Serena Williams Serukan Kesetaraan Gaji Atlet Wanita Kulit Hitam

Text : Maya Soeparwoto | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: The Guardian,CNN | 2 August 2017

Serena: Kesetaraan Gaji Kulit Hitam

SPORTKU.COM

Serena Williams yang kini tengah berbadan dua, mengeluarkan seruan pedas akan kesetaraan pendapatan bagi atlet wanita berkulit hitam.

Hal ini dilontarkan Serena, menandai Black Women's Equal Pay Day Wanita di AS, bintang tenis tersebut mengunggah sebuah artikel berjudul 'How Black Women Can Close the Pay Gap'.

"Kesenjangan pembayaran akibat jender, menghantam keras pendapatan perempuan berkulit berwarna," tulisnya.

"Saat tumbuh dewasa, saya diberitahu bahwa saya tidak dapat mencapai impian saya karena saya adalah seorang wanita dan, lebih dari itu, karena warna kulit saya."

Menulis di Majalah Fortune, petenis berusia 35 tahun itu  berbicara tentang ketidakseimbangan sistematis gaji wanita kulit hitam di semua jenis pekerjaan.

"Masalahnya bukan hanya perempuan kulit hitam yang memiliki pekerjaan dengan gaji lebih rendah. Mereka mendapatkan penghasilan jauh lebih sedikit di bidang teknologi, keuangan, hiburan, hukum, dan kedokteran."

Dia menambahkan, "Bahkan wanita kulit hitam yang telah mendapatkan gelar sarjana mendapatkan gaji yang kurang di setiap tingkat.

Serena yang mengakui posisi dirinya sebagai salah satu atlet paling sukses sepanjang masa, menulis: "Saya berada dalam posisi langka untuk sukses secara finansial melebihi imajinasi saya."

"Tapi hari ini bukan tentang saya. Ini tentang 24 juta wanita kulit hitam lainnya di Amerika.

"Jika saya tidak pernah mengayunkan raket tenis, saya akan menjadi salah satu dari mereka."

"Siklus kemiskinan, diskriminasi, dan seksisme jauh lebih sulit dipatahkan daripada rekor gelar Grand Slam."


Meskipun Williams baru-baru ini masuk dalam daftar atlet wanita dengan gaji tertinggi di dunia oleh Forbes, dengan pendapatan tahunan melebihi US$25 juta, Serena hanya masuk dalam urutan ke-51 dari daftar keseluruhan, dan jauh di belakang para atlet tenis ATP Tour Roger Federer, Novak Djkovic, Kei Nishikori, Rafa Nadal dan Andy Murray.

Dia sebelumnya telah berjuang mempertahankan soal berapa banyak pendapatan pemain wanita yang diterima di turnamen Grand Slam, meskipun Wimbledon hanya membayar dengan nilai yang sama untuk para pemenang tunggal pada tahun 2007.

"Dalam setiap tahap dalam hidup saya, saya harus belajar berdiri untuk diri sendiri dan berbicara," kata Williams.
"Saya diperlakukan tidak adil, saya tidak dihargai oleh rekan pria saya dan saat yang paling menyakitkan - saya telah menjadi subyek pernyataan rasis di dalam dan di luar lapangan tenis."

Tahun lalu, dalam surat terbuka dia berbicara soal ketidaksetaraan, menyusul komentar dari CEO Indian Wells, Raymond Moore yaitu sebuah metafora bahwa pemain wanita  "ride on the coattails" (bergantung pada orang lain) dari turnamen ATP Tour dan seharusnya "berlutut setiap malam" untuk berterima kasih pada pemain pria

"Saya tidak berpikir ada wanita yang harus berlutut sambil mengucapkan terima kasih kepada orang seperti itu," kata Williams kepada wartawan. "Saya tidak berpikir itu adalah pernyataan yang sangat akurat."

Moore kemudian meminta maaf atas ucapan tersebut, namun kemudian mengundurkan diri dari perannya sebagai direktur turnamen.

Serena meminta "tindakan khusus, undang-undang, pengakuan atasan, dan keberanian bagi pegawai untuk menuntut lebih banyak".

"Singkatnya, ini bertujuan untuk kita. Pria, wanita, dari semua warna, dan ras menyadari ini adalah ketidakadilan."

"Wanita kulit hitam: jangan takut. Berbicaralah untuk upah yang setara. Setiap kali Anda melakukannya, Anda membuatnya lebih mudah bagi semua wanita di sekeliling Anda.

"Yang terpenting, ketahuilah bahwa Anda layak mendapatkannya. Perlu waktu lama untuk menyadari hal itu."

Yang teranyar yaitu pada bulan ini, mantan petenis nomor satu dunia Ilie Nastase dilarang mengikuti kegiatan olahraga oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) sampai tahun 2021 untuk ucapan "tidak pantas tentang ras" yang dibuat pada bulan April tentang anak Serena Williams yang belum lahir.

Sementara itu juara Grand Slam tujuh kali John McEnroe, juga telah banyak dikecam karena komentarnya tentang Williams akan "berada di peringkat 700" kelas petenis pria. McEnroe sempat menjelaskan maksud ucpannya tersebut, namun menolak untuk menarik kembali ucapannya.

Williams pun tak tinggal diam dengan mengatakan kepada McEnroe untuk "menghormati privasi saya" dan mengutip sebuah puisi dari budayawan kulit hitam tenar Maya Angelou tentang penghukuman Nastase.

 

Baca Juga:
Heboh Perseteruan McEnroe-Serena, Donald Trump Terlibat?
McEnroe Sesali Komentarnya untuk Serena Williams

  • facebook share

RELATED NEWS

Sharapova Dapat Wildcard Amerika Terbuka

Sharapova Dapat Wildcard Amerika Terbuka

TENNIS
Saat Federer Ditumbangkan Pemain Muda

Saat Federer Ditumbangkan Pemain Muda

TENNIS
Federer Hadapi Final Piala Rogers

Federer Hadapi Final Piala Rogers

TENNIS
Federer Agresif, Incar Ranking Satu

Federer Agresif, Incar Ranking Satu

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company