Heboh BBM Basi Panaskan Seri 3 Kejurnas IRS 2017

Text : Suhartono | Photo / Video : Sonny Hastara | Editor: Andi Wahyudi | 28 August 2017

SPORTKU.COM

Isu panas tentang bahan bakar minyak (BBM) basi mencuat di Seri 3 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indospeed Race Series (IRS) 2017.

Panasnya persaingan antar pebalap di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat pada akhir pekan kemarin, 26-27 Agustus tak kalah panas dari isu yang beredar. Di kalangan para pebalap dan tim, mereka saling berbisik jika panitia memberikan BBM (Pertamax Turbo) basi.

Tim SPORTKU.com pun mencoba untuk menelusuri kabar ini lebih jauh. SPORTKU.com mencari tahu tentang informasi ini ke beberapa tim dan pebalap yang turun di ajang balap motor sport paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Beberapa tim dan pebalap unggulan di Kejurnas IRS 2017 memberikan kisah seputar balapan akhir pekan kemarin. Beberapa dari mereka, mengatakan jika balapan di Seri 3 Kejurnas IRS 2017 memang berjalan cukup aneh.

Aneh? Iya, mereka mengalami banyak hal tak terduga. Di mana peristiwa tersebut tak pernah dialami pada balapan-balapan sebelumnya. Tapi memang terlalu dini jika menyimpulkan keanehan tersebut karena adanya BBM basi. Terlebih lagi tanpa bukti otentik dan tidak disertai fakta tertulis dari laboratorium mengenai indikasi BBM basi tersebut.

Akan tetapi, ungkapan beberapa pebalap dan tim bisa menjadi bahan pertimbangan untuk ditarik kesimpulan akan indikasi tersebut. Tanpa menyudutkan Indospeed Motorsport Management (IMM), selaku penyelenggara Kejurnas IRS.

“Iya betul, kemarin ada isu BBM basi. Saya juga terkena imbasnya, habis dua blok mesin. Pebalap lain bahkan ada yang mengalami kerusakan sampai tiga blok mesin,” singkat Fabrianus Balank kepada SPORTKU.

“Kemarin mesin saya yang untuk balapan di Kelas Kejurnas Sport 150cc nggak sempat setting lagi. Bersyukur bisa fight di Race 2. Mau setting spek baru sudah nggak sempat. Bisa jadi ini semua karena efek BBM basi,” imbuhnya.

Pebalap lain yang juga tunggangi Yamaha pun mengatakan jika balapan di Seri 3 IRS 2017 memang aneh. Aneh baginya dengan peristiwa yang dialaminya dan itu tak pernah terjadi di seri-seri sebelumnya.

“Gak tau kalau kemarin ada isu BBM basi. Tapi memang motor saya rusak semua, empat mesin rusak semua. Mesin inti sama cadangan. Aneh sih, karena waktu latihan pas hari jumat (25/8), motor gak ada masalah,” keluh Wahyu Aji.

Mengalami masalah dengan mesin yang jebol membuat pebalap tersebut juga harus rela absen di Race 1 Kelas Kejurnas Sport 250. “Tapi pas Race 2 Sport 250, Rafid Topan juga bermasalah dengan mesinnya.”

“Tapi mengenai isu BBM basi ini saya tidak mau berkomentar dulu. Yang lebih penting bagi saya adalah evaluasi tim dulu untuk mencari tahu apa penyebabnya. Mekanik saya juga bingung. Sampai bongkar mesin beberapa kali."

Baca Juga
Wahyu Nugroho Dalami Dua Peran, Balap dan Freestyle

Bukan dari segi pebalap saja yang mengakui adanya isu BBM basi di Seri 3 Kejurnas IRS 2017. Namun prediksi itu juga datang dari salah satu tim unggulan. Pemilik tim dengan motor balap Honda ini membenarkan adanya isu BBM basi.

“Kayaknya semua (pebalap dan tim) kena,” singkat Fredy, pemilik Tim USR. Kepada SPORTKU, pemilik tim tersebut juga mengaku mengalami mesin jebol. “Setelah mesin jebol, Race 1 sudah posisi ke-4 tapi mundur ke posisi 10. Udah gak bisa digas. Basi gak basi (BBM), saya cuma bisa cek dari baunya saja. Karena kita gak ada alat ukur oktannya,” sambungnya.

"Iya (ada isu BBM basi) tapi susah dibuktikan. Nggak ada alat tesnya. Karena harus dibuktikan dengan alat (ukur)," beber Irwan Ardiansyah.

Sementara sumber lainnya yang bermarkas di kawasan Pondok Gede juga masih enggan terlalu jauh untuk berkomentar mengenai isu BBM basi. “Ya saya sih gak komentar gitu (BBM basi). Tapi banyak anak-anak yang motornya rusak bilang begitu,” cerita Jayadi.

“Ya memang, presentasenya jadi besar kemungkinan motor gak bagus kalau BBM kurang bagus. Saran saya tolong betul-betul dicek kondisi BBM-nya,” pungkasnya.

Tapi memang tidak etis jika tuduhan ini mengarah pada kesalahan atau kelalaian penyelenggara Kejurnas IRS. Apalagi tak bukti konkrit jika para pebalap diberi BBM basi di Seri 3 Kejurnas IRS 2017 kemarin.

“Memang motor lebih panas dari saat latihan. Kemarin sih memang motor saya juga overhead. Bisa jadi (karena BBM basi). Ini saya lagi info ke tim dan akan kita tes laboratorium,” ucap Harlan Fadhillah, pebalap yang geber motor balap Honda.

“Dari tim-tim saya dengar belum pasti penyebabnya apa. Masih dicek lagi, seperti yang disampaikan Pak Wahyu (YIMM) ke saya. Saya juga sudah kirim email ke bagian retail,” ungkap Stevi Gunardi dari Indospeed.

Sekadar info, BBM memang bisa basi. Ini terjadi jika BBM tersebut berada dalam tangki kendaraan yang lama tidak terpakai. Atau BBM basi bisa terjadi karena sudah terlalu lama berada di dalam tangki.

Baca Juga
Yamaha Masih Konsiten Podium di Kejurnas IRS

  • facebook share

RELATED NEWS

Menanti Debut Spaso di Timnas

Menanti Debut Spaso di Timnas

TOPIC OF THE WEEK
Dua Peslalom TTI Berebut Gelar

Dua Peslalom TTI Berebut Gelar

TOPIC OF THE WEEK
Rea Jadi Musuh Abadi Sykes

Rea Jadi Musuh Abadi Sykes

TOPIC OF THE WEEK
Membela Shaun Evans

Membela Shaun Evans

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company