Asian Games Bikin Palembang Gagal Gelar MXGP

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 7 September 2017

Palembang Gagal Gelar MXGP

SPORTKU.COM

Indonesia masih memiliki jatah sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Motocross atau yang lebih dikenal dengan Motocross Grand Prix (MXGP).

Musim lalu Pangkal Pinang ditunjuk menjadi lokasi digelarnya MXGP. Untuk musim ini, Palembang, Sumatera Selatan (SUmsel) ditunjuk menggantikan Pangkal Pinang sebagai tempat gelaran MXGP 2018. Bahkan Youthstream sendiri sudah merilis jadwalnya. Di mana Palembang bakal menjadi tuan rumah MXGP pada 8 Juli mendatang.

Namun sepertinya keinginan Youthstream untuk mendatangkan para crosser dunia di Palembang harus tertunda hingga tahun 2019. Sebab, Jakabaring yang sedianya akan digunakan sebagai lokasi digelarnya MXGP justru mengalami kendala. Area tersebut harus clear dari segala aktivitas guna menyambut ajang Asian Games.

Alasan itulah yang tertera dalam surat Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang disampaikan kepada A. Judiarto dari Lightning Production selaku promotor lokal MXGP yang ditunjuk langsung oleh Youthstream. Surat disampaikan Riduan Tumenggung selaku utusan khusus Gubernur Sumsel di Jakarta, Kamis (7/9) siang.

Dalam keterangannya, Riduan mengatakan bahwa 3 atau bulan sebelum pelaksanaan Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang sejak tanggal 18 Agustus, maka kawasan Jakabaring harus steril. "MXGP terkena dampaknya karena areal seluas 10 hektar tersebut memang berada di kawasan JSC," kata Riduan.

Parahnya lagi, area yang direncanakan untuk venue Kejuaraan Dunia Motocross itu terdiri dari rawa dengan kedalaman mencapai 1,5 hingga 3meter. Untuk menjadikan rawa tersebut sebagai trek balap motocross, dibutuhkan ratusan ribu kubik tanah dan waktu pemadatan sekurangnya 6 bulan baru layak pakai.

Baca Juga
Youthstream Rilis Jadwal MXGP 2018. Satu Seri di Indonesia

"Untuk itu, Pak Gubernur menyampaikan permohonan maaf, dan berharap masih diberi kesempatan untuk bisa menggelar MXGP tahun 2019," harap Riduan yang juga merupakan tokoh otomotif Sumsel.

Kata pasrah akan gagalnya MXGP 2018 di Palembang juga harus keluar dari Judiarto. Judiarto yang juga menjadi penyelenggara ajang balap Powertrack ini menanggapi dengan legowo dan lapang dada.

"Sejak awal, kami memang ingin agar seri MXGP bisa digelar di Sumsel. Kami sedikit ngotot, karena adanya MXGP bisa menjadi jembatan untuk menggelar MotoGP di Jakabaring. Dampaknya tentu positif, bisa mendatangkan investor dan wisman ke Palembang dan Sumsel," ungkapnya.

"Banyak daerah yang berminat menjadi penyelenggara MXGP. Namun karena saya sudah kenal baik dengan Pak Alex sejak di Musi Banyuasin dan saya pegang komitmen, makanya saya kasih tenggat waktu sampai 5 September kemarin," lanjut Judiarto.

Dengan gagalnya Palembang menjadi tuan rumah MXGP, maka membuka peluang bagi Pangkal Pinang untuk kembali menghelat acara akbar ini. Bahkan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi juga sudah melayangkan undangan kepada Judiarto untuk bertemu di Pangkali Pinang untuk memastikan MXGP 2018 akan kembali digelar di sana.

"Memang banyak daerah yang berminat. Bahkan tidak hanya Babel, tapi kemungkinan ada satu seri lagi MXGP di tahun depan digelar di Indonesia. Sehingga total ada 2 seri tahun depan di Indonesia," ungkap Judiarto yang saat ini masih menjabat Ketua Umum Pengprov IMI DKI Jakarta.

Baca Juga
Kala Rossi Ungkap Rasa Kecewanya
Ketika Pesepakbola Memilih Pensiun

  • facebook share

RELATED NEWS

Permintaan IMI Kepada Penyelenggara MXGP

Permintaan IMI Kepada Penyelenggara MXGP

MXGP
Honda Umumkan Tim MXGP 2018

Honda Umumkan Tim MXGP 2018

MXGP
Red Bull Straight Rhythm 2017

Red Bull Straight Rhythm 2017

MOTOCROSS
Red Bull Straight Rhythm 2017

Red Bull Straight Rhythm 2017

MOTOCROSS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company