Kesempatan Kedua Luis Milla

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Greg Bima | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: marca | 3 August 2017

Kesempatan Kedua Luis Milla

SPORTKU.COM

SEA Games 2017 di Kuala Lumpur sudah di depan mata, mampukah Luis Milla tunjukan kualitas terbaik taktik racikannya?

Tanggal 20 Januari 2017 menjadi hari yang bersejarah bagi Luis Milla, pria kelahiran Teruel, Spanyol ditunjuk oleh PSSI sebagai suksesor Alferd Rieldl dengan menukangi Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Tak hanya tim senior saja, namun juga tim U-23.

Berstatus sebagai pelatih yang sukses membawa Timnas Spanyol U-21 menjuarai Piala Eropa pada tahun 2011 itu membuat dirinya diberikan beban target yang tinggi dari PSSI. Adapun tugas yang harus ia lakukan adalah meloloskan Timnas U-23 ke Piala Asia, Juara SEA games 2017, dan empat besar di Asian Games 2018.

Sementara untuk timnas senior, Milla hanya dibebankan tampil baik dalam 10 pertandingan persahabatan—di mana tiga pertandingan sudah dijalani dengan hasil sekali menang, sekali imbang, dan sekali kalah.

Dalam sebuah wawancara, Luis Milla mengaku tertantang melatih Indonesia, negara yang sepak bolanya belum pernah terdengar di teling pria yang kini menginjak usia 51. Selain itu ia mengaku bahwa melatih Tim Garuda adalah petualangan baru dalam karir melatihnya.

“Ini adalah negara dengan sepak bolanya yang tak pernah terdengar di dunia. Ketika tiga hari saya berada di sana (Jakarta), saya merasakan gairah yang berbeda. Semangat untuk maju di sepak bola, luar biasa. Ini adalah sebuah petualangan. Ketika saya diterima, saya tahu dimana saya berada dan saya akan menjadikan sepak bola yang baik dan ini merupakan pengalaman positif bagi saya," ujar Milla seperti dikutip dari Marca.

Kecenderungan Milla berpetualang dimulai dari ketika ia masih berkarir sebagai pesepakbola. Memulai karir di Barcelona dan menikmati tiga gelar bergengsi seperti Juara la Liga, Copa del Rey dan Piala Winners, tak membuatnya betah bertahan di klub yang bermarkas di Nou Camp itu betah. Pria yang dahulu berposisi sebagai gelandang ini justru memilih meneruskan karirnya ke kesebelasan Real Madrid yang notabene merupakan rival klub ia sebelumnya.

Baca juga
Sean Gelael Tuai Pujian

Bersama Madrid, Milla sukses menelurkan prestasi. Di mana ia sukses membawa klub tersebut juara La Liga sebanyak dua kali, satu Copa del Rey, dan satu Supercopa de España. Setelah berkarir selama 7 musim di Santiago Bernabeu, Milla pun masih ingin melanjutkan karirnya. Kali ini ia berlabuh ke Valencia. Bersama klub berlambang kelelawar itu, ia juga mampu berprestasi dengan memenangkan Copa del Rey, Piala Intertoto, dan finalis Liga Champions sebanyak dua kali.

Dapat dikatakan, ketika masih aktif bermain, Milla merupakan pemain yang sukses lantaran mampu mengantarkan klub yang ia bela selalu meraih juara. Kebiasaan ini sempat menular ketika ia menjadi pelatih, tepatnya ketika menukangi Timnas Spanyol.

Selain memenangkan gelar Piala Eropa U-21 seperti yang disebutkan di atas, Milla juga sukses mengantar Timnas U-20 memenangkan Mediterranean Games bersama Timnas Spanyol U-20 pada tahun 2009.

Namun, ia pun tercatat pernah gagal ketika menukangi Timnas Spanyol U-23 di mana ia tak mampu membawa tim tersebut lolos di babak penyisihan Olimpiade London 2012 silam.

Usai diputus kontrak oleh federasi sepak bola Spanyol. Milla sempat melatih tiga tim berbeda. Yakni Al Jazira Club, CD Lugo, dan Real Zaragoza. Sayang, di tiga klub yang ia latih, suami dari Maria Luisa ini gagal total.

Dapat dikatakan ketertarikan dirinya melatih Indonesia didasari atas rasa penasarannya yang belum mampu meraih title setingkat Piala Eropa yang ia raih pada tahun 2011 silam. Statusnya sebagai pelatih Timnas Indonesia juga masih aman lantaran masih diberikan kesempatan kedua dengan dua target sisa yang dibebankan pria asal Spanyol itu untuk membuktikan kualitasnya.

Ajang SEA Games 2017 yang akan bergulir sebentar lagi tentu akan menjadi ajang yang mempertaruhkan reputasinya apakah pria yang pensiun pada awal abad millenium ini merupakan pelatih jempolan atau tidak.

Baca juga
Bolt Manusia Tercepat di 2017?Kubica Kembali, Posisi Palmer Terancam?

  • facebook share

RELATED NEWS

IMI Gelar Seminar Tentang Sirkuit

IMI Gelar Seminar Tentang Sirkuit

HOT ISSUE
IMI Masuki Era Modern

IMI Masuki Era Modern

HOT ISSUE
Sean Gelael Dapat Penghargaan IMI

Sean Gelael Dapat Penghargaan IMI

HOT ISSUE
Daftar Pemenang IMI Award 2017

Daftar Pemenang IMI Award 2017

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company