Niekerk Raih Emas, Lanjutkan Supremasi Usain Bolt?

Text : Maya Soeparwoto | 9 August 2017

Niekerk Raih Emas, Saingi Bolt?

SPORTKU.COM

Wayde van Niekerk berkilau dengan medali emasnya saat ia mempertahankan gelar juara dunianya di nomor 400 meter dengan dominan.

Steven Gardiner, 21, dari Bahama berada di posisi kedua dengan waktu 44,41 dan juara junior dunia berusia 20 tahun Abdalelah Haroun dari Qatar yang pada akhirnya berhasil merebut perunggu di catatan waktu 44,48, Selasa (8/8/2017)

Dengan salah satu saingan utamanya, Isaac Makwala yang absen setelah dikeluarkan secara kontroversial karena alasan medis, juara Olimpiade dan pemegang rekor dunia Van Niekerk megemas semua kesempatan di lapangan, yang menggarisbawahi statusnya sebagai superstar baru di dunia pasca era Bolt.

Makwala, yang tercepat ketiga di tahun musim ini, terpaksa mundur dari arena pada hari Selasa dan juga pada nomor 200m di hari Senin setelah dirinya muntah sebelum sampai di lintasan.

Dia bersikeras bahwa dia ingin mencalonkan diri namun pejabat IAAF memutuskannya karena alasan kesehatan masyarakat dan menolaknya masuk ke stadion di tengah peneyelidikan kasus nanovirus dan gastroenteritis yang telah mempengaruhi sekitar 30 atlet dari sejumlah negara.

 

Baca Juga:
'Nenek Sakti' di balik Medali-Emas

 

Atlet Afrika Selatan ini merangkum 43,98 detik hampir mencapai rekor kedua yang mencuat setahun lalu di Olimpiade Rio, namun ia masih tertinggal 0,43 detik dari Steven Gardiner di urutan kedua dan Abdalelah Haroun yang menyelesaikan laga dengan cepat di posisi ketiga.

Sementara Makwala yang sedang mengejar rekor gelarnya di nomor 200m / 400m dan sudah mendekati rekor Van Niekerk adalah masalah lain, sebagai nomor favoritnya mampu melegakan di beberapa meter terakhir tanpa terlihat seolah-olah dia telah memperpanjang dirinya sendiri.

Rival Niekerk, Isaac Makwala terpaksa mundur akibat serangan virusniekerk-s-gold-london-2017-5093759c6b10889.jpg

Selain itu di hadapan kerumunan penonton yang menggelora di London Stadium, terjadi sebuah kompetisi cemerlang yang dimenangkan oleh Sam Kendricks dari AS dan kemenangan 800m dari Prancis Pierre-Ambroise Bosse yang turut menghangatkan cuaca malam yang dingin di London.

Seiring usainya perjalanan karir Usain Bolt di kejuaraan individu terakhirnya, banyak beban telah ditempatkan di bahu ramping Van Niekerk karena karena cabang olahraga ini sedikit putus asa mencari bintang baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh atlet terhebat sepanjang masa.

Van Niekerk tidak memiliki karakter bintang alami yang sama dengan Bolt, tapi dengan nomor 200m yang kini tidak memiliki sosok dominan seorang Bolt, dia memiliki kesempatan bagus untuk menjadi orang pertama sejak Michael Johnson memenangkan ganda di Kejuaraan Dunia.

Waktu pemulihannya terbatas, semifinal 200m akan berjalan pada Rabu malam, final pada hari Kamis dan jika dia berhasil melewatinya, dia akan menjalankan enam pertandingan dalam enam hari.

Van Niekerk  memiliki kecepatan dan dia memiliki performa baik, dengan Makwala tertinggal dengan akibat virus yang melanda. "Saya memiliki tim yang bagus untuk membantu saya pulih dan kembali bekerja besok," katanya.

Van Niekerk yang bersimpati pada Makwala, mengatakan: "Sungguh saat yang menyedihkan, saya melihatnya tepat sebelum nomor  200m. Kita berdua, sama-sama ingin memenangkan medali emas dan memiliki para pemenang terbaik di jalur kita ini. Ini sangat disayangkan .. Dia adalah atlet yang tangguh, saya telah melihatnya menembus banyak tantangan. Jadi saya sangat bersimpati padanya.

"Sejujurnya, andai saya bisa memberi medali saya untuknya, tapi ini sebuah pertandingan. olahraga." Kita harus berjuang untuk peluang kita dan segala hal bisa terjadi pada kita. Kita semua memiliki masa-masa sulit, kita hanya membutuhkan untuk bangkit dan berjuang lebih keras. "

"Kini satu-satunya hal yang dapat saya pikirkan hanyalah merangkulnya dan mengatakan bahwa dia harus segera sembuh". tutup Niekerk.

Wayde Van Niekerk, kiri, melintasi garis untuk memenangkan medali emas di final Putra 400m Putra, Qatar Abdalelah Haroun (medali perunggu), kanan kedua, Bahama Steven Gardiner (medali perak)
niekerk-s-gold-london-2017-8001662dc17ef27.jpg



 

Baca Juga:
Gatlin Dicemooh, Bolt Disanjung
Atlet Afrika Dominasi Juara Marathon London 2017
Ketika Rossi Mengaku Bodoh

 

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Bolt: Selamat Tinggal, Terima kasih

Bolt: Selamat Tinggal, Terima kasih

OLYMPIC
Farah: Media Inggris Hancurkan Saya

Farah: Media Inggris Hancurkan Saya

OLYMPIC
Perpisahan Pilu Bolt, Inggris Berjaya

Perpisahan Pilu Bolt, Inggris Berjaya

OLYMPIC
Farah Berpisah Dengan Perak

Farah Berpisah Dengan Perak

OLYMPIC

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company