Lima Pebalap Indonesia di Kejuaraan Dunia

Text : Suhartono | Photo / Video : Dok.Sportku | Editor: Andi Wahyudi | 15 June 2017

Pebalap Indonesia di Kejuaraan Dunia

SPORTKU.COM

Daratan Eropa memang menjadi penyumbang terbanyak pebalap MotoGP. Baik itu di kelas Moto3, Moto2 maupun MotoGP rata-rata didominasi pebalap Eropa.

Sudah menjadi rahasia umum jika Italia dan Spanyol menjadi negara dengan jumlah pebalap MotoGP terbanyak. Italia punya Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, dan sang legenda MotoGP Valentino Rossi.

Tapi jumlah tersebut masih kalah jika dibandingkan dengan negara Spanyol. Di mana Spanyol memang mendominasi grid MotoGP. Ada Marc Marquez, Dani Pedrosa, Maverick Vinales, Jorge Lorenzo, Pol Espargaro, Aleix Espargaro dan masih banyak lagi.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Jangan dikira nggak ada! Indonesia pernah memiliki pebalap di sana. Meski bukan di kelas utama, namun setidaknya ada beberapa pebalap yang pernah membawa Indonesia di kejuaraan dunia.

Berikut daftar pebalap Indonesia yang berlaga di kejuaraan dunia versi SPORTKU.com:

1. Doni Tata Pradita
Pebalap yang lahir di Sleman, Yogyakarta pada tanggal 21 Januari 1991 silam ini mungkin bisa dikatakan menjadi pebalap yang pertama kali menapaki kejuaraan dunia MotoGP era modern. Yup, Doni Tata menjadi pebalap Indonesia pertama yang berpartisipasi dalam balap Grand Prix (GP) sepeda motor kelas 250cc.

Pada tahun 2005-2007, Doni Tata mendapatkan jatah wild card bersama Yamaha di kelas 125cc di ajang GP Malaysia. Lalu pada tahun 2008, pebalap berusia 26 tahun ini membalap di kelas 250cc yang juga dilakukan bersama Yamaha. Ia mendapatkan 1 poin dari 16 balapan yang dia ikuti.

Karir Doni Tata terus bersinar. Hingga dirinya akhirnya masuk panggung dunia di ajang MotoGP. Tahun 2013 Doni Tata membalap di kelas Moto2 bersama Federal Oil Gresini Moto2.

2. Rafid Topan Sucipto
Rafid Topan merupakan pebalap kelahiran Jakarta 24 Agustus 1994 silam. Karir Topan di ajang balap motor nasional telah dimulai sejak lama. Berbagai kejuaraan level nasional telah dia ikuti. Hingga menempa dirinya menjadi salah satu pebalap terbaik di Indonesia.

Rafid Topan memenangkan dua gelar kelas novice di Kejurnas (Kejuaraan Nasional) pada 2007 dan 2008. Pada tahun 2009 merebut gelar yang sama di kelas seeded. Pada tahun 2011, Rafid Topan memenangkan gelar juara di kelas underbone dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC). Sementara di tahun 2012 dia melakukan debut Supersport 600cc.

Pada akhir tahun 2012, Rafid Topan menggantikan pebalap asal Australia, Anthony West di QMMF Racing Team. Bersama tim asal Qatar tersebut, Rafid Topan masuk ke panggung MotoGP untuk membalap di kelas Moto2. Posisi Rafid Topan sebagai pebalap Moto2 bersama QMMF Racing Team bertahan hingga 2013.

3. Petrus Canisius
Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat pernah menjadi tuan rumah MotoGP tahun 1996 dan 1997. Saat itu kelas yang dilombakan masih bernama GP500, GP250, dan GP125. Pada tahun 1996, Indonesia juga punya wakil di starting grid. Salah satunya adalah Petrus Canisius yang membawa Yamaha Racing Team Indonesia (YRTI).

Tak banyak catatan yang bisa dibaca dari pebalap Petrus Canisius. Namun dari laman wikipedia, Petrus Canisius menjadi pebalap Indonesia yang berhasil finish terbaik di Kelas 125cc, yakni finish di posisi ke-20.

4. Ahmad Jayadi
Nama pebalap yang satu ini memang hingga saat ini masih banyak dikenal publik. Meski tak lagi aktif sebagai pebalap, melainkan lebih banyak mengurus tim balap. Ahmad Jayadi juga pernah membalap di ajang MotoGP. Saat itu belum bernama MotoGP.

Ahmad Jayadi menjadi pebalap wild card di GP Indonesia yang digelar di Sirkuit Sentul pada tahun 1996. Saat itu Ahmad Jayadi finish di posisi ke-21, satu peringkat di bawah Petrus Canisius. Namun baik Ahmad Jayadi maupun Petrus Canisius sama-sama membawa Yamaha Racing Team Indonesia (YRTI).

5. Ali Adrian Rusmiputro
Nama pebalap yang satu ini sudah melanglang buana di berbagai kejuaraan dunia. Lahir di Jakarta pada 29 September 1993, Ali Adrian memulai karir balapnya sejak tahun 2008 silam, ketika usianya baru menginjak 15 tahun. Banyak prestasi yang diperoleh Ali Adrian di ajang balap nasional.

Tak puas dengan prestasinya di ajang balap nasional, Ali Adrian mulai memperluas jaringan di luar negeri. Sejak 2012 hingga 2016, Ali Adrian semakin intens mengikuti berbagai ajang kejuaraan internasional dan terus menunjukkan peningkatan.

Kini nama Ali Adrian menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang World Superbike (WSBK) untuk kelas World Supersport (WSSP) 300 bersama Pertamina Almeria Racing Team. Ali Adrian kini menetap di Spanyol.

  • facebook share

RELATED NEWS

5 Panggilan Sayang Mobil Balap

5 Panggilan Sayang Mobil Balap

TOP 5
5 Pebalap MotoGP Hobi Sepakbola

5 Pebalap MotoGP Hobi Sepakbola

TOP 5
Tukar Guling Bayern-Dortmund

Tukar Guling Bayern-Dortmund

TOP 5
Lima Pemilik Nomor 7 MU

Lima Pemilik Nomor 7 MU

TOP 5

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company