Dibalik Pelitnya Inter Milan di Bursa Transfer Kali ini

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Gool | Editor: Andi Wahyudi | 25 July 2017

SPORTKU.COM

Inter Milan di bursa transfer kali ini kurang greget lantaran belum mendatangkan pemain bintang. Ternyata alasanya tidak disangka-sangka.

Beberapa waktu lalu mantan pemain sekaligus legenda Inter Milan, Christian Vieri mengejek mantan klubnya tersebut lantaran sejauh ini belum mendatangkan pemain bintang di bursa transfer kali ini. Bobo—panggilan akrab Vieri—pun menjadi sanksi apakah klub berjuluk Nerazzuri ini mampu menjadi juara Serie A musim ini.

“Bila Inter ingin menjadi juara, mereka tak cukup hanya mendatangkan pemain yang kelasnya standar!” ujarnya.

Kekhawatiran yang didengungkan oleh Bobo ini cukup beralasan. Pasalnya, sejauh ini Inter yang meski telah mendatangkan enam pemain baru, namun empat di antaranya adalah pemain yang tergolong muda dan belum berpengalaman.

Keempat pemain tersebut adalah Facundo Colidio (17 tahun) dari Boca Juniors, Jens Odgaard (18 tahun) dari Lyngby BK, Nicolo Zaniolo (18 tahun) dari Entella U-19, Facundo Colidiodan Milan Skriniar (22 tahun) dari Sampdoria.

Sementara, dua pemain yang tergolong tua yang didatangkan Inter musim ini adalah Daniele Padelli (31 tahun) dari Torino dan Borja Valero (32 tahun). Padelli musim lalu hanya menjadi cadangan bagi Joe Hart. Mungkin hanya Valero yang dianggap sebagai pembelian yang baik untuk Inter yang memang membutuhkan playmaker atau trequartista.

Meski demikian, bila menilik pembelian Inter sejauh ini maka dapat dikatakan klub yang terakhir kali menjuarai Serie A pada musim 2009/2010 itu hanya untuk memperkuat kedalaman skuat dengan banyak membeli pemain pelapis. Yah, kecuali sosok Valero yang mungkin akan menghiasi lini utama Inter musim ini.

Ternyata ketidakaktifan Inter di bursa transfer kali ini dengan tidak atau belum membeli pemain bintang adalah lantaran adanya peraturan Financial Fair Play (FFF). Klub yang sukses menjuarai Liga Champions sebanyak tiga kali ini tengah diawasi FIFA lantaran aktifitas transfer yang minus akibat hobi mereka belanja pemain di musim lalu.

Baca juga
Wajah Baru Safety Car ISSOM

Tercatat Inter mendatangkan pemain seperti Geoffrey Kondogbia, Joao Mario, Gabriel Barbosa dan Ivan Perisic dengan biaya yang cukup tinggi. Namun, hal tersebut tak memiliki efek signifikan bagi klub lantaran di musim ini Inter gagal tampil di Eropa.

Yang dimaksud efek signifikan adalah Inter yang kehilangan pundi-pundi uang yang mengalir di musim ini, sementara utang klub tentu akan semakin membengkak. Adanya FFF membuat aktifitas klub berjuluk La Beneamata ini tertahan. Mereka masih boleh berbelanja pemain, namun tidak boleh minus atau harga pembelian lebih tinggi ketimbang harga jual supaya neraca keuangan mereka aman dan lolos dari hukuman FIFA.

Inter pun mengakalinya dengan menjual beberapa pemain yang tidak dibutuhkan seperti Gianluca Caprari ke Sampdoria, Ever Banega ke Sevilla, dan Juan Jesus ke AS Roma. Bahkan rencananya mereka akan membuang Ivan Perisic yang ditaksir Manchester United seharga 50 juta euro atau sekitar Rp776 miliar. Dari sana mungkin klub yang sukses menjuarai Serie A sebanyak 18 kali itu akan mendapatkan dana segar untuk membeli pemain baru.

Namun, sejatinya Inter sendiri sebenarnya tak perlu atau belum butuh pemain bintang. Pasalnya, saat ini merka sudah memiliki pemain yang kualitasnya di atas rata-rata seperti Samir Handanovic, Jeison Murillo, Joao Mario, Roberto Gagliardini, Perisic, Antonio Candreva dan Mauro Icardi.

Dapat dikatakan Inter hanya butuh manajer yang baik untuk mengasuh mereka. Pasalnya kegagalan Nerazzurri di musim lalu lantaran banyaknya pelatih yang hilir mudik. Mulai dari Roberto Mancini, Frank de Boer, Stefano Pioli hingga Stefano Vecchi (caretaker). Hal inilah yang membuat permainan klub yang memiliki ciri khas seragam biru-hitam itu hanya menempati urutan ke-7 musim lalu.

Kini, di bawah asuhan Luciano Spaletti—yang memiliki segudang pengalaman dan prestasinya di Serie A bersama AS Roma di musim lalu, Inter mungkin akan tampil jauh lebih baik. Apalagi pelatih berkepala plontos ini ditargetkan oleh manajemen untuk mengembalikan klub yang saham mayoritasnya dimiliki oleh Suning Holdings Group itu untuk tampil di Liga Champions musim depan.

Vieri mungkin resah melihat Inter belum belum mendatangkan pemain bintang. Namun satu hal yang harus diketahui olehnya bahwa tak selamanya dengan aktif di bursa transfer dengan menghabiskan banyak uang bisa menjamin kesuksesan klub.

Buktinya adalah Inter di era 90-an yang meski membeli banyak pemain, termasuk memecahkan rekor transfer dengan mendatangkan Vieri dari Lazio dengan biaya 32 juta pounds namun selalu gagal meraih title Serie A hingga baru terjadi di musim 2005/2006 atau setelah sang legenda klub tak lagi bermain di klub yang membesarkan namanya tersebut.

Baca juga
Inilah CEO Baru Inter Milan

  • facebook share

RELATED NEWS

Mengenal Agen Pemain Sepakbola

Mengenal Agen Pemain Sepakbola

HOT ISSUE
Pebalap ISSOM 'Grebek' Booth Honda

Pebalap ISSOM 'Grebek' Booth Honda

HOT ISSUE
JP Industries Lelang Helm Murah

JP Industries Lelang Helm Murah

HOT ISSUE
Neymar, PSG dan Politik Qatar

Neymar, PSG dan Politik Qatar

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company