Rahasia Kesuksesan Jerman di Piala Konfederasi

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Skysports | Editor: Andi Wahyudi | 3 July 2017

SPORTKU.COM

Tim nasional (Timnas) Jerman berhasil meraih gelar Piala Konfederasi 2017 usai menumbangkan Chile dengan skor akhir 1-0 di laga final.

Kesuksesan ini tentunya membuat Die Mannschaft—julukan Timnas Jerman—menasbihkan dirinya sebagai tim spesialis turnamen lantaran sebelumnya berhasil memenangkan gelar Piala Dunia pada edisi tahun 2014 silam.

Sebelumnya banyak yang menyangsikan kiprah Julian Draxler di turnamen pemanasan jelang Piala Dunia tersebut lantaran susunan skuat yang dibawa oleh sang pelatih, Joachim Loew, didominasi oleh pemain muda berusia rata-rata 23 tahun diantara kontestan lainnya.

Selain itu, fakta menunjukan bahwa dari 23 pemain yang dibawa oleh Loew ke Rusia tersebut bukanlah skuat terbaik yang dimiliki oleh Jerman saat ini. Tidak ada nama tenar macam Toni Kroos, Mesut Ozil atau Thomas Muller. Bahkan tercatat hanya tiga pemain yang merupakan punggawa Jerman di ajang Piala Dunia 2014, yakni Matthias Ginter, Shkodran Mustafi, dan Julian Draxler.

Di awal turnamen, Loew memang sengaja tidak memanggil pemain senior dan berpengalaman untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk bermain di turnamen besar. Tercatat sebanyak 7 dari 22 pemain yang dipanggil merupakan pemain yang sebelumnya sama sekali belum pernah membela Timnas Jerman di ajang resmi.

Pelatih yang menukangi Timnas Jerman sejak tahun 2006 silam tersebut menginginkan agar memiliki banyak opsi dalam menentukan pemain yang layak untuk ikut dalam gelaran turnamen Piala Dunia 2018 mendatang.

“Ini peluang untuk melihat sosok-sosok baru untuk tim. Saya tak kekurangan kepercayaan diri sama sekali. Semua pemain ini sudah tampil baik di Bundesliga musim ini dan mereka punya kualitas bagus,” imbuhnya. Tim juara dunia pun harus melakukan perubahan” ujar Loew dikutip dari soccerway.

Taruhan yang dilakukan oleh Loew pun di awal sempat menuai kritik karena dianggap tidak serius mengikuti turnamen lantaran hanya membawa pemain-pemain muda yang polos tanpa pengalaman. Apalagi jika mengingat status Jerman sebagai kampiun Piala Dunia. Berbeda dengan tim lain yang memboyong pemain-pemain terbaiknya, seperti Portugal yang membawa Cristiano Ronaldo ke dalam turnamen.

Namun kritikan yang diarahkan pelatih yang sempat menjadi asisten dari Jürgen Klinsmann di Timnas Jerman ini berhasil dijawab dengan gelar juara. Bahkan penampilan pemain muda ini menuai banyak pujian. Mereka tampil luar biasa sejak babak kualifikasi hingga final.

Tercatat dari 22 pemain yang di bawa oleh Loew hanya Kevin Trapp saja yang tidak diturunkan lantaran berstatus sebagai kiper ketiga, sementara sisanya diberikan kesempatan bermain di mana Joshua Kimmich tercatat sebagai pemain yang paling banyak tampil.

Tak hanya gelar juara yang diraih melainkan juga gelar individu yang didapat oleh para pemain muda Jerman tersebut. Bahkan gelar top skor turnamen diborong oleh tiga pemain yang sama-sama mengoleksi tiga gol, yakni Timo Werner, Leon Goretzka, dan Lars Stindl. Nama terakhir yang disebut merupakan pahlawan di partai final yang menjadi pencetak satu-satunya gol kemenangan Jerman di laga final melawan Chile.

Dapat disimpulkan bahwa rahasia di balik kesuksesan Jerman di Piala Konfederasi yang notabene adalah gelar perdana di turnamen ini adalah berkat kenekatan Loew menurunkan pemain muda. Sekaligus juga bukti kesuksesan Bundesliga sebagai kompetisi yang mampu mengorbitkan banyak pemain muda bertalenta.

Tugas Loew ke depan tentu lebih mudah dalam hal menentukan pemain mana yang layak untuk tampil mewakili Jerman di Piala Dunia 2018 mendatang. Namun yang mesti diingat adalah: Apakah ia mampu menghapus kutukan di mana pemenang ajang Piala Konfederasi memiliki nasib buruk di Piala Dunia? Kita tunggu saja kiprahnya.

Baca juga
Jerman Rebut Piala Konfederasi

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Menilik Masa Depan Parma

Menilik Masa Depan Parma

FOOTBALL
Mancini Ogah Latih Italia

Mancini Ogah Latih Italia

FOOTBALL
Pemain Borneo FC Dilarang Tarkam

Pemain Borneo FC Dilarang Tarkam

FOOTBALL
Jupe, Pemain Paling Penting Persib

Jupe, Pemain Paling Penting Persib

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company