5 Kemenangan Terakhir Ferrari di Monza

Text : Dedi Hermawan | Photo / Video : Istimewa | 2 September 2017

5 Kemenangan Ferrari di Monza

SPORTKU.COM

Meski GP Italia merupakan home race, Ferrari paceklik kemenangan di Monza sejak 2010. 

Bagi Ferrari, GP Italia adalah balapan paling bergengsi. Italia adalah kandang Ferrari, di sinilah tim Kuda Jingkrak itu mendapat dukungan paling gempita dari para pecintanya. Namun, sejak tahun 2010, gempita para pendukungnya tidak berbuah menjadi pesta kemenangan. 

Padahal, di sirkuit ini Ferrari memegang rekor dengan kemenangan terbanyak yaitu 19 kali. Rekor itu diawali pada 1949 ketika pebalap legendaris Alberto Ascari menjadi juara di saat Monza masih merupakan street circuit. Kemenangan Fernando Alonso pada 2010 kemudian menjadi kemenangan terakhir bagi Ferrari sekaligus dimulainya packelik kemenangan GP.

GP Italia 2017 ini tentu juga menjadi momentum bagi tim asuhan Maurizio Arrivabene untuk bangkit kembali. Di tahun inilah Ferrari mampu bangkit menjadi penantang gelar dunia, baik untuk Juara Dunia pebalap maupun gelar Konstruktor.

Inilah 5 kemenangan terakhir Ferrari di Sirkuit Monza, Italia.

1. GP Italia 2002

Memasuki balapan ke 15 di musim balap 2002 ini, Ferrari  dan Michael Schumacher sudah mengamankan gelar Juara Dunia Konstruktor maupun Juara Dunia Pebalap. Namun bukan berarti tim Maranello itu mengendurkan kecepatannya. Italia adalah rumah bagi Ferrari, kemenangan tetap wajib diraih. 

Awalnya, Williams-BMW terlihat menguasai arena. Ralf Schumacher dan Juan Pablo Montoya bersinar sejak sesi latihan. Saat kualifikasi pun keduanya berada di posis 3 besar. Montoya meraih pole, sementara Ralf ada di P3, di belakang sang kakak, Michael Schumacher.

Ketika start, di saat Montoya fokus menghalangi Schumi, Ralf mampu menyodok ke posisi terdepan. Namun pada lap ke-5 mobil Williams nya ngebul, ia menepi. dan di saat itulah, ketika Montoya terhalang asap mobil rekan setimnya, pebalap Ferrari lainnya, Rubens Barrichello yang sudah berada di P3, mampu menempel Montoya dan berhasil melewatinya. Akhirnya Barrichello menjadi juara

 

2. GP Italia 2003

Sejak Mika Hakkinen pensiun pada 2001, Juan Pablo Montoya makin menegaskan dirinya sebagai pesaing terdekat Michael Schumacher. Pebalap tim Williams itu terus menempel Schumi dalam perolehan poin klasemen. 

Di GP Italia, lagi-lagi Montoya menjadi rival berat Schumi. Sejak sesi latihan bebas hingga kualifiksi, pebalap asal Kolombia itu selalu menempel Michael Schumacher. Bahkan, Schumi hanya unggul 0,051 detik untuk meraih pole.

Saat balapan, persaingan ketat antar keduanya membuat GP Italia begitu menarik untuk disaksikan. Schumi yang belum menjuarai GP sejak GP Kanada di bulan Juni 2013 betul-betul ngotot untuk membuktikan dirinya. Sebaliknya, Montoya, juga ingin menunjukkan ia mampu menjadi juara dunia. Apalagi di paruh kedua 2013, performa mobil Williams FW25 nya makin luarbiasa. Dalam klasemen pebalap pun Montoya mulai unggul dari Schumi. 

Sayang, harapan Montoya untuk menambah poin sempurna gagal kesampaian. Michael Schumacher mampu mempertahankan keunggulannya dan finis di posisi pertama.

 

3. GP Italia 2004

Musim balap 2004 merupakan musim dimana Ferrari begitu mendominasi. Dari 18 grand prix yang digelar di musim itu, 15 balapan mereka kuasai dengan Michael Schumacher dan Rubens Barrichello sebagai ujung tombak. 

Saking dominannya Ferrari F2004, kesalahan strategi yang dilakukan pada awal balapan masih tidak mampu menumbangkan tim asal Maranello itu. Michael Schumacher yang start dari pole melintir karena memakai ban kering di saat trek masih basah. Beruntung Barrichello, yang memakai ban Bridgestone Intermediate mampu menggantikan Schumi menjaga posisi depan.

Jenson Button yang sempat leading pasca Schumi melintir tadinya disangka akan memenangkan GP Italia. Namun keperkasaan mobil Ferrari membalikkan dugaan. Bersama F2004 Barrichello dan Schumi terus merangsek ke depan. Tunggangan mereka berdua mampu lebih cepat 1,5detik di tiap lap. Dan akhirnya duo Ferrari finish 1-2 dengan Barrichello sebagai juara.   

 

4. GP Italia 2006

Grand Prix Italy 2006 merupakan salah satu GP bersejarah bagi Ferrari. Di sinilah Michael Schumacher, pebalap paling berpengaruh bagi Ferrari, mengumumkan pegunduran dirinya dari kancah F1. Dan pengumuman itu ia lakukan setelah meraih kemenangan di Monza.

Bagi publik Italia, pengumuman itu seperti siraman air ke tengah api yang sedang membara. Baru saja mereka bergembira karena Ferrai juara di Monza, dan Schumi mengungguli poin Fernando Alonso di klasemen sementara, tiba-tiba kegembiraan mereka berganti tangis oleh pengumuman yang Schumi lontarkan saat jumpa pers usai podium.

Dan itulah kemenangan terakhir Ferrari bersama Schumi di balapan rumah mereka sendiri.  

 

5. GP Italia 2010

Di tahun ini Fernando Alonso menjadi harapan Ferrari untuk mengamankan gelar juara di sirkuit kebanggaan Italia. Di sesi kualifikasi, harapan itu terpenuhi. Alonso yang tahun itu menjalani tahun pertamanya bersama Ferrari meraih pole position. 

Saat balapan, degup jantung pecinta Ferrari mulai kencang. Alonso yang start dari grid terdepan dilewati Jenson Button dari McLaren. Mereka bahkan sempat bersenggolan namun masih mampu meneruskan balapan.

Strategi Ferrari akhirnya turut andil dalam memberi kemanangan terakhir tim Kuda Jingkrak di Monza. Ketika Button memutuskan untuk pit stop di lap 36, Ferrari tetap mempertahankan Alonso tetap di lintasan. Dan terbukti, saat Alonso menuntaskan pitstop, satu lap kemudian, pebalap Spanyol itu kembali ke lintasan di posisi terdepan.

Hari itu Ferrari bersuka cita, di tengah pamor yang mulai surut, mereka masih bisa juara di rumah sendiri. Tapi, mereka tidak pernah berpikir bahwa itulah kemenangan terakhir Ferrari yang entah kapan akan terulang lagi. Mungkinkah di tahun 2017 ini? 

 

 

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Lima Pemain Terbaik Jepang

Lima Pemain Terbaik Jepang

TOP 5
Lima Pencetak Gol Tercepat

Lima Pencetak Gol Tercepat

TOP 5
Lima Momen Buffon Bela Azzuri

Lima Momen Buffon Bela Azzuri

TOP 5
5 'Pakaian' Wajib Pebalap

5 'Pakaian' Wajib Pebalap

TOP 5

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company