Belum Maksimal, BJB Pertamax Turbo GRT Lakukan Introspeksi Tim

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 24 July 2017

SPORTKU.COM

Keberuntungan belum berpihak pada tim BJB Pertamax Turbo GRT. Dua pebalap yang diturunkan masih harus berjuang ekstra hingga balapan usai.

BJB Pertamax Turbo GRT, salah satu tim balap yang kembali meramaikan ajang balap Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) harus rela atas pencapaiannya di seri ketiga ini. Dua pebalap yang diturunkan, Saladdin dan Romy Tahrizi, masih harus berjuang keras untuk menembus pertahanan lawan. Meski nasib Saladdin masih lebih baik dibandingkan Romy, namun Manager Team BJB Pertamax Turbo GRT, Diar Soengkono, tetap berbesar hati menerima hasil tersebut.

Bicara mengenai hasil yang ditorehkan oleh Saladdin. Pebalap yang turun di kelas ETCC 2000 Promotion, harus puas dengan podium keempat. Hasil tersebut masih terbilang bagus, pasalnya mobil Peugeot yang digunakan Saladdin sempat mengalami masalah teknis. Namun, berkat perjuangan yang gigih, Saladdin akhirnya bisa mengatasi permasalahan yang terjadi di mobil dan menuntaskan balapan di posisi keempat.

Baca juga
Persipura Kembali ke Puncak Klasemen Liga 1

Berbeda dengan pebalap BJB Pertamax Turbo GRT yang turun di kelas ETCC 2000 Pro, Romy Tahrizi. Romi, yang harus absen dalam dua seri sebelumnya kini kembali mencicipi aspal sirkuit Sentul. Namun, apes bagi pebalap bernomor 9 tersebut. Sekalinya kembali di seri tiga, mobil yang ia gunakan mengalami masalah teknis yakni kehilangan kompresi. Dengan kejadian tersebut, akhirnya Kepala Mekanik BJB Pertamax Turbo GRT, Hattar, harus memeras otak lagi untuk mencari jalan agar Romy bisa ikut balapan.

Beruntung, Hattar, masih memiliki mesin yang sehat untuk mobil Romy. Akhirnya, pengerjaan pun dilakukan di bengkel Engine Block Autowork, di kawasan Pondok Aren, Tangerang, Sabtu (22/7) malam. Namun namanya belum rezeki, Romy, terlihat harus berjuang ekstra di lintasan. Dikarenakan mobilnya mengalami masalah, Romy pun mengambil keputusan harus menuntaskan balapan sebelum bendera finish dikibarkan.

Baca juga
Hasil Kejurnas Supermoto Sentul

"Kalau saya analisa, mungkin sesuatu yang dikerjakan oleh tim saat bulan Ramadhan lalu masih kurang maksimal. Memang harus ada quality control yang lebih detail. Untuk urusan bubut, sampai keperakitan mesinnya. Kesimpulan saya, kalau di bulan Ramadhan memang faktor human errornya sangat tinggi," jelas Diar dalam pesan singkatnya. Meski merasa kurang puas dengan pencapaian tim, namun Diar tetap optimis atas keberhasilan tim di seri mendatang.

"Tetap finish, meskipun podium empat, tapi standing poin masih yang pertama di kelasnya," tutup Diar.

Baca juga
Adu Cepat di Tour de France 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Rangkuman Hasil Akhir WTCC Qatar

Rangkuman Hasil Akhir WTCC Qatar

WTCC
Aksi TTI di Toyota Gazoo

Aksi TTI di Toyota Gazoo

TOURING
Transformasi WTCC Menjadi WTCR

Transformasi WTCC Menjadi WTCR

WTCC
Retrospeksi Kejuaraan Indonesia Retro Rally

Retrospeksi Kejuaraan Indonesia Retro Rally

TOURING

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company