Usain Bolt: Selamat Tinggal dan Terima kasih

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : AP | 14 August 2017

Bolt: Selamat Tinggal, Terima kasih

SPORTKU.COM

Malam perpisahan Usain Bolt yang indah dihujani sambutan, sorak sorai dan pujian untuk sang legenda.

Usain Bolt melempar senjata terakhirnya yang emosional pada akhir Kejuaraan Dunia di London pada hari Minggu (12/8/2017) sebelum menyatakan bahwa, dirinya pasti dan pasti, tidak mungkin kembali ke laga sprint.

Bolt juga mengucapkan "selamat tinggal pada semuanya". Delapan kali peraih medali emas Olimpiade Bolt, 30, pensiun dari dunia atletik yang telah menyinari dunia olahraga.

"Sangat menyedihkan bahwa saya harus pergi sekarang. Saya mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar dan juga mengucapkan selamat tinggal pada semua pertandingan saya juga."

Merampungkan laga yang tak memuaskan yaitu medali perunggu 100m dan sempat menarik diri akibat cedera hamstring saat ia mulai mencapai kecepatan tertinggi dalam laga terakhirnya estafet 4x100m, pada Sabtu malam. Seakan publik tak percaya bahwa waktunya tiba, kami harus mengucapkan selamat tinggal pada manusia tercepat di dunia.

Bolt ditanya oleh wartawan bahwa mereka sudah merindukannya. Hal itu dimaksudkan apakah mungkin ia akan berubah pikiran?

"Tidak, saya melihat terlalu banyak atlet kembali bertanding dan memperburuk keadaan dan memalukan diri mereka sendiri. Saya tidak akan menjadi salah satu dari para atlet yang kembali," kata Bolt tegas.

Bolt yang mengakui bahwa ini adalah akhir yang mengerikan dari sebuah "stres" kejuaraan untuknya setelah ia juga kehilangan mahkota nomor 100 meternya. Ia mengatakan bahwa dia merasa terhibur pada hari Minggu ketika seseorang mengatakan kepadanya bahwa "Muhammad Ali juga kalah dalam pertarungan terakhir, jadi jangan terlalu stres tentang hal itu.

Dia sudah menanti-nanti masa depan yang menarik, dengan manajemennya bersama Presiden IAAF Sebastian Coe, tentang apa yang mungkin bisa dilakukannya untuk olahraga dalam kapasitas sebagai duta besar. Dia juga mengungkapkan bahwa pelatihnya Glen Mills ingin dia menjadi asisten dalam pembinaannya.

"Jadi kita akan lihat bagaimana keadaannya nanti," ujar Bolt sambil tersenyum pada pria yang telah membuatnya merasakan perjuangan keras.

Mills bahkan sempat membuat reporter tertawa saat dia memberi mereka gambaran tentang apa yang akan dilakukan Usain Bolt jika sudah berusia 50 tahun.

"Saya tidak tahu, semoga, dengan tiga anak, menikah, masih dalam aktif pada track dan lapangan, berusaha membantu dunia olahraga dan menyaksikannya tumbuh," katanya.

"Saya tidak tahu apakah saya akan membawa anak-anak saya ke trek, saya tidak akan menjadi salah satu dari orang tua yang memaksa anak-anak mereka melakukan hal-hal yang tidak mereka inginkan."

Baca Juga:
Perpisahan Pilu Bolt, Inggris Berjaya Dengan Emas

Malam yang indah

Itu adalah malam yang indah untuk seorang atlet penghibur terbesar dunia di sebuah megahnya stadion untuk terakhir kalinya dimana ia meraih kedua dari tiga nomor sprint ganda Olimpiade.

Presiden IAAF, Sebastian Coe dan Walikota London, Sadiq Khan, mempresentasikannya dengan memori laga tahun 2012 sebagai kenang-kenangan sebelum memulai selebrasinya. Perlahan-lahan stadion megah dipenuhi sorakan tanpa henti dari 56.000 penonton dengan iringan lagu sang legenda musik Jamaika, Bob Marley.

Bolt pergi ke garis start 200 meter dan 100 meter, berlutut dan menyilangkan kakinya

"Saya mengucapkan selamat tinggal pada fans saya dan juga untuk acara saya," katanya, mengakui bahwa dia hampir menangis.

Melepas karirnya, Bolt menandai dengan berlutut pada lintasan startbolt-s-farewell-london-2017-759218089dfc0b0.jpg

Dan setelah mencetak rekor waktu lebih lama dari 9,63 detik, ia membawanya untuk memenangkan mahkota 100 meter di sini pada tahun 2012, ia akhirnya berhenti di garis finish dan memberi gaya khasnya 'Lightning Bolt'.

Sebelum dia meninggalkan arena, dia mengatakan pada orang banyak bahwa dia hanya ingin menghibur dan menampilkan sebuah pertunjukan.

Gemuruh tepuk tangan yang langka juga terjadi di ruang pers "beberapa dari kalian yang menulis hal buruk tentang saya", ujar Bolt sembari berkelakar pada para pewarta.

Ketika ditanya apa yang dia harapkan dari warisannya, dia berhenti sejenak sebelum berkata: "Saya telah membuktikan dengan kerja keras apapun mungkin, saya pribadi menganggap ini adalah pesan yang bagus untuk anak-anak." Dorong, kuatkan, jadilah seperti baik semampu anda'- itu adalah warisan yang baik untuk meninggalkan semua ini'. "

Dia juga bersikeras bahwa dia akan menasehati kepada anak-anak muda untuk menghindari kejahatan obat-obatan yang akan menghancurkan masa depan.

"Olahraga mencapai titik terendah tahun lalu dan tahun sebelumnya dan sekarang kami dalam perjalanan kembali," katanya.

Dan hal apa yang akan dilakukan pertama kali setelah pensiun? Dengan gaya khasnya, Bolt hanya tersenyum dan menyatakan: "Hal pertama yang akan saya lakukan adalah bersenang-senang. Berpesta dan minum. Saya perlu untuk bersantai."

Walikota London Sadiq Khan, kiri, dan Presiden IAAF Sebastian Coe memberi tanda kenangan saat London 2012
bolt-s-farewell-london-2017-1549696107e322e.jpg


Baca Juga:
Mo Farah: Media Inggris Hancurkan Prestasi Saya
Saat Federer Ditumbangkan Pemain Muda, Final Piala Rogers 2017
Debut Mengesankan Neymar di PSG


 



 

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Farah: Media Inggris Hancurkan Saya

Farah: Media Inggris Hancurkan Saya

OLYMPIC
Menuju Perpisahan Usain Bolt

Menuju Perpisahan Usain Bolt

OLYMPIC
Turki Pertama Kali Juarai Dunia

Turki Pertama Kali Juarai Dunia

OLYMPIC
Bebas Karantina, Makwala Kejar Target

Bebas Karantina, Makwala Kejar Target

OLYMPIC

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company