Dorna Katakan Michelin Lebih Baik dari Bridgestone

Text : Suhartono | Photo / Video : Bikesrepublic | 16 July 2017

SPORTKU.COM

CEO Dorna Carmelo Ezpeleta mengaku senang dengan pekerjaan yang dilakukan oleh Michelin di ajang MotoGP.

Dalam wawancaranya dengan beberapa pebalap, Carmelo mendapati jika keinginan mereka mengenai kebutuhan ban yang disediakan oleh Michelin bisa terpenuhi. Hal itu tak hanya membuat para pebalap dan tim merasa senang, tapi juga di sisi lain menjadikan Carmelo terpuaskan.

Carmelo yang meminta Michelin menjadi pengganti Bridgestone sebagai pemasok tunggal ban MotoGP dianggapnya sebagai pilihan tepat. Meski dalam beberapa balapan MotoGP 2017 pada paruh musim pertama tahun ini ada beberapa masalah yang terjadi. Bahkan ada beberapa kritikan keluar dari pebalap.

"Michelin memiliki pendekatan yang berbeda karena mengikuti kebutuhan pebalap dan ini adalah permintaan khusus kami. Kami senang dengan Bridgestone, tapi kita lebih bahagia sekarang. Penggunaan ban memiliki efek pada kejuaraan, tetapi itu tergantung pada bagaimana mereka bekerja dengan gerakan tertentu pada sirkuit tertentu," ungkap Carmelo.

Posisi Bridgestone sebagai pemasok ban MotoGP digantikan oleh Michelin sejak musim 2016 lalu. Saat itu, penunjukan Michelin sebagai pemasok ban utama MotoGP sempat memunculkan situasi pelik bagi pebalap yang sedang mempersiapkan diri untuk menyambut musim baru.

Baca Juga
Mungkinkah MotoGP 2019 Buka Kelas Motor Listrik?

Bahkan banyak pebalap menilai bahwa kualitas yang dimiliki ban Michelin jauh lebih buruk dari Bridgestone. Namun pendapat para pebalap tersebut langsung ditanggapi oleh Carmelo. Ia berujar bahwa Michelin bisa memperbaiki kinerjanya sebagai pemasok ban utama MotoGP dalam waktu dekat.

Memang, pada saat debutnya sebagai pemasok ban tunggal MotoGP 2016, Michelin menemui banyak kesulitan. Pada uji coba pra-musim saat itu, banyak pebalap mengalami kecelakaan. Insiden pertama terjadi saat pengujian di Sirkuit Sepang, Malaysia, di mana Loris Baz jatuh pada kecepatan 290 km/jam. Beruntung, Baz lolos tanpa cedera. Insiden ini memaksa Michelin tidak lagi menggunakan ban tersebut di sesi-sesi tes berikutnya.

Kejadian kedua menimpa Scott Redding. Ban belakangnya meledak saat latihan bebas di GP Argentina. Kecelakaan tak terhindarkan dan membuat punggung Redding memar. Michelin menarik semua ban mereka saat berlangsunya GP Argentina dan memberikan ban khusus sebagai gantinya. Tetapi, keadaan menjadi lebih baik bagi Michelin sejak saat itu. Jorge Lorenzo juga memuji ban belakang Michelin.

Kini di tahun 2017, produsen ban asal Prancis ini terus melakukan berbagai pengembangan. Tak lain untuk memberikan kenyamanan kepada setiap pebalap saat melakoni balapan. Tahun 2017, Michelin tak lagi memberikan ban jenis intermediate. Musim lalu ban tipe ini memang kerap dikeluhkan sebagian besar pebalap. Pasalnya sebelum musim 2016 mereka tak mengenal ban intermediate.

Baca Juga
Crosser Ini Malah Minum Bir Saat Balapan Masih Berlangsung (Video)
Tour de France Memanas

  • facebook share

RELATED NEWS

Pebalap MotoGP 2017 Paling Sial

Pebalap MotoGP 2017 Paling Sial

MOTOGP
Yamaha Siapkan Pengganti Rossi

Yamaha Siapkan Pengganti Rossi

MOTOGP
Event Balap Kembali ke Soreang

Event Balap Kembali ke Soreang

ROAD RACE
Dinamika Aksi Fitriansyah Kete

Dinamika Aksi Fitriansyah Kete

MOTOPRIX

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company