Banyak Peluang, Timnas Indonesia Gagal Menang

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sportku | Editor: Dedi Hermawan | 3 September 2017

Banyak Peluang, Timnas Gagal Menang

SPORTKU.COM

Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Fiji pada di stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi, Sabtu (2/9) Ini analisanya.

Berstatus sebagai tuan rumah, Skuat Garuda tampil dengan kekuatan penuh. Lewat skema 4-3-3 menempatkan Boaz Solossa, kapten tim sebagai striker utama dengan dibantu dua penyerang sayap lincah, Irfan Bachdim di kiri dan Andik Vermansyah di kanan.


Melawan Timnas yang rangking FIFA-nya berada di urutan 181 dunia, Indonesia tampil menyerang sejak babak pertama dimulai, serangan demi serangan diluncurkan. Tercatat 11 total shots dilakukan sepanjang babak pertama, namun semua peluang itu tak membuahkan satu gol pun.

Indonesia kemudian mengawali babak kedua dengan melakukan tiga pergantian pemain, adapun ketiga pemain tersebut adalah Irfan, Stefano, dan Alfarizie yang digantikan oleh Adam Alis, Rizky Pora dan Abdur Rahman.

Pergantian pemain tersebut membuat penguasan bola Indonesia menjadi lebih dominan dengan mencapai 63 persen. Tak hanya itu, Indonesia menambah jumlah total shot mencapai total 21 tendangan.

Namun sayang, meski banyak peluang tercipta namun hingga pertandingan berakhir, skor imbang 0-0 tetap bertahan, meski Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla melakukan pergantian kembali dengan mengeluarkan Andik, Gede Sukadana, Benny Whayudim dan Boaz dan memasukan Manahati Lestusen, M Rahmat, Lerby Eliandri, dan Slamet Nur Cahyo.


Baca juga
Kegagalan Transfer Barcelona Musim Ini

Sepanjang pertandingan Indonesia melakukan banyak serangan, namun sejatinya mereka hanya melakukan 5 tendangan terarah ke gawang Fiji. Sementara tim asal Oseania meski melakukan total shots sebanyak empat tendangan, namun dua di antaranya bisa mengarah ke gawang Indonesia.

Pada pertandingan tersebut permainan Timnas Indonesia dapat dikatakan cukup monoton mengingat seringnya pemain sayap lari dari tengah lapangan kemudian melakukan umpan ke kotak pinalti, namun umpan tak pernah bisa diselesaikan sempurna oleh jajaran striker milik Indonesia.

Meski demikian, Milla mengaku puas dengan penampilan Indonesia yang sudah membaik, terutama soal attitude mereka. Adapun yang menjadi kendala gagalnya anak asuh pelatih asal Spanyol itu mencetak gol adalah kurangnya komunikasi, maklum para pemain sendiri baru berkumpul selama dua hari.

Banyak yang menganggap pemain Timnas Indonesia Senior tak memiliki fighting spirit seperti pemain U-22, namun Milla secara tegas menolak anggapan tersebut. Menurutnya Timnas Indonesia U-22 bisa tampil baik karena sudah latihan bersama sejak 7 bulan, sedang Timnas Indonesia senior hanya dalam waktu singkat bermain bersama.

“Mereka (Timnas Indonesia U-22) otomatis sudah mengerti ide kepelatihan saya,” ujar Milla.

Baca juga
Sharapova Jegal Petenis Remaja

  • facebook share

RELATED NEWS

Menilik Masa Depan Parma

Menilik Masa Depan Parma

FOOTBALL
Mancini Ogah Latih Italia

Mancini Ogah Latih Italia

FOOTBALL
Pemain Borneo FC Dilarang Tarkam

Pemain Borneo FC Dilarang Tarkam

FOOTBALL
Jupe, Pemain Paling Penting Persib

Jupe, Pemain Paling Penting Persib

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company