Mencermati Sektor Berbahaya di Sirkuit Monza

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Formula 1 | Editor: Andi Wahyudi | 31 August 2017

SPORTKU.COM

Persaingan sengit di lintasan Formula 1 akan kembali memanas di sirkuit Monza, Italia (3/9). Berikut data singkat mengenai sirkuit Monza.

Sirkuit Monza yang terletak di Italia akan menjadi tuan rumah ajang balap Formula 1 akhir pekan ini. Secara panjang lintasan, sirkuit yang memiliki nama lengkap Autodromo Nazionale Monza ini memiliki panjang lintasan 5,793 kilometer. Meskipun masuk dalam kategori sirkuit pendek di kalender Formula 1, namun karakter Monza yang lebih mengumbar lintasan lurus membuat pebalap terbuai dengan kecepatan yang tinggi.

Baca juga:
VALTTERI BOTTAS BERPELUANG UNTUK MEMPERKUAT MERCEDES DI MUSIM DEPAN

Berdasarkan data yang dirilis dari Formula 1, untuk balapan di sirkuit yang mulai beroperasi pada 1950 ini, penyelenggara menyediakan lima kompon berbeda, yakni supersoft, soft, medium, intermediate, dan wet. Nama pebalap Rubens Barrichello masih tercatat sebagai pemegang rekor lap tercepat: 1menit 21,046detik. Angka tersebut, ditorehkan oleh Barrichello pada tahun 2004 silam.

Secara teknis, jalur lurus di garis start, lintasan ini memiliki panjang lebih daru 615 meter sebelum masuk ke chicane. Tidak tanggung-tanggung, sirkuit yang memiliki 11 tikungan ini memaksa pebalap harus menurunkan akselerasi hingga gigi dua saat masuk chicane tersebut. Usai melibas chicane, lintasan panjang kembali menanti pebalap untuk melakukan akselerasi penuh. Bahkan, berdasarkan data yang dirilis Formula 1, dalam satu kali putaran sirkuit Monza, pebalap melakukan perpindahan gigi sebanyak 36 kali.

Baca juga:
BINTANG MUDA ZVEREV TINGGALKAN AS TERBUKA

Karakter high speed penuh dengan chicane membuat pebalap harus berpikir jernih mengenai strategi apa yang akan mereka lakukan saat balapan berlangsung. Kendati demikian, namun Formula 1 mencatat ada tiga titik pengereman berat yang harus dilakukan oleh pebalap, salah satunya adalah tikungan ketujuh. Selain itu, untuk meraih kemenangan yang sempurna, disarankan tim balap dan pebalap melakukan satu kali pit stop saja. Untuk melakukannya, saat balapan memasuki balapan lap ke-24 adalah hal yang tepat.

  • facebook share

RELATED NEWS

Taipan Cina Borong Mobil F1

Taipan Cina Borong Mobil F1

FORMULA 1
Kepuasan Haridarma Merengkuh Juara Nasional

Kepuasan Haridarma Merengkuh Juara Nasional

ITCC
Apresiasi Ananda Mikola untuk ETCC

Apresiasi Ananda Mikola untuk ETCC

ETCC
Pentingnya Camber di Drifting

Pentingnya Camber di Drifting

DRIFT

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company