Pro Kontra Jeda Internasional

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Getty Images | Editor: Dedi Hermawan | 3 September 2017

SPORTKU.COM

Jeda internasional menjadi momok menakutkan, di satu sisi pemain dibutuhkan negara. Di sisi lain, klub pemilik pemain khawatir soal cedera.

Juventus menjadi salah satu klub yang dirugikan akibat adanya jeda internasional di pekan ini, dua pemain andalan mereka, yakni Sami Khedira dan Giorgio Chiellini harus mendapatkan cedera kala membela negaranya masing-masing.

Padahal kedua pemain tersebut merupakan skuat inti kesebelasan berjuluk Si Nyonya Tua tersebut, apalagi dalam waktu dekat mereka akan dihadapkan dua pertandingan penting di awal musim, yakni melawan Chievo Verona pada 9 September 2017 dan Barcelona pada 13 September 2017 mendatang.

Hal inilah yang membuat mengapa seringkali Manajemen klub seperti setengah hati bila membiarkan pemain andalannya pergi memperkuat negaranya lantaran seringkali mereka menghadapi masalah seperti cedera dan kelelahan.

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger pernah melarang anak asuhnya, Laurent Koscielny pada tahun 2016 lalu untuk membela negaranya, Prancis yang akan melakukan pertandingan persahabatan dengan Pantai Gading. Alasannya karena pemain tersebut memang tengah dibutuhkan oleh klub yang saat itu akan menghadapai Manchester United dan Paris Saint-Germain.

"Saya tidak pernah menghalangi pemain untuk bermain membela tim nasional. Saat pertandingan yang dimainkannya penting, saya tidak pernah melarang mereka. Tapi, apabila cuma pertandingan persahabatan, lain cerita, " ujar Wenger dikutip dari Squawka.

Masalah pertandingan antar negara yang terjadi di tengah kompetisi juga menjadi pomelik. Pada ajang Piala Afrika tahun 2016 silam di mana 7 pemain kamerun yang kesemuanya tampil di Eropa menolak bermain di ajang yang diselenggarakan di bulan Januari sampai awal Februari tersebut.

Pemain belakang Liverpool, Joel Matip menjadi satu dari 7 nama yang menolak dipanggil oleh Hugo Broos untuk membela tanah leluhurnya tersebut. Akibatnya, ia pun dihukum oleh FIFA tak dapat membela Liverpool dalam jangka waktu selama tiga pekan.

Diduga pihak klub ikut campur dalam keenganan pemain kelahiran Jerman tersebut membela negaranya meski sang pemain sendiri mengaku sudah memutuskan pensiun dini dari Timnas Kamerun sejak tahun 2015 silam.

Baca juga
Majka Juara Etape 14 Vuelta

Di Eropa, pada dua bulan tersebut dapat dikatakan bulan krusial. Pasalnya, kebanyakan di bulan tersebut kompetisi di benua biru masih bergulir, sehingga mayoritas klub yang memiliki pemain asing asal Afrika yang menjadi andalan klub merasa kehilangan dan sering kali hilanganya mereka berdampak pada perfoma klub. Untuk itulah, seringkali pihak klub menawarkan agar pemain andalannya itu memilih pensiun dan fokus main di klub.

Gelandang Manchester United (MU), Henrikh Mkhitaryan juga menganggap bahwa jeda internasional menganggu mood permainan timnya. pasalnya MU kini tengah meraih hasil positif demngan tiga kali kemenangan beruntun. Menurutnya jeda internasional ditakutkan bisa menurunkan performa ia dan rekan-rekannya yang tengah baik, selain itu ia juga takut bisa mendapakan cedera ketika membela negaranya.

“Menurutku jeda internasional datang di waktu yang tidak tepat. Tapi kami tidak bisa melakukan apa-apa karena itu sudah ketentuannya. Waktunya bermain untuk tim nasional,” ujarnya.

“Sisi positifnya adalah sekarang para pemain bisa bersantai sedikit. Tentunya pikiran kami tidak mengarah ke Premier League untuk saat ini. Semoga semua pemain bisa kembali tanpa ada yang cedera,” sambungnya.

Meski demikian, tak semua kontra dengan jeda internasional. Stefano Lilipaly misalnya, meski level permainnya masih bisa bersaing di Eropa. Nyatanya ia pada akhirnya lebih senang membela Timnas Indonesia. Hal inilah yang membuat ia akhirnya memilih bermain di Indonesia dengan bermain bersama Bali United.

Adapun alasan pemain yang dinaturalisasi PSSI untuk membela Timnas Indonesia pada tahun 2013 itu pindah ke Bali akan membuat dirinya tak kelelahan bila tampil bagi Skuat Garuda. Sebelumnya ia harus menempuh perjalanan panjang dari Belanda ke Indonesia hanya untuk bisa tampil meski hanya bermain di pertandingan persahabatan.

Meski banyak pro dan kontra jeda internasional, namun pada akhirnya menyaksikan timnas berlaga, apalagi timnas negara sendiri tentu menjadi hal yang menyenangkan, walau hanya pertandingan persahabatan saja.

Baca juga
Derita Rossi Usai Kecelakaan

  • facebook share

RELATED NEWS

Menilik Masa Depan Parma

Menilik Masa Depan Parma

FOOTBALL
Mancini Ogah Latih Italia

Mancini Ogah Latih Italia

FOOTBALL
Pemain Borneo FC Dilarang Tarkam

Pemain Borneo FC Dilarang Tarkam

FOOTBALL
Jupe, Pemain Paling Penting Persib

Jupe, Pemain Paling Penting Persib

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company