'Nenek Sakti' di balik Medali-Emas

Text : Maya Soeparwoto | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Reuters | 4 August 2017

'Nenek Sakti' Medali Emas

SPORTKU.COM

"Anda tidak pernah terlalu tua untuk belajar. Saya masih mencintai sebagai pelatih dan masih mencintai atlit saya, "kata Botha.

Kalimat itulah yang menjadi api semangat seorang Ans Botha, salah satu 'keajaiban' dunia olahraga, seorang nenek buyut 75 tahun yang masih tangguh melatih para anak asuh atletnya dan salah satunya Wayde Van Niekerk.

Van Niekerk membuatnya bangga dengan raihan medali emas Olimpiade Rio pada nomor lari 400m. Kini Van Niekerk disebut-sebut sebagai bintang atlet masa depan penerus Usain Bolt.

Sebelum prestasi di Olimpide Rio, Van Niekerk telah mencetak kemenangan pada World Championships 2015 pada nomor 400m sekaligus membukukan waktu tercepat keempat dalam sejarah. Kemenangan ini menjadi modal kemenangan di Rio dengan torehan waktu 43,03 detik.

Kini saat Wayde Van Niekerk akan memanaskan nomor 400 meter di Kejuaraan Atletik Dunia di London pada hari Sabtu ini, dia tidak menginginkan siapa pun kecuali "wanita luar biasa" ini untuk membimbingnya.

Baca juga
Kesempatan Kedua Luis Milla

Botha memiliki tiga anak, lima cucu dan lima cicit. "Oh ya, saya adalah nenek buyut - tapi bukan dari Wayde!" ujarnya sembari berkelakar. Dia tertawa, ketika ditanya bagaimana mereka mengatasi perbedaan usia 50 tahun mereka.

Van Niekerk, atlet asal Afrika Selatan berkata dengan gaya menggoda tentang pengajaran mentor Namibia-nya dengan gayanya yang keras kepala sekaligus kuno. "Dia sangat ketat," senyum lepas Van Niekerk, jelas nampak hubungan mereka yang penuh rasa sayang, kepercayaan dan rasa hormat yang dalam.

Jalinan kerja sama ini yang cukup terkenal di dunia olah raga ini telah berlangsung selama lima tahun sejak Van Niekerk mendaftarkan diri di University of the Free State di Bloemfontein dan meminta untuk bergabung dengan kelompok pelatihan Botha, pelatih atletik mereka selama 25 tahun.

Di bawah asuhannya, ia tidak hanya menjadi pemecah rekor dunia dan juara Olimpiade di 400 meter, tapi juga satu-satunya atlet yang memecahkan rekor 10 detik pada nomor 100m, 20 detik untuk nomor 200m dan 44 detik untuk nomor 400m.

Di laga London minggu ini, ia bisa menjadi atlet pertama sejak Michael Johnson berjaya pada 1995 untuk nomor 200m dan 400m di kejuaraan dunia.

Raut paras Botha tersenyum, dalam hatinya dia tahu sebenarnya yang terjadi dalam kelompok pelatihannya, dia tidak bisa melihat Van Niekerk seperti salah satu dari "anak-anaknya". Dari usia mereka masih anak-anak hingga veteran, mereka tetap memanggilnya 'Tannie Ans', Bibi Ans dalam bahasa Afrika.

Baca juga
Suporter Klub Indonesia Deklarasi Damai

"Ada 32 dari mereka dan saya memperlakukan mereka sama. Mereka adalah kelompok anak yang luar biasa," katanya dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

"Wayde sangat suka berada di dalam kelompok pelatihan ini karena mereka seperti keluarga. Ketika harus melatih sendiri, dia selalu mengeluh 'Tannie, saya sendiri, saya ingin teman-teman saya, juga teman-teman atlit saya yang lain di sini bersama saya.' "

Terselip cerita lucu dan menarik saat terjadi di Olimpiade Rio. Usai memenangkan pertandingan serta merta Botha berlari pada anak asuhnya Van Niekerk untuk memberi selamat, namun tak diizinkan oleh petugas. Botha mengatakan bahwa dia adalah pelatihnya. Namun para petugas tak percaya dengan ucapannya.

Kemenangan dramatis Van Niekerk selama setahun terakhir telah membuktikan sebagai sebuah kejutan dunia bagi Botha, melibatkan Botha dalam kehebohan media.

Setelah karir pembinaan otodidak selama lima puluh tahun yang dimulai di Namibia saat dia tidak dapat menemukan pelatih untuk putrinya Herma, Botha, yang pernah menjadi atlet loncat jauh dan juga sprinter, berkata: "Di satu sisi, ini adalah pengalaman yang sangat sulit untuk saya di usia 75".

Ans Botha dan Van Niekerk terjalin hubungan kasih sayang layaknya seorang nenek dan cucunya

ans-bota-the-great-8666287a0bfd4b0.jpg

 

"Dalam hal lain, saya masih sosok yang sama, masih seorang nenek buyut yang mencintai berkebun dan juga semua aktivitas saya yang lain. Jadi tidak ada bedanya dengan orang lain pada umumnya".

"Ini secara fisik menuntut hal seperti ini di usia saya. Tapi saya menikmatinya, saya banyak lakukan berjalan dan juga latihan stretching. Saat Anda memiliki antusiasme dan cinta dan hasrat akan sesuatu, itu bukan masalah besar".

"Saya sangat diberkati dan sangat bersyukur untuk melakukan hal-hal yang saya cintai sepanjang hidup saya."

Van Niekerk pun merasa diberkati untuk memintanya sebagai pelatihnya.

"Dia wanita yang luar biasa," katanya kepada wartawan pada hari Rabu. "Saya tidak berpikir dia sosok yang menakutkan seperti yang dipikirkan beberapa orang, tapi dia memang wanita yang tangguh".

"Dia memang memiliki metode dengan caranya, tapi jika Anda bisa mendekati dia dengan cinta dan rasa hormat, maka Anda bisa memenangkan hatinya dengan mudah".

"Sekali Anda melangkah ke sisi yang salah maka Anda bisa merasa sulit untuk memenangkannya. Saya belum pernah melupakan tanda itu, tapi saya suka menggoda dia dengan pribadi yang tidak biasa".

Botha yang terlihat awet muda menikmati segala waktunya dengan membimbing Van Niekerk, tapi tahukah apa yang dia lebih sukai dalam hidupnya, menjadi pelatih sempurna atau nenek hebat yang sempurna?

Botha menjawab, "Saya pikir kedua-duanya. Ketika saya memiliki kesempatan untuk tinggal bersama keluarga saya, saya berusaha manfaatkan waktu yang berkualitas," Sambil tersenyum dengan binar matanya ia menambahkan "Namun ketika saya sedang sibuk melatih, Saya memiliki hasrat sebagai seorang pelatih".





 

Baca Juga:
Bolt Masih Jadi Manusia Tercepat di 2017?
Bolt: Saya Siap Berlaga dan Siap Pensiun

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Bolt: Selamat Tinggal, Terima kasih

Bolt: Selamat Tinggal, Terima kasih

OLYMPIC
Farah: Media Inggris Hancurkan Saya

Farah: Media Inggris Hancurkan Saya

OLYMPIC
Perpisahan Pilu Bolt, Inggris Berjaya

Perpisahan Pilu Bolt, Inggris Berjaya

OLYMPIC
Farah Berpisah Dengan Perak

Farah Berpisah Dengan Perak

OLYMPIC

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company