Diam-diam Persipura Kembali ke Puncak Klasemen Liga 1

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Pt Gts | Editor: Andi Wahyudi | 24 July 2017

SPORTKU.COM

Di awal musim Persipura Jayapura bisa dibilang telat panas. Kini mereka sudah kembali menunjukan jati diri sebagai tim spesialis juara.

Persipura Jayapura mengawali musim Liga 1 kali ini dapat dikatakan jauh dari kesempurnaan dalam mempersiapkan tim. Penyebab utama adalah mereka harus kehilangan sponsor utama, yakni PT Freeport Indonesia yang telah beberapa musim belakangan mensuport keuangan tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut.

Hal inilah yang membuat Persipura tak memiliki pemain berstatus bintang atau marquee player di musim ini. Skuat klub yang bermarkas di stadion Mandala ini nyaris serupa dengan musim lalu di mana mereka menjuarai turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Bahkan mereka hanya memiliki dua pemain asing, yakni Addison Alves De Oliveira yang berposisi sebagai penyerang dan Yoo Jae Hoon sebagai kiper.

Selain kehilangan sponsor, mereka juga kehilangan Alfredo Vera, pelatih yang sukses membawa Persipura juara di musim lalu. Alasannya sederhana lantaran pelatih asal Argentina tersebut tak memiliki lisensi yang sesuai dengan standar aturan yang dibuat oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang notabene merupakan pengelola liga.

Penghentian kontrak kerja Vera sendiri dilakukan dalam waktu yang sangat dekat dengan jadwal kickoff Liga 1 alias dua minggu sebelum kompetisi dimulai. Sementara, mantan pelatih Persegres Gresik United, Liestiadi ditunjuk manajemen Persipura untuk menukangi Boaz Solossa dkk.

Kebersamaan antara Persipura bersama pelatih asal Medan tersebut hanya terjadi selama tiga bulan saja. Hal tersebut lantaran klub asal Tanah Papua tersebut terseok-seok di Liga 1 dengan terbenam di peringkat ke-7 di klasemen sementara dengan hanya mencatatkan lima kali menang, satu kali imbang dan empat kali kalah.

Baca juga
Jalan Gerry Nasution Menuju Podium

Liestiadi memilih meninggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala setelah Persipura kalah dua kali beruntun dengan skor yang cukup mencolok, yakni kalah dari PSM 5-1 di pekan ke-9 dan ditaklukan Madura United 2-0 di pekan ke-10. Usai kalah di Stadion Gelora Bangkalan, pelatih yang kini menukangi Persikad Depok akhirnya memutuskan mundur.

Kegagalan Liestiadi nyaris serupa dengan kegagalan Jafri Sastra di musim lalu. Sepertinya, Persipura kurang begitu beruntung bila ditukangi pelatih lokal. Tercatat hanya M Rahmad Darmawan pelatih Indonesia yang sukses membawa mereka menjadi juara liga pada musim 2005/2006 silam.

Atas dasar itulah, mereka pun merekrut Wanderley Machoda da Silva. Terpilihnya pelatih asal Brasil itu lantaran pengalamannya menukangi klub-klub yang ada di Indonesia. Bahkan sang pelatih sempat menangani Perseman Manokwari. Hal inilah yang dianggap manajemen Persipura kalo Wanderley sudah dianggap paham seluk-beluk pemain asal papua.

Benar saja, di bawah asuhan pelatih yang juga sempat melatih Pro Duta ini, Persipura seperti lahir kembali. Di laga perdananya, Wanderley sukses mengantar Persipura menang tipis 1-0 atas Persela, selanjutnya mereka menang besar 6-0 atas Mitra Kukar.

Di bawah asuhan Wanderley, Persipura pun sukses meraih 14 angka hasil dari empat kemenangan dan dua imbang. Sukses mereka menaklukan PS TNI dengan skor 2-1 di Stadion Mandala di pekan ke-16 membuat mereka pun berada di puncak klasemen sementara dengan raihan 30 poin.

Padahal Persipura sejatinya kehilangan dua pemain andalan mereka di musim lalu, yakni Marinus Maryanto Manewar dan Osvaldo Haay yang dipanggil ke Tim nasional (Timnas) Indonesia. Namun, baik manajemen atau pelatih tak pernah mengomentari keputusan PSSI yang mengikutsertakan pemainnya untuk membela tanah air atau soal regualsi yang berubah-ubah sejauh ini.

Justru Persipura kembali menghadirkan pemain muda yang memiliki kemampuan luar biasa, yakni Prisca Elisa Womsiwor. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah yang baru berusia 22 tahun ini bahkan telah mencetak lima gol di mana tiga diantaranya dibuat salam satu pertandingan, yakni saat Persipura membantai Mitra Kukar dengan skor 6-0 di pekan ke-12.

Dari sini kita bisa melihat bahwa Persipura memang klub yang memiliki mental juara. Terseok-seok di awal musim. Bahkan memiliik banyak kekurangan setelah gonta ganti pelatih dan tidak menggunakan fasilitas marquee player seperti klub-klub lain, namun mereka bisa membuktikan bahwa mereka tetap layak untuk menjadi klub yang akan menjuarai liga untuk pertama kali pasca sanksi dari FIFA.

Baca juga
Lahm Pemain Terbaik Jerman 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Aktivitas Marquez-Pedrosa di Tangerang

Aktivitas Marquez-Pedrosa di Tangerang

HOT ISSUE
Michelin Indonesia Gandeng Marquez-Pedrosa

Michelin Indonesia Gandeng Marquez-Pedrosa

HOT ISSUE
Marquez-Pedrosa Gaungkan Safety Riding

Marquez-Pedrosa Gaungkan Safety Riding

HOT ISSUE
Ed Sheeran Kecelakaan Sepeda

Ed Sheeran Kecelakaan Sepeda

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company