Bora-Hansgrohe Layangkan Protes

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Sunada | Media Source: Cyclingweekly.com | 14 July 2017

Buntut Insiden Etape 4 TDF

SPORTKU.COM

Tim Jerman itu sangat tidak setuju dengan keputusan komisaris lomba yang menyingkirkan Sagan dari balapan.

Insiden tabrakan yang melanda Mark Cavendish dan pebalap lainnya, menjelang finis etape 4 Tour de France pekan lalu, berbuntut panjang. Juri memutuskan mendiskualifikasi Peter Sagan, yang dianggap sebagai penyebab insiden tersebut dan membuat Mark Cavendish tak bisa berkompetisi lagi di TDF.

Tak hanya itu, Sagan juga dikenakan sanksi berupa pinalti waktu 30detik dan pengurangan poin, sebanyak 80 poin, di klasemen jersey hijau (klasemen poin).

Dengan keputusan tersebut, tim Peter Sagan, Bora-Hansgrohe bereaksi dan meluncurkan protes terhadap keputusan tersebut. Tim ini bahkan telah melayang protes secara resmi kepada federasi olahraga bersepeda internasional (UCI).

“Juara Dunia UCI Peter Sagan didiskualifikasi hari ini, berdasarkan pasal 12.1.040/10.2.2. (Sprint yang tidak teratur) dalam hasil/komunike. Tim tidak setuju dengan keputusan tersebut dan memprotesnya secara resmi," demikian pernyataan tersebut.

 

Baca juga:
AMAZON INGIN PRODUKSI SERIAL DOKUMENTER TENTANG MENU PEBALAP YANG BERLOMBA DI TOUR DE FRANCE 

 

"Peter Sagan menolak, menyebabkan atau dengan cara apapun yang menyebabkan kecelakaan Mark Cavendish pada 200m terakhir di etape tersebut (etape 4). Peter tetap berada di jalurnya dalam sprint dan tidak bisa melihat Cavendish di sisi kanan. Tim mengajukan permohonan ganti rugi atas yang dicapai hasil Peter Sagan di etape 4," tambah penyataan tim.

Akan tetapi, Protes skuad asal Jerman itu tampaknya tidak berlaku lagi, dengan peraturan UCI yang dengan jelas menyatakan bahwa keputusan tidak dapat diajukan banding.

Aturan 12.2.007 peraturan bersepeda mengatakan bahwa "keputusan yang dijatuhkan oleh para komisaris bersifat final dan tidak terbuka untuk diajukan banding."

Sagan sendiri, dalam kesempatan terpisah, telah mengatakan bahwa dia tidak memiliki waktu untuk bereaksi terkait insiden yang membuat Cavendish mencoba melewatinya di sisi kanan jalan, saat sprinter utama balapan berjuang untuk mendapatkan posisi.

"Ketika sprint, saya tidak tahu Mark Cavendish ada di belakang saya," kata Sagan.

"Dia datang dari sisi kanan, dan saya mencoba melaju di roda Kristoff. Mark datang sangat cepat dari belakang dan saya tidak sempat bereaksi dan pergi ke kiri. Dia masuk ke (jalur) saya dan dia masuk ke pagar. Ketika saya diberitahu setelah finis bahwa Mark telah jatuh, saya langsung pergi untuk mencari tahu bagaimana keadaannya,” ungkap Sagan.

"Kami adalah teman dan kolega di peloton dan crash seperti itu tidak pernah baik. Kuharap, Mark segera sembuh," pungkasnya.

Sprint menjelang finis etape 4, sebelum terjadi crash

bora-hansgrohe-layangkan-protes-127234bb4c3cb6c.jpg

 

Baca juga:
HAAS BERIKAN KESEMPATAN GIOVINAZZI DI INGGRIS 

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Tour Linggarjati Usung Format Baru

Tour Linggarjati Usung Format Baru

ROAD BIKE
UCI Terus Perangi Kecurangan Teknologi

UCI Terus Perangi Kecurangan Teknologi

ROAD BIKE
Rute Tour de Linggarjati 2017

Rute Tour de Linggarjati 2017

ROAD BIKE
Preview United Trifold 3

Preview United Trifold 3

FOLDING BIKE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company