Tradisi 40 Tahun Emas Berakhir

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Pbsi Official | Editor: Andi Wahyudi | 30 August 2017

Tradisi 40 Tahun Emas Berakhir

SPORTKU.COM

Indonesia harus mengakui kegagalan meraih juara umum cabang bulu tangkis di ajang SEA Games 2017 kali ini.

Dalam ajang akbar yang mempertemukan negara-negara se Asia Tenggara ini atlet bulu tangkis Indonesia hanya mampu membawa pulang dua emas dan empat perunggu. Emas pertama datang dari tim beregu putra, sedangkan emas kedua dari Jonatan Christie di nomor tunggal putra.

Sementara empat medali perunggu didapat dari tim beregu putri, Ihsan Maulana Mustofa (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra).

Hasil ini membuat Indonesia hanya keluar sebagai runner up di cabang bulu tangkis kali ini. sementara, Thailand secara mengejutkan mampu tampil sebagai juara umum dengan empat medali emas yaitu dari nomor tim beregu putri, ganda campuran, ganda putri dan ganda putra.

Hasil ini membuat Negeri Gajah Putih tersebut sukses mencetak sejarah menjadi juara umum di ajang ini. Sementara bagi Indonesia, inilah raihan terburuk. Pasalnya, dominasi Indonesia dalam cabang bulu tangkis SEA Games selama 40 tahun harus berakhir.

Baca juga
Jalan Tengah Diambil Keita Balde

Selama Indonesia mengikuti SEA Games pada tahun 1977 hingga 2015, Indonesia selalu menjadi juara umum dalam cabang bulu tangkis. Bahkan Indonesia empat kali melakukan aksi sapu bersih medali emas yaitu pada 1981, 1987, 1997 dan 2007.

Dilansir dari laman resmi PBSI, Selasa (29/8) Manajer tim bulutangkis Indonesia di SEA Games, Susy Susanti mengatakan bahwa kegagalan Indonesia kali ini harus dilihat secara keseluruhan. Menurutnya, ada banyak faktor, salah satunya kali ini Indonesia tidak full team lantaran membagi kosentrasi di ajang SEA Games dan Kejuaraan Dunia.

“Kali ini kami tidak menjadi juara umum, tetapi pencapaiannya harus dilihat secara keseluruhan, Malaysia dan Thailand full team, sedangkan Indonesia bagi kekuatan karena kami mau memenuhi target di kejuaraan dunia dan alhamdulillah kami capai target itu dan di sini meleset satu emas,” tambahnya.

Selain itu faktor cedera yang menimpa Edi Subaktiar dan Rosyita Eka Putri Sari di mana keduanya harus mundur di nomor perorangan karena sama-sama menderita cedera lutut kiri itu membuat kekuatan Indonesia semakin berkurang.

“Dengan cederanya pemain, pastinya akan ada yang berubah di pelatnas. Kami akan mengubah susunan dan program di beberapa sektor, kejuaraan mereka juga ada yang akan di cancel. Tahun depan ada Piala Thomas dan Uber dan Asian Games, jangka panjangnya ada olimpiade, harus sudah dibuat plan dari sekarang,” jelas Susy.


Baca juga
Nadal Agresif, Buka Kemenangan

  • facebook share

RELATED NEWS

Pebalap Indonesia Jadi Bahan Tertawaan

Pebalap Indonesia Jadi Bahan Tertawaan

HOT ISSUE
Mobil Balap Listrik Pertama Jaguar

Mobil Balap Listrik Pertama Jaguar

HOT ISSUE
Upaya Jack Wilshere untuk Bangkit

Upaya Jack Wilshere untuk Bangkit

HOT ISSUE
Pesepakbola Pertama Pengguna Kaca Mata

Pesepakbola Pertama Pengguna Kaca Mata

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company