Belum Tampil Maksimal, Christian Horner Salahkan Hal Ini

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | 17 August 2017

SPORTKU.COM

Performa Red Bull Racing hingga pertengahan musim balap belum kembali kompetitif. Christian Horner pun menganggap ini yang menjadi penyebabnya.

Max Verstappen dan Daniel Ricciardo, masih belum menampilkan dominasinya di paruh pertama balap Formula 1. Kompetensi mobilnya yang belum maksimal, menjadi salah satu penyebab melempemnya tim yang dikepalai oleh Christian Horner.

Namun demikian, Christian Horner menyadari masalah tersebut. Menurut Horner, masalah kurang kompetitifnya Red Bull Racing hingga jeda musim panas dikarenakan persoalan pada alat wind tunnel mereka.

"Lintasan balap tidak menunjukan apa yang telah dijanjikan alat kami. Model dan ban yang lebih besar memberi kami hasil yang berbeda antara lintasan, CFD dan wind tunnel," jelas Horner seperti dilansir thisisf1.com

Namun bukan hanya itu, putera Gary Horner tersebut juga menyoroti masalah yang ditimbulkan oleh mesin Renault. Ketika ditanya sampai mana progres mesin Renualt di tahun ini, Horner mengatakan saat ini mesin Renault masih 2/10 dari target yang diharapkan.

Namun demikian, persoalan lain yang menjadi penyebab Red Bull belum maksimal karena sistem suspensi mobilnya yang belum berkontribusi dengan baik. Namun, persoalan yang dihadapi Red Bull Racing tetap membuat Horner masih optimis di fase kedua balap Formula 1 ini.

  • facebook share

RELATED NEWS

Prema Gaet Sean Gelael

Prema Gaet Sean Gelael

FORMULA 2
Gelar Juara Nasional Kesembilan Kali

Gelar Juara Nasional Kesembilan Kali

GYMKHANA
Aksi Nekat Sebastien Buemi

Aksi Nekat Sebastien Buemi

FORMULA 1
Aston Martin Podium di Amerika

Aston Martin Podium di Amerika

CIRCUIT

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company