Tampil Kurang Maksimal, Sejumlah Rider DH Pro Kembali ke Roda 27,5inci

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Pinkbike | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Pinkbike | 11 July 2017

Rider Pro Kembali ke Roda 27

SPORTKU.COM

Setelah mencoba penggunaan roda 29inci, banyak rider yang akhirnya kembali menggunakan roda 27,5inci. Apa alasannya?

Pada awal musim 2017, banyak rider profesional yang menggunakan MTB dengan roda 29 inci di Piala Dunia. Hanya beberapa rider atau tim saja yang masih menggunakan roda 27,5 atau 650B. Hanya beberapa rider atau tim saja yang masih menggunakan roda 27,5 atau 650B, termasuk tim yang didukung pabrikan sepeda nasional, Polygon UR. 

Memang banyak disebutkan, penggunaan sepeda dengan roda 29 bisa lebih cepat dari 27,5. Tapi dari beberapa race yang ada membuktikan bahwa teori itu tidak sepenuhnya terbukti.

Bahkan, hingga pada pertengahan musim, sejumlah rider pro, dari sejumlah tim yang sempat menggunakan MTB 29inci memutuskan untuk kembali menggunakan sepeda 27. Mereka yang beralih tersebut memang umumnya tampil kurang maksimal di race.

Baca juga 
GALERI FOTO: PD DH LENZERHEIDE 2017  

Dikutip dari Pinkbike, sejumlah nama yang kembali menggunakan sepeda 27 antara lain juara dunia 2016, Danny Hart (Mondraker Summum), rider putri Myriam Nicole (Commencal Supreme DH 4), Brendan Fairclough (Scott Gambler), George Brannigan (Commencal DH V4), dan Graeme Mudd (Trek Session).

“Saya berkendara (dengan sepeda 29) selama beberapa hari, di Innsbruck dan Leogang, dan kami melakukan beberapa kali dan merasakan manfaat dari latihan, yang kurang bagi saya. MTB 29 hanya setengah detik lebih cepat (dari 27). Ketika saya bisa memacu sepeda ini, saya tahu saya bisa melaju lebih cepat. Jadi kami baru saja kembali. Kami sudah bekerja dengan sepeda ini (27) selama tiga tahun dan kami bekerja dengan sepeda 29, selama tiga minggu. Jadi saya lebih nyaman dengannya (sepeda 27),” kata Danny Hart.

Ketika ditanya apakah dia akan menggunakan sepeda29 lagi, Hart menyatakan, ”Tidak tahun ini. Mungkin untuk musim depan, dengan 29." 

Hal senada juga diungkapkan Myriam Nicole. Rider yang memacu Commencal Supreme DH 4 itu juga telah kembali menggunakan sepeda 27 pada saat Crankworx.

“Ya, pasti di beberapa tempat aku berharap bisa memiliki sepeda 29 dan beberapa yang lain, 650b. Tidak banyak perbedaan, hanya di beberapa tempat yang lebih baik dan ada pula yang tidak bagus. Jadi saya merasa sedikit lebih baik dengan sepeda ini (650b)," ujarnya.

“Saya menggunakannya (29 inci) di Leogang. Saya pikir jalur di sana berupa jalan raya yang rata - tidak terlalu banyak yang teknis. Tapi tidak berhasil. Saya merasa sangat nyaman dengan sepeda saya dan saya merasa cepat dan terdepan. Jadi saya kembali ke 27 sekarang, dan saya merasa tidak akan berubah tahun ini,” kata Brendan Fairclough yang menunggangi Scott Gambler.

George Brannigan yang menggunakan Commencal DH V4 juga mengatakan bahwa sepeda 27 miliknya lebih baik, karena dia dapat bergerak sedikit lebih banyak di sekitar sepeda dan mengendalikannya sedikit lebih mudah.

Penunggang Trek Session, Graeme Mudd, bahwa hal itu lebih dari sekadar setup sepeda. Berat badan saya 93 kilo dan saya sudah melakukan setup yang cukup kaku pada MTB 27. Dengan 29, Anda mendapatkan rear end (bagian belakang sepeda) yang lebih jauh dan bahkan membuat suspensi menjadi lebih empuk (soft).

Myriam Nicole di Fort William

5-rider-pdh-dh-7751026569990b9.jpg

 

Baca juga
KEMENANGAN PERTAMA ADDYEK RG DI KEJURNAS GYMKHANA 

 

  • facebook share

RELATED NEWS

10 Trik Keren di Crankworx

10 Trik Keren di Crankworx

FREERIDE & SLOPESTYLE
Persaingan di PGV Induro Laps

Persaingan di PGV Induro Laps

CROSS COUNTRY
XCE dilombakan di Kejuaraan Dunia

XCE dilombakan di Kejuaraan Dunia

CROSS COUNTRY
PGV Ingin Tumbuhkan Komunitas Sepeda

PGV Ingin Tumbuhkan Komunitas Sepeda

CROSS COUNTRY

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company