Perjuangan Alot Petarung Transgender Thailand

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Reuters | Editor: Andi Wahyudi | 26 July 2017

Perjuangan Alot Petarung Transgender

SPORTKU.COM

Perjuangannya sebagai petarung transgender, Nong Rose melewati perlawanan yang alot dan pedih.

Dibalut tank top dan celana pendek berwarna pink, rias wajah yang cukup mencolok dan bibir berlipstik merah menyala, petarung transgender Muay Thai Nong Rose Baan Charoensuk adalah lawan yang tangguh.

Tanya saja Karun "Priewpak" Kaemlam, petarung pria yang kalah dalam pertandingan lima putaran mendebarkan saat melawan Rose, pada awal bulan ini.

"Saya tidak mampu melawan kekuatan dan perawakannya yang besar," kata Priewpak.

"Dia bertarung seperti pria karena dia benar-benar seorang pria," tambah Priewpak, yang mengalami luka bakar di atas mata kanannya dalam pertarungan di Stadion Rajadamnern di ibukota Thailand.

Ini adalah kemenangan kedua berturut-turut Rose di arena Muay Thai yang setelah menjadi petinju transgender pertama yang bertarung di sana bulan lalu.

Kerumunan penonton tampak jelas untuk Rose, bersorak gempita untuknya kemenangannya.

"Menjadi transgender tidak berarti kita lemah," kata Rose usai pertarungan. "Kita bisa meraih apapun juga."

Petarung berusia 21 tahun itu mulai berlatih pukul delapan, mengikuti jejak pamannya, yang juga seorang petarung Muay Thai. Dari sang paman-lah Rose terdorong untuk berlatih. Rose memiliki saudara kembar yang juga seorang petarung Muay Thai.

Lahir Somros Polchareon, Rose mengatakan bahwa dia diidentifikasi dan merasa jati dirinya sebagai wanita pada usia dini dan mulai merias wajah dan berkostum bra di arena latihan.

Di kota kecil pedesaan tempat dimana dia melakukan sebagian besar perjuangannya, penampilannya sempat membingungkan beberapa lawan prianya.

"Mereka akan mengatakan bahwa mereka tidak ingin bertarung dengan seorang gay, karena akan memalukan jika mereka menang ataupun kalah," katanya.

"Saya masih menghadapi penghinaan itu, tapi saya tidak peduli dengan mereka."

Negara Thailand secara luas telah dikenal sebagai surga bagi komunitas kaum gay dan transgender, namun banyak yang mengatakan bahwa mereka masih diperlakukan sebagai warga kelas dua.

Meski para wanita transgender tampil di televisi, dalam kontes kecantikan dan berprofesi di salon kecantikan, namun mereka tidak dapat mengubah jenis kelamin pada kartu identitas, walaupun ada undang-undang tahun 2015 mengenai diskriminasi berbasis gender.

Setelah lebih dari 300 pertarungan, menembus ranking 30 dari 150 kemenangannya melalui KO, Rose mengatakan bahwa dia akhirnya diizinkan untuk bertarung di Stadion Rajadamnern.

Puttipong Plukram, pemilik kamp di provinsi Buriram timur, meenyebutnya sebagai "teladan yang hebat". Hal itu didasari dengan ketekunannya dalam berjuang dan berlatih. Rose bahkan sanggup melampaui target dari petarung-petarung Muay Thai lainnya.

"Semua orang menghormati dan memujanya," kata Puttipong, 56.

Rose bukanlah petinju transgender Thailand yang pertama. Adalah Parinya 'Nong Toom' Charoenphol, pemeran dalam film "Beautiful Boxer" tahun 2004. Toom akhirnya berlabuh dan sukses di sebuah pelatihan tinju dan ini menjadi pemicu Rose di suatu hari bisa melakukan hal yang sama.

Selain itu diam-diam Rose juga bercita-cita ingin menjadi duta besar Muay Thai di seluruh dunia, dan mendesak para petarung  transgender di daerah pedesaan untuk tidak berkecil hati dengan cita-cita dan impian mereka.

"Mereka harus mengalami jatuh lebih dulu dan sanggup mengatasi itu, maka garis finisnya tidak akan jauh dari jangkauan." tutup Rose.

 

  • facebook share

RELATED NEWS

One Championship Gelar 24 Pertandingan

One Championship Gelar 24 Pertandingan

MIX MARTIAL ART
Hasil Laga One Championship Jakarta

Hasil Laga One Championship Jakarta

MIX MARTIAL ART
The Terminator Ingin Menang

The Terminator Ingin Menang

MIX MARTIAL ART
Pembuktian Adrian di One Championship

Pembuktian Adrian di One Championship

MIX MARTIAL ART

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company