Lima Manajer Liga Primer Inggris di Ujung Tanduk

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sina | Editor: Andi Wahyudi | 7 September 2017

SPORTKU.COM

Meski ajang Liga Primer Inggris baru memasuki laga-laga awal, namun lima manajer ini bisa terancam dipecat. Ini alasannya.

Liga Primer Inggris saat ini dapat dikatakan sebagai liga paling kompetitif di dunia. Hal inilah yang membuat persaingan antar klub menjadi sangat ketat karena setiap peserta liga memiliki kans yang sama besar untuk menjadi juara.

Hal inilah yang membuat hasil berupa kemenangan dalam sebuah pertandingan menjadi sangat bernilai, sedang kekalahan tentu akan membawa dampak buruk bagi klub, bahkan bisa berujung pada pemecatan manajer yang dianggap gagal.

Liga Primer sendiri memang baru memasuki pekan ketiga, namun setidaknya lima manajer sudah berada di ambang pemecatan. Hal ini menilik dari performa anak asuh mereka dalam tiga pertandingan terakhir. Siapa saja kelima manajer tersebut?

Antonio Conte

Meski sukses mengantarkan Chelsea sebagai kampiun musim lalu, namun nama Conte masuk dalam manajer yang rawan dipecat meski pelatih asal Italia itu baru saja memperpanjang kontraknya bersama Chelsea.

Dalam tiga pertandingan terakhir Chelsea juga dapat menunjukan performa yang dapat dikatakan cukup baik dengan meraih 6 poin hasil dari menang dua kali dan sekali kalah. Singkatnya, belum ada masalah berarti di lapangan

Namun faktor di luar lapangan mungkin bisa menyebabkan Conte dipecat. Pasalnya, mantan pelatih Tim Nasional (Timnas) Italia tersebut dianggap bersebrangan dengan Manajemen Chelsea di bursa transfer musim panas yang tutup beberapa waktu lalu.

Conte mengharapkan kedatangan pemain seperti Romelu Lukaku, Riyad Mahrez, Fernando Llorente, Fernando Llorente, Ross Barkley, dan Kostas Manolas. Namun tak ada satu pun yang datang. Sang manajer makin berang ketika Manajemen Chelsea justru menjual Nemanja Matic.

Sementara Manajemen Chelsea menganggap Conte tak begitu becus mengurusi pemain lantaran bermusuhan dengan Diego Costa yang notabene merupakan penyerang andalan The Blues.

Arsene Wenger

Kekalahan Arsenal 4-0 atas tim rival, Liverpool di pekan ketiga ajang liga Primer Inggris tentu menjadi sebuah pemandangan yang tak sedap di mata. Hal inilah yang membuat seruan Wenger Out dari The Gunners kembali menggema lantaran Sang Profesor dianggap sudah tak lagi pantas menukangi klub asal London tersebut.

Pasalnya di musim ini, dalam tiga laga, Arsenal hanya meraih satu kemenangan. Hal ini membuat mereka berada di posisi ke-16 di klasemen sementara. Menginat mereka adalah tim besar, berada di posisi bawah tentu aib.

Wenger memang pelatih yang memiliki banyak bintang jasa di dadanya atas raihan Arsenal sejauh ini. Namun, dengan hasil buruk yang diterima sejauh ini, bukankah pemecatan adalah solusi terbaik.

Baca juga
Tiga Wonderkids Persib Dapat Beasiswa

Rafa Benitez

Rafa Benitez merupakan salah satu pelatih jempolan di dunia. Musim lalu ia bahkan sukses membawa Newcastel United juara Divisi Championship sekaligus membawa klub tersebut promosi ke Liga Primer Inggris.

Meski berjasa bagi klub yang berkandang di St James' Park, namun nampaknya pelatih asal Spanyol tersebut juga dalam posisi terancam dipecat mengingat ia bertengkar dengan pemilik klub, Mike Ashley beberapa waktu lalu.

Adapun api yang menyulut pertengkaran keduanya adalah sang pemilik tak mampu memberikan dana transfer dengan jumlah sesuai yang diminta oleh sang pelatih. Hal inilah yang menyebabkan Rafa kesulitan dalam mencari pemain bekualitas di musim ini.

Hal ini pun menimbulkan desas-desus bahwa Rafa—yang tak mendapaktkan dukungan dari dewan direksi klub—tengah berancang-ancang untuk keluar dan mencari pekerjaan baru. Kabarnya mantan pelatih Liverpool ini tengah dibidik oleh West Ham.

Frank De Boer

Kebersamaan antara Frank de Boer dengan Crystal Palace diprediksi akan segera berakhir. Pasalnya, klub asal London tersebut tak sekalipun menang dalam tiga pertandingan liga musim ini. Tak hanya itu, The Eagles juga belum mampu mencetak sebiji gol pun.

De Boer sendiri mendapatkan banyak kritik lantaran taktiknya dianggap membingungkan para punggawa Palace. Sayang, pelatih asal Belanda tersebut tetap kokoh dengan pendiriannya menggunakan tiga bek—yang sejauh ini sudah kemasukan 6 gol.

Mungkin satu kekalahan lagi, maka mantan pelatih Inter Milan itu dipastikan akan digantikan dengan pelatih baru.

Slaven Bilic

Slaven Bilic sebenarnya mengawali musim dengan luar biasa. Ia sukses mendatangkan pemain berkualitas dengan harga miring, sebut saja Pablo Zabaleta, Marko Arnautovic, Javier Hernandez, dan Joe Hart yang dibeli dengan biaya hanya mencapai 36 juta poundsterling atau sekitar Rp630,039 miliar.

Jose Mourinho, Manajer Manchester United (MU) pun sempat iri dengan manuver belanja West Ham sekaligus memprediksi bahwa The Hammers bisa menjadi lawan tangguh bagi klub yang ia asuh di ajang Liga Primer Inggris.

Sayang, meski memiliki modal skuat yang cukup baik, performa West Ham di liga jeblok dengan tak sekalipun berhasil meraih poin sehingga berada di dasar klasemen. Yang paling menyakitkan tentu saja kalah 3-0 dari tim promosi, Newcastle United.

Nama Roberto Mancini dan Rafael Benitez dikabarkan sudah dikantongkan oleh Manajemen West Ham untuk menggantikan pelatih asal Kroasia tersebut, meski sang pelatih sampai tulisan ini dibuat pada Kamis (7/9), belum dilengserkan.

Baca juga
Swiss Buka Kejuaraan Dunia MTB Dengan Kemenangan

  • facebook share

RELATED NEWS

Jawara Kontes Video DAM

Jawara Kontes Video DAM

HOT ISSUE
Juara Wimbledon Novotna Berpulang

Juara Wimbledon Novotna Berpulang

HOT ISSUE
Indonesia Siapkan Regulasi Motor Listrik

Indonesia Siapkan Regulasi Motor Listrik

HOT ISSUE
Ducati Tertarik Ben Spies

Ducati Tertarik Ben Spies

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company