Muguruza Capai Semi-Final, Lawan Tak Nyaman?

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : AP | Media Source: BBC Sport,Reuters | 12 July 2017

Semi-Final Muguruza, Lawan Tak Nyaman?

SPORTKU.COM

Setelah menaklukkan unggulan teratas Kerber,  Garbine Muguruza melanjutkan tren suksesnya  menuju semi-final.

Petenis Spanyol Muguruza, yang mencapai final di SW19 pada 2015, mengalahkan Svetlana Kuznetsova 6-3 6-4 dalam satu jam dan 15 menit di Court One.

Runner-up Spanyol 2015 Garbine Muguruza tampil dengan percaya diri, tenang dan terkendali, menjawab semua perlawanan dengan baik atas unggulan ketujuh Rusia Svetlana Kuznetsova pada hari Selasa, (11/7/2017)

Unggulan ke-14 yang dilatih oleh Conchita Martinez, satu-satunya pemain Spanyol yang telah merebut gelar tunggal putri di Wimbledon pada 1994.

Muguruza sekarang akan melawan Rybarikova pada hari Kamis setelah petenis Slowakia itu mengalahkan Allen Vandeweghe yang dalam pertandingan yang berpindah ke Center Court setelah hujan berhenti pada 2-2 pada set kedua.

Muguruza, juara 2014 Prancis Terbuka yang kalah dari Serena Williams di final Wimbledon tahun sebelumnya, hanya memiliki sedikit kontrol dalam duel baseline yang keras untuk menindaklanjuti kemenangannya atas unggulan teratas Angelique Kerber pada hari Senin lalu.

Muguruza, unggulan ke-14, berhasil menyelamatkan break point yang rumit di game servis keduanya - satu-satunya yang dia hadapi sepanjang pertandingan - namun kembali merebut set pertama.

Pertarungan awal lainnya di set kedua penuh dengan tekanan pada Kuznetsova, petenis berusia 32 tahun asal Rusia itu dengan dua gelar Grand Slam yang tampil di perempat final untuk pertama kalinya dalam 10 tahun.

 

Baca Juga:
Garbine Muguruza Taklukan Unggulan Tearatas Kerber

Muguruza, yang telah mencapai babak empat besar karena kehilangan satu set, membawa poin pertandingan dengan ace di tengah dan memenanginya atas pemberian servis besar lainnya.

Kemenangan hari Selasa lalu juga membawa petenis Spanyol itu kembali ke posisi 10 besar setelah beberapa tahun yang tidak konsisten sejak Prancis Terbuka sukses.

"Ini sangat menyenangkan setelah tahun lalu kalah di babak kedua, untuk masuk lebih jauh di pada event ini yang ada peluang baik," katanya.

"Hari ini dengan kondisi (basah) itu sulit untuk bisa tampil baik, membuat banyak kemenangan, saya harus bekerja lebih keras lagi."

Dengan tidak adanya penampilan luar biasa dalam undian putri, Muguruza memiliki kesempatan nyata untuk menjadi juara Spanyol pertama sejak Conchita Martinez pada tahun 1994, yang kini menjadi pelatihnya.

"Saya merasa cukup bagus tapi banyak hal harus diseleraskan untuk bisa meraih gelar mayor," katanya. "Saya bersikap agresif dan tidak membuat banyak kesalahan.

"Tapi itu juga hanya mengetahui bagaimana menghadapi pertandingan penting ini, tahu bahwa Anda bermain di perempat final Wimbledon namun membutuhkan kombinasi pikiran yang tidak terlalu cemas, mencoba membebaskan pikiran Anda, hanya mencoba berkonsentrasi pada tenis, bukan yang lainnya. "

Kuznetsova mengatakan bahwa Muguruza pantas mendapatkan kemenangannya namun kurang terkesan dengan apa yang dia klaim sebagai beberapa hal "tidak pantas" dari tim tuan pelatih lawannya, sah dalam laga kelas wanita tapi tidak pada Grand Slam.

"Ini tentang terapis fisioterapinyanya, dia berbicara dengannya sepanjang waktu, kita semua berbicara bahasa Spanyol," katanya. "Saya tahu dia selalu bersikap seperti ini."

Petenis Rusia ini juga tidak terkesan dengan perputarannya yang cepat sejak laga hari Senin. "Saya selesai di nomor ganda jam 7 malam. Saya memeriksa jadwal dan saya benar-benar marah," katanya. "Mengapa saya bermain lebih dulu, bukan yang kedua? Mereka bilang itu karena TV, TV lebih penting untuk dunia tenis daripada pemain? Mungkin."

Selain itu petenis non unggulan Rybarikova yang berada di peringkat di luar 400 teratas dunia pada akhir Maret setelah cedera lutut dan pergelangan tangan, kini tampil di perempatfinal Grand Slam pertamanya. Dia adalah semifinalis Grand Slam delapan peringkat terendah dalam sejarah.

"Saya benar-benar tidak percaya, saya tidak akan pernah percaya saya bisa mencapai semifinal sebelum turnamen ini. Saya sangat bahagia dan bersyukur. "Ini adalah saat yang sangat sulit selama setahun terakhir dengan luka-luka saya tapi sekarang semuanya telah lunas. Sungguh luar biasa, saya tidak bisa berkata apa-apa.

"Saya takut bagaimana saya akan bermain di sini, ini Wimbledon."

 

 

Baca Juga:
Djokovic Capai Perempat-Final, Protes Masalah Rumput Wimbledon
Kemenangan ke-100 Sang Maestro Tua, Venus Williams

  • facebook share
  • twitter shere

RELATED NEWS

'Mantra' Federer dan Keagungan Wimbledon

'Mantra' Federer dan Keagungan Wimbledon

TENNIS
Federer Raih Gelar Wimbledon Kedelapan

Federer Raih Gelar Wimbledon Kedelapan

TENNIS
Muguruza, Catatan Karir Sang Juara

Muguruza, Catatan Karir Sang Juara

TENNIS
Wimbledon Pertama Muguruza, Venus Runner-Up

Wimbledon Pertama Muguruza, Venus Runner-Up

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company