Tendang Vinales dan Espargaro, Suzuki Harus Bayar Mahal

Text : Suhartono | Photo / Video : Suzuki | Editor: Andi Wahyudi | 5 September 2017

SPORTKU.COM

Tim Suzuki bisa dibilang tampil buruk sepanjang musim MotoGP 2017. Dua pebalap andalannya belum memberikan hasil apik.

Nasib buruk Suzuki masih terus menghantui hingga Seri 12 MotoGP 2017. Dua pebalap mereka, Andrea Iannone dan Alex Rins belum mampu tampil memukau. Bahkan kini mereka tak masuk posisi 10 besar di klasemen sementara. Hasil ini pun tentu jauh dari harapan mereka maupun keluarga besar Suzuki.

Tragis, tim pabrikan namun justru kalah saing dengan para pebalap dari tim satelit. Tengok saja dua pebalap dari tim satelit Monster Yamaha Tech3. Johann Zarco dan Jonas Folger yang masing-masing tinggal di posisi 6 dan 8. Masih di posisi 10 besar, Cal Crutchlow dari tim satelit LCR Honda menduduki posisi 8. Sedangkan Danilo Petrucci, pebalap satelit Ducati Octo Pramac Racing bertahan di urutan 10.

Posisi mereka tentu meninggalkan jauh dua pebalap Suzuki. Iannone hanya mampu menduduki posisi ke-16. Pebalap Italia ini juga tercatat 4 kali gagal finish. Rekan setimnya Rins terlempar ke urutan 21. Cedera yang dialami Rins juga memaksanya harus absen beberapa seri. Menambah catatan buruk di klasemen sementara.

Catatan buruk Suzuki musim ini tentu ada penyebabnya. Suzuki dinilai terlalu dini mengambil keputusan. Ya, mengambil keputusan untuk menggaet Iannone dan Rins sejak awal musim 2017. Mereka terlihat terlalu dini mengambil keputusan tersebut. Ternyata pilihan Suzuki terhadap Iannone dan Rins justru berdampak buruk bagi mereka.

Suzuki berharap salah satu dari mereka atau bahkan keduanya bisa menjadi suksesor Maverick Vinales. Namun harapan itu harus mereka kubur dalam-dalam. Penampilan Iannone dan Rins tak bisa lebih baik dari Vinales yang kini sudah mendarat di kubu Yamaha.

Vinales pernah menjadi bagian dari Suzuki selama dua musim. Selama itu pula, progres yang ditunjukan pebalap Spanyol itu terus mengalami perbaikan. Pada musim pertamanya di Suzuki, perdana juga Vinales di ajang MotoGP, dia menyudahi balapan di posisi ke-12 klasemen akhir.

Musim 2016, pencapaian Suzuki bersama Vinales terus meningkat. Bahkan tahun 2016 juga menjadi tonggak sejarah baru bagi Suzuki di ajang MotoGP. Vinales untuk pertama kalinya menangi MotoGP saat tampil di Silverstone, Inggris.

Baca Juga
Paddock Girls MotoGP Silverstone (Galeri Foto)

Vinales merupakan pebalap Suzuki pertama yang bisa naik podium juara setelah Chris Vermeulen melakukannya pada GP Perancis 2007 di Sirkuit Le Mans, Prancis. Sekaligus menjadi sejarah Suzuki meraih kemenangan perdananya sejak kembali ke MotoGP. Perlu diketahui, kiris finansial pada 2012 lalu membuat Suzuki terpaksa mundur dari balapan MotoGP.

Kembali ke penampilan Vinales di MotoGP 2016 bersama Suzuki. Setelah meraih kemenangan perdananya di Silverstone, Vinales kembali menorehkan hasil apik di balapan-balapan berikutnya. Balapan di Sirkuit Motegi, Jepang dan di Sirkuit Phillips Island, Australia, Vinales berhasil finish di podium ketiga. Hasil itu pun mendongkrak posisinya ke urutan 4 klasemen akhir.

Akan tetapi penampilan memuaskan Vinales di Suzuki tak berlanjut pada musim ini. Dia berganti tim ke Yamaha setelah melalui proses negoisasi panjang. Suzuki ditinggal Vinales. Pilihan berikutnya adalah tetap menggunakan jasa Aleix Espargaro atau tidak. Dan ternyata pilihan Suzuki adalah mendepak pebalap asal Spanyol tersebut.

Suzuki seperti tanpa berpikir panjang saat itu. Ternyata mencoret nama Espargaro dari timnya kini harus dibayar mahal. Perlu diingat, peran Espargaro di Suzuki sangat besar. Dia merupakan salah satu pebalap yang ikut mengembangkan proyek mesin GSX-RR. Pengalaman Espargaro selama dua musim mengembangkan GSX-RR ternyata tak dihargari oleh Suzuki. Memang, selama dua musim bersama Suzuki, Espargaro hanya bisa mencapai posisi 11 klasemen akhir.

Kini dua pebalap baru Suzuki masih harus terus beradaptasi dengan mesin GSX-RR. Memang butuh waktu lama untuk hal itu. Lihat saja Iannone, mantan pebalap Ducati itu justru sering kali mengalami kecelakaan setiap akhir pekan balapan. Di sisi lain, Iannone dinilai lebih banyak keluhkan motor Suzuki ketimbang memberikan masukan kepada tim.

Bahkan sikap Iannone memantik Kevin Schwantz. Legenda Suzuki tersebut meminta Iannone untuk segera menunjukkan hasil positif. “Saya berbicara dengannya di Austin, dan ia berujar bahwa ia tidak percaya (pada motornya), karena motornya bermasalah pada pengereman, akselerasi, dan saat menikung,” ungkap Kevin Schwantz dikutip dari Motorsport.

Kevin Schwantz yang menjadi juara dunia GP500 musim 1993 dengan motor Suzuki tersebut juga menyayangkan pabrikan Jepang tersebut tak memperpanjang kontrak Espargaro. Menurutnya, Suzuki tak seharusnya melepas Esargaro dan membiarkannya ke Aprilia.

“Seharusnya Suzuki mempertahankan Aleix Espargaro. Hal itu karena Aleix paham betul dengan kecepatan motor Suzuki. Saat ini, saya tak melihat motivasi dan intensitas yang ditunjukkan Iannone,” kata Schwantz mengutip dari Speedweek.

Kini ibarat nasi sudah menjadi bubur. Iannone dan Rins yang diharapkan Suzuki dapat mengantarkan mereka ke tangga persaingan papan atas tak bakal terwujud. Harapan itu justru jauh panggang dari api.

Menarik untuk menanti kebangkitan Suzuki.

Baca Juga
Intip Keseharian Dovizioso di Luar Sirkuit
FDR Support Deklarasi Komunitas GI-JOE

  • facebook share

RELATED NEWS

Adu Road Race vs Motocross

Adu Road Race vs Motocross

TOPIC OF THE WEEK
Heboh BBM Basi Panaskan IRS

Heboh BBM Basi Panaskan IRS

TOPIC OF THE WEEK
Pesan Ducati Untuk Rossi

Pesan Ducati Untuk Rossi

TOPIC OF THE WEEK
Bursa Transfer Pebalap MotoGP 2018

Bursa Transfer Pebalap MotoGP 2018

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company