Federasi Bersepeda Spanyol Larang Penggunaaan Rem Cakram di Kejuaraan Nasional

Text : Adi Supriyatna | Editor: Dedi Hermawan | Media Source: Cyclingnews | 19 June 2017

Spanyol Larang Penggunaaan Rem Cakram

SPORTKU.COM

Tarik ulur terkait penggunaan rem cakram di peloton rupanya masih berlanjut di Spanyol.

Hasilnya Federasi bersepeda setempat (RFEC) memilih untuk melarang penggunaan rem cakram selama kejuaraan nasional Spanyol pekan depan. RFEC merilis siaran pers yang menyatakan bahwa pebalap di kategori elite tidak diperbolehkan menggunakan rem tersebut.

"Penggunaan rem cakram tidak dizinkan oleh RFEC di kategori Elite UCI dan Elite (putra dan putri)," demikian pernyataan RFEC.

UCI, sebelumnya, telah memperkenalkan percobaan rem cakram kecil pada akhir musim 2015 dan kemudian memperluas cakupannya untuk tahun berikutnya.

Percobaan terhenti setelah terjadi kecelakaan pada Paris-Roubaix 2016, ketika Francisco Ventoso mengatakan bahwa luka di kakinya yang dalam disebabkan oleh rem cakram.

Musim ini, rem cakram kembali ke peloton bersama Tom Boonen yang meraih kemenangan pertama di Vuelta a San Juan pada Januari lalu. Banyak tim yang telah menggunakannya musim ini, termasuk Katusha, Quick-Step Floors, Team Sunweb dan Cannondale.

Tom Boonen bersama road bike yang dilengkapi rem cakram

rem-cakram-pada-road-462210f8ed8220e.jpg

 

 

Baca juga:
RICHIE PORTE: CHRIS FROOME TAK INGIN MELIHAT SAYA MENANG

 

  • facebook share

RELATED NEWS

IMI Masuki Era Modern

IMI Masuki Era Modern

HOT ISSUE
Sean Gelael Dapat Penghargaan IMI

Sean Gelael Dapat Penghargaan IMI

HOT ISSUE
Daftar Pemenang IMI Award 2017

Daftar Pemenang IMI Award 2017

HOT ISSUE
Bengkel Bos Kasih Oli Gratis

Bengkel Bos Kasih Oli Gratis

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company