5 Komponen Terpenting Motor Balap

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 31 August 2017

SPORTKU.COM

Banyak yang berperan jika membicarakan seputar dunia balap. Pebalap dan motor menjadi yang paling utama.

Jika pebalap sudah siap, maka persiapan selanjutnya adalah motor yang akan digunakan untuk balapan. Butuh motor berperforma tinggi untuk bisa melahap sirkuit hingga finish. Apalagi balapan harus dilakukan banyak lap. Maka motor juga menjadi sangat penting perannya.

Menjadikan motor mumpuni di tengah sirkuit bukan perkara mudah. Butuh kecermatan dan ketelitian sang mekanik. Komunikasi dengan pebalap pun perlu mereka lakukan. Bukan hanya itu, ada faktor penting lainnya yang tak boleh dilupakan saat membangun motor balap.

Di luar mesin, ada beberapa sparepart atau komponen wajib pada sepeda motor balap. Lima komponen tersebut tentunya memiliki peranan dan fungsi masing-masing. Dan berikut 5 komponen terpenting pada sepeda motor balap versi SPORTKU.com.

1. Suspensi
Modifikasi kaki-kaki menjadi poin penting untuk menciptakan motor balap yang nyaman dikendarai. Salah satu yang harus diperhatikan adalah pemasangan suspensi. Suspensi menjadi salah satu bagian terpenting untuk sepeda motor.

Tak terkecuali juga untuk motor balap. Settingan suspensi yang mumpuni menjadi yang paling utama. Tentunya settingan disesuaikan dengan kondisi trek dan karakter pebalap masing-masing.

Pentingnya atur suspensi motor balap juga dikemukakan oleh M. Fadli. Mantan pebalap yang kini menjadi mentor para rider Astra Honda Racing Team (AHRT) tersebut mengatakan suspensi memiliki banyak pengaruh pada motor balap.

"Tahapan setting suspensi pada motor balap dimulai dari atur tekanan angin ban, per, kompresi, rebound dan terakhir preloud. Atur suspensi pada motor balap memang sangat penting, bisa 50:50 dengan settingan mesin. Karena percuma punya motor kenceng tapi susah dikendalikan,” ungkapnya.

Setting suspensi juga berpengaruh pada boros atau tidaknya ban saat digunakan untuk balap. Setting suspensi yang benar maka bisa menghemat penggunaan ban.

2. Rem
Masih di bagian kaki-kaki. Komponen penting lainnya selain suspensi pada motor balap adalah rem. Rem merupakan bagian terpenting pada kendaraan bermotor, begitu juga untuk motor balap. Pada kecepatan tinggi, sektor pengereman bekerja sangat keras untuk menahan laju kendaraan tersebut.

Sama halnya saat membicarakan motor balap. Keberadaan rem menjadi sangat vital. Apalagi para pebalap diharuskan memacu motornya sekencang mungkin atau hingga batas maksimal. Untuk itu, kebutuhan rem tak boleh dipandang sebelah mata.

Baca Juga
Work Stand AHRS, Kokoh dan Ringan

3. Ban
Sepertinya bagian kaki-kaki memang harus menjadi fokus para mekanik. Komponen terpenting motor balap selanjutnya adalah ban. Pemilihan ban yang sesuai dengan kebutuhan sang pebalap juga menjadi faktor lain.

Biasanya pemakaian ban akan disesuaikan dengan kondisi sirkuit. Bukan hanya dengan kondisi trek saja, namun juga akan disesuaikan dengan cuaca saat balapan. Pabrikan ban biasanya memiliki beberapa tipe ban, misalnya untuk balapan dalam kondisi trek basah atau kering.

Pemilihan ban juga akan dipengaruhi dengan jenis compound. Contohnya di ajang MotoGP, Michelin yang menjadi pemasok ban untuk para pebalap akan menyediakan jenis ban dengan compound medium, soft dan hard.

4. Pengapian (ECU/CDI)
ECU adalah sebuah singkatan untuk Electronic Control Unit atau unit kontrol elektronik yang berfungsi untuk melakukan optimasi kerjanya mesin kendaraan. ECU juga memiliki peranan penting pada motor balap.

"ECU standart biasanya dipatok limit antara 9500 - 10500 rpm. Tergantung jenis motornya, bebek, matik atau sport. ECU standart juga diset agar motor menjadi lebih irit bahan bakar dan timing pengapian dibuat rendah agar usia part menjadi lebih awet," ungkap Ergus Oei, pemilik tim Honda Oei Racing yang juga mantan pebalap.

Lanjut Ergus, ECU standart untuk motor bebek dan matik biasanya limiter-nya dipatok di angka 9.500 rpm dan sport dipatok 10.500 rpm. Contoh, untuk motor standar bebek 125cc horse power (hp) dipatok sekitar 7-10 hp (tergantung merek dyno). Kalau motor untuk balapan di Kelas MP6 (125cc standart) yang sudah dimodifikasi untuk balap tenaganya bisa dua kali lipat. Kalau untuk balap di Kelas MP4 (125cc tune up), tenaga yang dihasilkan bisa 2,5 lipat. Tapi kalau untuk Kelas MP2 (125cc tune up seeded), tenaga yang dihasilkan bisa 3 kali lipat.

"Kalau motor injeksi untuk balap pakai ECU standart, yang pasti mesin tidak bisa ditune-up. Dan kitiran mesin juga terbatas, otomatis tenaga yang dihasilkan juga tidak bisa lebih besar. Kalau masih mengandalkan ECU standart, power yang dihasilkan hanya sesuai bawaan pabrik. Kalau pun mesin ditune-up dan ECU tetap masih menggunakan yang standart tentu akan bermasalah, karena kekurangan suplai bahan bakar.”

"Kalau motornya masih menggunakan karburator dengan memakai ECU standart, juga begitu, sama ada limiter-nya. Tapi power bisa nambah, karena begitu mesin ditune-up, butuh suplai bahan bakar lebih, tinggal diganti spuyer-nya saja," tutup Ergus.

5. Stang
Tak terbanyangkan jika motor tanpa dilengkapi stang. Yang pasti tidak bisa digunakan. Terlihat sepele, akan tetapi keberadaan stang ternyata masuk daftar lima komponen terpenting pada motor balap. Stang berfungsi mengatur arah, membelokkan roda dan mengarahkan jalannya kendaraan sepeda motor. Jadi fungsi stang sangatlah vital.

Baca Juga
MRT Dhevara Racing “Proyek Pertemanan” (Video)
Serunya Tampilan Petenis Amerika Terbuka

  • facebook share

RELATED NEWS

5 Pebalap MotoGP Hobi Sepakbola

5 Pebalap MotoGP Hobi Sepakbola

TOP 5
Tukar Guling Bayern-Dortmund

Tukar Guling Bayern-Dortmund

TOP 5
Lima Pemilik Nomor 7 MU

Lima Pemilik Nomor 7 MU

TOP 5
5 Kejadian Menarik GP Singapura

5 Kejadian Menarik GP Singapura

TOP 5

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company