pada etape terakhir, tampaknya ingin membalas pesaing utamanya.

Richie Porte akan membalas  Chris Froome (Team Sky) dan Alejandro Valverde (Movistar) di Tour de France. Pebalap favorit lain mengisolasi Porte pada pendakian terakhir dan menyerangnya. Froome melaju cepat dari mantan pembantunya di Team Sky itu, beberapa saat sebelum puncak dan melakukan solo saat turun dari Col de la Colombière.

“Itu adalah saya yang melawan semua orang,” kata Porte dilansir Cyclingweekly.

“Valverde dan Froome jelas tak ingin melihat saya memenangkan race. Itulah balapan. Tapi Anda jangan lupa Juli (Tour de France),” tambahnya.

Porte yang berusia 32 tahun asal Tasmania itu melawan rivalnya satu demi satu. Tapi dia tak memiliki waktu yang cukup untuk menghadang Jakob Fuglsang (Astana), yang menang di etape terakhir sekaligus menjadi juara umum.

Porte menambahkan, Fuglsang berlomba dengan brilian. Ia menang di etape 6 dan berada di posisi 3 klasemen umum, hanya 1menit 15detik di belakang Porte pada hari terakhir balapan. Froome berada 1menit 2detik juara umum dan rider Spanyol, Valverde, di posisi 5 pada 1menit 43detik.

Fuglsang keluar sebagai juara umum dengan unggul 10detik atas Porte dan 1menit 32detik over Daniel Martin (Quick-Step Floors).

"Saya pernah berada dalam situasi itu," kata Froome tentang Porte.

"Saat itu terasa berat memiliki jersey kuning yang benar-benar jatuh di pundak Anda. Anda merasa seolah-olah seluruh dunia keluar untuk mendapatkan Anda. Itu bagian dari balapan."

Porte beralih ke BMC Racing pada 2016 dan tahun lalu memimpin timnya dan berada di posisi 5 di Tour. Tahun ini, ia tampaknya berada di tingkat lain untuk memenangkan Tour Down Under dan Tour de Romandie, dan mendominasi Critérium du Dauphiné.

Porte memenangkan time trial dan muncul dalam kendali kaus kuning Dauphiné sampai hari terakhir. Meskipun berada di urutan kedua untuk Fuglsang, orang Australia itu kini tampaknya menjadi favorit di Tour de France yang akan datang.

"Jelas Anda bisa melihat mereka mengomeli saya. Akan sangat berguna untuk memiliki beberapa rekan satu tim di sana, "tambah Porte.

"Mereka menyerang kami dari awal. Saya menemukan diri saya berada dalam posisi tanpa rekan satu tim. Ada orang-orang yang lebih suka saya tidak memenangkan perlombaan daripada melakukannya sendiri. Saya tidak tahu apa yang bisa Anda pelajari dari itu. Mungkin saya minta tolong untuk kembali datang bulan Juli," tutup Porte.

Chris Froome disebut tak ingin melihat Porte menang

chris-froome-48bf776ad3.jpg 

Baca juga
JAKOB FUGLSANG CETAK SEJARAH DI DAUPHINÉ 

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Tim Orica-Scott Berganti Nama

Tim Orica-Scott Berganti Nama

ROAD BIKE
Kit Tim BMC Musim 2018

Kit Tim BMC Musim 2018

ROAD BIKE
Polygon Dukung King Of Toba 2017

Polygon Dukung King Of Toba

ROAD BIKE
Skuad Baru Astana

Skuad Baru Astana

ROAD BIKE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company